Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kiwi Menembus 0.5665 saat RBNZ Memberikan Pemotongan Suku Bunga 25bps menjadi 2.25%
Dolar Selandia Baru (NZD) melonjak selama perdagangan Asia-Pasifik, mendorong NZD/USD melewati level 0.5665 setelah pengumuman kebijakan moneter terbaru dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Dalam keputusan bulan November, bank sentral menurunkan Official Cash Rate (OCR) sebesar 25 basis poin menjadi 2,25%, sesuai dengan konsensus pasar tetapi menandakan kelanjutan kelembapan ekonomi di kawasan tersebut.
Reaksi Pasar dan Konteks Ekonomi
Investor menunjukkan minat yang kembali terhadap Kiwi setelah keputusan suku bunga tersebut, meskipun pemotongan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang trajektori ekonomi Selandia Baru. Langkah RBNZ ini datang saat aktivitas perumahan melambat dan momentum pertumbuhan melemah. Peserta pasar akan memantau konferensi pers yang dijadwalkan pada pukul 2.00 GMT dengan cermat untuk mendapatkan panduan tentang arah kebijakan di masa depan dan penilaian ekonomi dari para pembuat kebijakan.
Di seberang Selat Tasman, gambaran untuk Dolar AS (USD) tampaknya semakin menantang. Data yang dirilis hari Selasa menggambarkan moderasi ekonomi, dengan Penjualan Ritel AS naik hanya 0,2% bulan-ke-bulan pada bulan September—jauh di bawah perkiraan 0,4% dan kenaikan bulan sebelumnya sebesar 0,6%. Data pengeluaran konsumen yang kurang memuaskan ini sangat membebani daya tarik Greenback.
Indikator ketenagakerjaan menunjukkan cerita yang serupa. Penciptaan lapangan kerja di sektor swasta memburuk, dengan pemberi kerja memotong rata-rata 13.500 posisi selama empat minggu yang berakhir pada 8 November, menurut data Automatic Data Processing (ADP). Pendinginan pasar tenaga kerja ini memperkuat spekulasi tentang pemotongan suku bunga Federal Reserve, dengan pasar kini memperkirakan kemungkinan 85% akan terjadi pengurangan sebesar seperempat poin pada bulan Desember—naik dari 80% hanya beberapa hari sebelumnya berdasarkan pelacakan CME FedWatch.
Apa yang Mendorong Dolar Selandia Baru?
NZD, yang umum disebut Kiwi, tetap sensitif terhadap beberapa faktor berbeda di luar dinamika suku bunga yang biasa. Sebagai mata uang yang terkait komoditas, kekuatan Kiwi sangat terkait dengan harga ekspor produk susu—sektor ekspor andalan Selandia Baru. Ketika harga produk susu naik, pendapatan ekspor meningkat, mendukung ekonomi lokal dan valuasi mata uang. Demikian pula, kesehatan ekonomi Tiongkok memainkan peran besar; sebagai mitra dagang terbesar Selandia Baru, kelemahan di Tiongkok secara langsung menekan potensi ekspor negara tersebut dan nilai NZD.
Perbedaan suku bunga antara Selandia Baru dan Amerika Serikat merupakan faktor penting lainnya untuk pergerakan NZD/USD. Dengan RBNZ sekarang di 2,25% dan Federal Reserve yang sedang mengarah ke pemotongan, jarak yang menyempit ini patut diperhatikan trader. Bagi investor mata uang yang mengikuti pasangan seperti 50 EUR ke NZD, dinamika suku bunga yang berubah ini secara fundamental mengubah proposisi nilai relatif di berbagai kombinasi mata uang.
Pengumuman makroekonomi dari Selandia Baru—termasuk angka ketenagakerjaan, data inflasi, dan metrik pertumbuhan—berfungsi sebagai indikator penting kesehatan ekonomi dan secara langsung mempengaruhi posisi NZD. Data yang kuat cenderung menarik modal asing dan dapat mendorong pengencangan kebijakan RBNZ, sementara kelemahan biasanya memicu depresiasi mata uang.
Perhatian pada Data Mendatang
Kemudian hari Rabu akan dirilis Data Pesanan Barang Tahan Lama AS, Klaim Pengangguran Awal, data Chicago PMI, dan Buku Beige Fed. Jika angka-angka ini mengejutkan ke atas, Dolar AS bisa mendapatkan kembali kekuatannya dan menantang kenaikan terbaru Kiwi. Sebaliknya, angka yang mengecewakan akan semakin memperkuat ekspektasi pelonggaran Fed dan kemungkinan memperpanjang tren pemulihan NZD/USD.
Pasangan ini tetap berada di titik krusial, dengan divergensi makroekonomi antara kedua ekonomi yang mendorong bias arah.