Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemulihan Ladang Minyak Irak Membatasi Rally WTI saat Taruhan Suku Bunga Fed Mendukung Minyak Mentah
WTI Turun Menuju $58.50 karena Normalisasi Pasokan
Minyak mentah West Texas Intermediate diperdagangkan di dekat $58.65 selama sesi Asia Selasa, tertekan oleh dimulainya kembali produksi di ladang minyak West Qurna 2 oleh Irak. Pemulihan ini mengikuti pekerjaan pemeliharaan terbaru, dengan ladang tersebut kini kembali ke output normalnya lebih dari 460.000 barel per hari—menggambarkan sekitar 0,5% dari pasokan minyak global dan 9% dari total produksi Irak sebagai produsen terbesar kedua di OPEC.
Pemulihan Pasokan Mengimbangi Ketegangan Geopolitik
Pengaktifan kembali produksi Irak di fasilitas West Qurna 2 menandai perubahan signifikan dalam dinamika pasokan jangka pendek. Ladang minyak ini sebelumnya mengalami gangguan produksi, tetapi operasinya kini sedang normal kembali. Dorongan dari sisi pasokan ini meredam sentimen bullish di pasar, meskipun para trader tetap berhati-hati terhadap risiko geopolitik yang lebih luas di kawasan tersebut.
Banyak Faktor Bisa Berikan Batas Bawah Harga
Beberapa elemen dapat mencegah WTI dari penurunan lebih jauh. Pembatasan energi AS-Rusia diperkirakan akan tetap berlaku setelah pernyataan dari pimpinan Ukraina bahwa negosiasi damai telah macet. Selain itu, lanskap geopolitik tetap tidak pasti, dengan upaya diplomatik antara Washington dan Kyiv menunjukkan kemajuan yang terbatas.
Keputusan Suku Bunga Fed Menjadi Katalis Utama
Pengumuman suku bunga Federal Reserve AS pada hari Rabu memiliki bobot penting bagi pasar minyak mentah. Pemotongan suku bunga seperempat poin yang banyak dinantikan dapat membangkitkan kembali ekspektasi permintaan menjelang 2025. Suku bunga yang lebih rendah biasanya melemahkan Dolar AS, membuat minyak lebih menarik bagi pembeli internasional dan berpotensi mendukung harga meskipun kekhawatiran pasokan mereda.
Para pelaku pasar juga sedang memperhatikan laporan inventaris minyak mentah dari American Petroleum Institute yang akan dirilis nanti Selasa, yang dapat memberikan petunjuk tambahan tentang tren permintaan dan arah harga jangka pendek.