Pernahkah Anda berpikir bahwa kisah investasi selalu berulang? Ambil contoh gelombang emas tahun 2013, harga emas terus menurun, banyak investor berbondong-bondong membeli dengan anggapan mereka mendapatkan diskon besar. Tapi apa sebenarnya kenyataannya? Saat itu ekonomi AS mulai pulih, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas langsung menurun, penjualan besar-besaran pun terjadi, dan akhirnya pasar mengalami kelebihan pasokan.
Waktu berlalu begitu cepat, sudah lebih dari sepuluh tahun. Harga emas sudah pulih, orang-orang yang bertahan tidak menjual dulu sekarang tersenyum bahagia. Sebaliknya, mereka yang buru-buru membeli di saat harga turun, apakah mereka hanyalah pengikut emosi pasar, atau secara tidak sengaja menyesuaikan diri dengan ritme yang tepat sebagai penjudi? Pertanyaan ini layak dipikirkan oleh setiap orang yang terlibat di pasar. Karena sejarah tidak hanya akan berulang, tetapi juga terus mengingatkan kita: membedakan antara penilaian rasional dan mengikuti arus buta sering menentukan hasil akhir.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NftDeepBreather
· 20jam yang lalu
Operasi lagi, ini adalah pola "pengulangan sejarah" yang sama, sudah bosan didengar haha
Lihat AsliBalas0
Blockchainiac
· 2025-12-31 15:49
靠,又是这套"sejarah berulang" argumentasi... tapi ngomong-ngomong, kita memang selalu jatuh ke lubang yang sama
Orang-orang yang saat itu membeli emas saat harga rendah, sekarang masih melakukan self-hypnosis atas keputusan itu
Menebak dengan benar dan investasi secara rasional hampir dua hal yang berbeda, jangan dicampuradukkan
Lihat AsliBalas0
CryptoPhoenix
· 2025-12-31 15:42
Ingatlah, yang paling ditakuti saat membeli di dasar adalah tidak mampu membedakan apakah diri kita adalah penjudi atau investor.
Pasar bearish paling mampu menunjukkan hati manusia, mereka yang bertahan dengan gigih akan melihat musim semi.
Siklus sepuluh tahun, yang akan datang pasti akan datang, kuncinya adalah apakah kamu bisa bertahan melewati semuanya.
Cerita tentang zona dasar terus berulang setiap tahun, masalahnya adalah kapan kita benar-benar bisa melewati siklus ini.
Baru setelah mengalami kerugian kita mengerti, bahwa mengejar kenaikan harga dan menjual saat jatuh, serta kembali ke nilai sebenarnya hanya berbeda satu kesadaran.
Jangan ikut-ikutan sembarangan, mungkin gelombang ini sedang mempersiapkan kita untuk kelahiran kembali yang berikutnya.
Pemulihan emosi membutuhkan waktu, bersabar dan menunggu adalah cara mengumpulkan energi.
Lihat AsliBalas0
NotFinancialAdvice
· 2025-12-31 15:25
Gelombang pada tahun 2013 itu benar-benar pelajaran berdarah, dan sekarang ada orang yang mengulangi kesalahan yang sama
Pernahkah Anda berpikir bahwa kisah investasi selalu berulang? Ambil contoh gelombang emas tahun 2013, harga emas terus menurun, banyak investor berbondong-bondong membeli dengan anggapan mereka mendapatkan diskon besar. Tapi apa sebenarnya kenyataannya? Saat itu ekonomi AS mulai pulih, permintaan terhadap aset safe haven seperti emas langsung menurun, penjualan besar-besaran pun terjadi, dan akhirnya pasar mengalami kelebihan pasokan.
Waktu berlalu begitu cepat, sudah lebih dari sepuluh tahun. Harga emas sudah pulih, orang-orang yang bertahan tidak menjual dulu sekarang tersenyum bahagia. Sebaliknya, mereka yang buru-buru membeli di saat harga turun, apakah mereka hanyalah pengikut emosi pasar, atau secara tidak sengaja menyesuaikan diri dengan ritme yang tepat sebagai penjudi? Pertanyaan ini layak dipikirkan oleh setiap orang yang terlibat di pasar. Karena sejarah tidak hanya akan berulang, tetapi juga terus mengingatkan kita: membedakan antara penilaian rasional dan mengikuti arus buta sering menentukan hasil akhir.