Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Yen melemah setelah kenaikan suku bunga? Mengapa pasar tidak percaya?
19 Desember, Bank of Japan mengumumkan keputusan kenaikan suku bunga, dari 0,5% menjadi 0,75%, mencatat level tertinggi dalam hampir tiga puluh tahun. Namun yang mengejutkan, setelah kenaikan suku bunga, nilai tukar dolar AS terhadap yen (USD/JPY) justru menguat, mencerminkan keraguan investor terhadap jalur kebijakan selanjutnya.
“Sinyal Kabur” yang Dikeluarkan Bank Sentral
Gubernur Ueda dalam konferensi pers tidak memberikan jadwal kenaikan suku bunga yang pasti, hanya menyatakan akan menyesuaikan secara fleksibel berdasarkan prospek ekonomi dan inflasi. Bank sentral juga merevisi perkiraan kisaran suku bunga netral menjadi 1,0%~2,5%, tetapi tidak ada komitmen jelas tentang kapan level ini akan tercapai. Kata-kata yang berhati-hati ini secara umum diartikan pasar sebagai kecenderungan “soft landing”, bukan posisi keras yang diharapkan investor.
Analisis dari Nomura Securities menyatakan bahwa hanya ketika bank sentral mengumumkan kenaikan suku bunga sebelum April 2026, hal itu cukup untuk memicu pembelian yen. Dalam ketidakjelasan prospek seperti ini, meskipun suku bunga sudah meningkat, yen tetap menghadapi tekanan depresiasi.
Spread Suku Bunga Menjadi Faktor Penentu
Felix Ryan, strategis dari ANZ Bank, menunjukkan bahwa saat ini masih terdapat spread suku bunga yang signifikan antara AS dan Jepang, yang mendukung penguatan dolar AS. Prediksi bank ini, pada akhir 2026 dolar AS terhadap yen akan naik ke 153, karena meskipun Bank of Japan terus melanjutkan siklus kenaikan suku bunga, dalam kerangka kebijakan global yang longgar, yen tetap akan relatif lemah.
Fidelity Investment Management mempertahankan target jangka menengah USD/JPY di kisaran 135-140. Analisis mereka menunjukkan bahwa kebijakan pelonggaran Federal Reserve yang tetap berlangsung, ditambah dengan meningkatnya permintaan lindung nilai valas dari institusi Jepang, secara bersama-sama mendukung posisi kuat dolar.
Ritme Kenaikan Suku Bunga Tahun 2026 Perlu Dijelaskan
Pasar swap suku bunga berjangka menunjukkan bahwa investor memperkirakan Bank of Japan akan menaikkan suku bunga menjadi 1,00% pada kuartal ketiga 2026, yang masih menyisakan lebih dari satu tahun dari sekarang. Jadwal ekspektasi ini relatif moderat, sehingga sulit langsung mengubah pandangan pesimis pasar terhadap yen.
Dalam jangka pendek, kenaikan yen awal yang dipicu pengumuman kenaikan suku bunga telah mereda, dan nilai tukar berbalik turun, mencerminkan keraguan pasar terhadap tekad kebijakan bank sentral. Untuk membalik keadaan di masa depan, Bank of Japan perlu menyampaikan jalur kenaikan suku bunga yang lebih tegas dalam rapat atau pernyataan berikutnya, agar dapat kembali menarik minat alokasi yen dari modal internasional.