Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Crypto Daily (27 Desember): Volatilitas Opsi, Tekanan ETF, dan Era Baru Penambangan Bitcoin
1. Volatilitas Bitcoin Meningkat Saat Opsi Utama Berakhir
Bitcoin tetap sangat volatil selama jendela perdagangan liburan. Harga sempat turun di bawah zona $87K sebelum pulih dengan kuat di atas $88K, mendekati level psikologis $90.000 dengan kenaikan harian lebih dari 1,5%.
Perhatian pasar kini tertuju pada berakhirnya hampir $24 miliar dolar dalam opsi Bitcoin, sebuah peristiwa penting yang dapat memicu pergerakan harga tajam dalam jangka pendek. Likuiditas liburan yang tipis ditambah dengan aliran keluar ETF yang terus-menerus telah memperbesar fluktuasi intraday.
Data on-chain menunjukkan posisi agresif: beberapa trader besar terus membangun eksposur short di BTC, ETH, dan SOL, sementara yang lain melihat level sub-$90K sebagai zona risiko-imbalan yang menguntungkan untuk entri long.
2. Aliran Keluar ETF Terus Berlanjut, Tapi Struktur Jangka Panjang Bertahan
ETF Bitcoin spot AS mencatat beberapa hari berturut-turut aliran keluar bersih, dengan 24 Desember saja penarikan melebihi $170 juta dolar. ETF Ethereum juga mengalami tekanan jual, mencerminkan sentimen institusional yang berhati-hati dalam jangka pendek.
Meski begitu, analis menekankan bahwa ETF tetap menjadi gerbang penting bagi modal institusional. Kepemilikan aset kripto oleh institusi terus meningkat, kini hampir seperempat dari total kepemilikan pasar, sementara dominasi ritel secara bertahap menurun.
Pergerakan modal jangka pendek tampaknya lebih taktis daripada struktural, menunjukkan bahwa strategi alokasi jangka panjang tetap sebagian besar tidak berubah.
3. Penambang Bitcoin Berpindah ke Infrastruktur AI dan HPC
Terjadi perpecahan yang jelas di antara perusahaan penambangan Bitcoin pada tahun 2025. Perusahaan yang beralih ke komputasi AI dan pusat data berkinerja tinggi telah secara dramatis mengungguli penambang tradisional.
Perusahaan penambangan yang mengintegrasikan beban kerja AI telah melihat harga saham melonjak, dalam beberapa kasus lebih dari dua kali lipat, sementara penambang yang hanya mengandalkan produksi Bitcoin kesulitan di tengah margin yang berkurang dan biaya operasional yang meningkat.
Perpindahan ini menyoroti transformasi industri yang lebih luas: infrastruktur penambangan Bitcoin berkembang menjadi platform energi digital dan komputasi yang beragam, bukan lagi operasi BTC saja.
4. Kripto Tertinggal Saat Pasar Tradisional Bersinar
Sementara mata uang kripto mengkonsolidasi di bawah puncak sebelumnya, aset tradisional menunjukkan kinerja yang kuat di tahun 2025. Emas, perak, dan tembaga semuanya mencatat kenaikan solid, didorong oleh ketidakpastian geopolitik, lindung nilai inflasi, dan permintaan industri.
Saham AS, terutama saham teknologi, terus mencapai rekor tertinggi baru, memperlebar kesenjangan kinerja dengan kripto. Bitcoin tetap sekitar 30% di bawah rekor tertingginya, mencerminkan kondisi likuiditas yang lebih ketat dan aliran masuk institusional yang lebih lambat dari perkiraan.
Yang menarik, korelasi Bitcoin dengan S&P 500 meningkat secara signifikan, menandakan integrasi yang lebih dalam dengan pasar tradisional—namun perbedaan selera risiko terus membentuk kinerja relatif.
5. Adopsi Kripto Dunia Nyata Berkembang di Eropa
Adopsi kripto di tingkat pemerintah tidak lagi bersifat teoretis. Inisiatif “Plan ₿” Lugano, Swiss, telah sepenuhnya diluncurkan, memungkinkan warga membayar pajak, biaya kuliah, dan layanan publik menggunakan Bitcoin dan USDT.
Dengan ratusan merchant yang menerima pembayaran kripto dan insentif kebijakan yang kuat untuk startup Web3, Lugano telah menjadi studi kasus dunia nyata untuk integrasi kripto yang praktis, memperkuat kepercayaan jangka panjang dalam ekonomi berbasis blockchain.
📌 Kesimpulan:
Volatilitas jangka pendek dan aliran keluar ETF membentuk sentimen pasar, tetapi tren jangka panjang—adopsi institusional, transformasi penambangan, dan utilitas dunia nyata—terus memperkuat fondasi struktural kripto.$BTC