Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dolar Australia terhadap USD melemah untuk sesi keempat; Dukungan muncul dari perbedaan kebijakan menjelang NFP
Nilai tukar Dolar Australia terhadap USD terus mengalami momentum penurunan untuk hari perdagangan keempat berturut-turut, berada di sekitar 0.6630 selama sesi Asia dengan kerugian sekitar 0.10%. Berbagai hambatan sedang memberi tekanan pada pasangan mata uang ini, namun faktor-faktor stabilisasi tertentu mencegah penurunan yang lebih parah.
Data Ketenagakerjaan Campuran dan Kekhawatiran Pertumbuhan China Memicu Sentimen Risiko Rendah
Perkembangan ekonomi terbaru telah menciptakan latar belakang yang menantang bagi pasangan AUD/USD. Laporan ketenagakerjaan Australia dari hari Kamis lalu menunjukkan sinyal campuran yang membuat investor gelisah, sementara data makro yang mengecewakan dari China yang dirilis hari Senin telah membangkitkan kekhawatiran tentang ekonomi terbesar di Asia tersebut. Kekhawatiran ini memicu pelarian yang lebih luas dari aset risiko, dengan pasar saham global menunjukkan kelemahan. Dolar Australia, yang biasanya sensitif terhadap pergeseran sentimen risiko, telah menjadi korban utama dari posisi pasar yang berhati-hati ini.
Pesan Hawkish RBA Memberikan Batas Bawah
Meskipun tekanan jual, sikap tegas Reserve Bank of Australia (RBA) mengunci pasangan AUD/USD agar tidak jatuh lebih jauh. Gubernur RBA Michele Bullock menegaskan minggu lalu bahwa pemotongan suku bunga tambahan tampaknya tidak diperlukan, dan Dewan bahkan mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memerlukan langkah tersebut. Pesan hawkish dari RBA ini menciptakan kontras kebijakan yang berarti dan mencegah penurunan Dolar Australia yang lebih dalam.
Ekspektasi Federal Reserve dan Kelemahan USD Mendukung Pasangan
Di sisi lain, Dolar AS menghadapi hambatan sendiri. Indeks USD (DXY) diperdagangkan dekat level terendah multi-minggu sejak 7 Oktober, terbebani oleh ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga tambahan dari Federal Reserve. Spekulasi tentang penerus yang lebih dovish dari Ketua Fed Jerome Powell semakin mengurangi minat beli Dolar AS, secara efektif mendukung nilai tukar AUD/USD dari kerugian yang berkepanjangan.
Kehati-hatian Pasar Sebelum Data Tenaga Kerja AS Utama
Para trader mengadopsi sikap berhati-hati seiring berjalannya minggu, dengan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda menjadi penggerak pasar yang penting. Keragu-raguan ini untuk membuka posisi baru secara signifikan menunjukkan bahwa tekanan jual lanjutan mungkin terbatas. Konfirmasi pembalikan tren yang nyata akan membutuhkan momentum jual yang lebih tegas menembus level support saat ini di pasangan AUD/USD.