Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana cara mengatasi risiko slippage dalam perdagangan
Dalam perdagangan, sering kali kita menghadapi satu masalah: harga akhir transaksi tidak sesuai dengan harga yang diharapkan. Fenomena ini dalam perdagangan aset kripto disebut проскальзывание (slippage). Ketika investor mengajukan pesanan pasar, jika likuiditas pada sisi lawan transaksi tidak cukup atau fluktuasi pasar sangat besar, pesanan mungkin tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya pada harga yang diharapkan, sehingga menghasilkan biaya tambahan atau keuntungan yang tidak terduga.
Penyebab Dasar Slippage: Selisih Harga Jual-Beli
Memahami slippage kunci terletak pada penguasaan konsep perbedaan harga beli dan jual. Dalam setiap pasangan perdagangan, terdapat dua harga: harga tertinggi yang bersedia dibayar oleh pembeli (Harga Beli/Bid) dan harga terendah yang bersedia diterima oleh penjual (Harga Jual/Ask). Selisih antara kedua harga ini adalah spread.
Likuiditas pasar yang lebih kuat, semakin besar jumlah pesanan yang terlibat dalam perdagangan, semakin kecil selisih harga - misalnya aset utama seperti Bitcoin, karena volume perdagangan yang besar, selisih harga biasanya sangat sempit. Sebaliknya, untuk koin kecil atau aset dengan pasangan perdagangan yang jarang, selisih harga akan cukup lebar.
Slippage dalam Kinerja Transaksi Sebenarnya
Misalkan trader ingin membeli aset kripto senilai $100 dengan harga pasar. Namun, pada saat itu likuiditas di pasar tidak mencukupi, sehingga sistem perlu melakukan transaksi secara bertahap dari berbagai level harga. Akibatnya, harga rata-rata yang akhirnya tercapai adalah $102, lebih tinggi 2% dari yang diharapkan. Selisih $2 ini adalah slippage negatif — trader harus membayar biaya tambahan untuk itu.
Perlu dicatat bahwa Slippage juga dapat bergerak ke arah yang menguntungkan. Dalam kondisi pasar tertentu, trader dapat menyelesaikan pesanan dengan harga yang lebih menguntungkan dari yang diharapkan—ini disebut sebagai Slippage positif.
Solusi Praktis untuk Mengurangi Slippage
Order Bertahap adalah strategi yang paling sederhana. Membagi pesanan besar menjadi beberapa pesanan yang lebih kecil untuk dieksekusi secara bertahap dapat secara signifikan mengurangi dampak setiap pesanan terhadap pasar, sehingga mengurangi pengaruh Slippage.
Mengatur rentang slippage yang dapat diterima adalah fitur yang ditawarkan oleh banyak bursa terdesentralisasi dan platform DeFi. Trader dapat menetapkan toleransi slippage sebelumnya (misalnya 0,5% atau 0,1%), dan transaksi hanya akan dieksekusi jika harga yang sebenarnya berada dalam rentang ini, jika melewati rentang maka akan secara otomatis dibatalkan. Namun, perlu dicatat bahwa toleransi yang terlalu rendah dapat menyebabkan transaksi sering kali tidak dapat dieksekusi atau dibatalkan, sedangkan toleransi yang terlalu tinggi dapat membuat trader terekspos pada risiko harga yang tidak ideal.
Pilih Limit Order daripada Market Order Meskipun kecepatan eksekusi Limit Order lebih lambat, itu memungkinkan trader untuk mengontrol harga eksekusi dengan tepat, sepenuhnya menghindari dampak negatif Slippage. Namun, biayanya adalah kemungkinan menghadapi risiko pesanan tidak pernah terisi.
Memperhatikan Likuiditas Pasar juga sangat penting. Melakukan transaksi pada periode yang memiliki likuiditas yang cukup, atau memilih pasangan perdagangan yang memiliki likuiditas yang lebih baik, secara alami dapat mengurangi probabilitas dan besaran Slippage.
Ringkasan
Memahami dan mengelola slippage sangat penting untuk melakukan perdagangan yang rasional di pasar enkripsi. Baik menggunakan order pasar atau order limit, baik berdagang di bursa terpusat atau platform terdesentralisasi, belajar mengidentifikasi risiko slippage, menetapkan toleransi yang wajar, dan mengambil strategi mitigasi yang sesuai, dapat membantu trader melindungi modal mereka di pasar yang fluktuatif. Terutama bagi pengguna yang baru memasuki bidang DeFi, menguasai konsep dasar ini akan secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan perdagangan dan efisiensi modal.