Ada fenomena yang patut diperhatikan belakangan ini: tahun ini Nasdaq naik 21%, sedangkan Bitcoin justru turun 18%. Ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan mencerminkan perubahan mendasar dalam logika penetapan harga aset kripto.
Bitcoin tahun 2025 dan pasar saham AS tidak lagi memiliki hubungan yang erat seperti sebelumnya. Dari koefisien korelasi, keduanya turun dari 0.68 pada 2021 menjadi 0.5 sekarang, mencapai level terendah dalam tiga tahun. Mengapa bisa begitu? Sebenarnya karena titik acuan nilai Bitcoin sendiri sedang berubah.
**Sinyal kebijakan menjadi dominan**
Beberapa tahun terakhir, siklus halving adalah referensi penting untuk pergerakan Bitcoin. Sekarang berbeda. Sikap pemerintah AS langsung mempengaruhi harga koin—ketika kebijakan mendukung, harga melonjak tajam; jika kemajuan regulasi tidak sesuai harapan, pasar langsung terjun. Penurunan 30% pada bulan Desember itu pada dasarnya adalah panic selling dari dana leverage.
**Pilihan institusi sangat selektif**
Pelaku besar seperti BlackRock dan Fidelity membeli banyak Bitcoin melalui ETF, dengan kepemilikan sekitar 5.7%-7.4% dari total pasokan yang beredar. Tapi tahukah kamu? Mereka hanya tertarik pada koin utama. Selama kapitalisasi pasar cukup besar dan kerangka regulasi cukup jelas, itu sudah cukup menarik perhatian institusi. Sedangkan untuk koin lain, di mata institusi itu seperti alat judi, mereka sama sekali tidak tertarik.
Apa artinya ini? Investor ritel jika masih mengikuti logika lama "saham AS naik, Bitcoin ikut naik" akan segera merugi. Ke depan, arah Bitcoin lebih dipengaruhi oleh faktor kebijakan dan dana institusi, bukan lagi sekadar aspek teknikal atau sentimen. Aturan permainan dalam game ini sudah diam-diam berubah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCry
· 01-01 12:39
Sial, di bagian kebijakan ini benar-benar mulai menjadi tokoh utama, investor ritel masih sibuk melihat grafik sementara institusi sudah memantau Washington.
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhobia
· 2025-12-31 16:51
Politisian menjadi pengaruh utama, itu benar, tetapi saya masih merasa bahwa investor ritel harus sadar diri
Politisian menjadi siklus pengurangan setengah yang baru, ini benar-benar mengubah aturan permainan
Saham AS naik, Bitcoin malah turun? Menunjukkan bahwa dana besar sedang memindahkan posisi
Hanya bermain mata uang utama saja yang benar, kita investor ritel masih bermimpi di koin altcoin
Berapa banyak Bitcoin yang dipegang oleh BlackRock dan lain-lain, apakah ini keuntungan atau risiko tersembunyi?
Penurunan 30% seperti ini? Wah, dana leverage benar-benar berani bermain
Koefisien korelasi turun dari 0.68 ke 0.5, apakah ini menunjukkan bahwa independensi Bitcoin semakin meningkat atau sedang kehilangan kendali?
Sekarang masih berharap pasar saham AS untuk memprediksi harga koin, itu sama saja seperti memberi uang.
Lihat AsliBalas0
DoomCanister
· 2025-12-31 16:51
Astaga, kebijakan yang diterapkan begitu keras, investor ritel masih melihat grafik K-line, permainan sudah lama mengubah aturan
Lihat AsliBalas0
DeFiAlchemist
· 2025-12-31 16:51
playbook lama sedang terbakar, jujur saja... arbitrase kebijakan adalah batu filsuf baru di sini, mengubah keyakinan ritel menjadi pola likuidasi institusional. koefisien korelasi 0.5 itu? *menyesuaikan instrumen alkimia* ini secara harfiah adalah belati kematian matematis dari era "stonks naik, btc mengikuti"
Lihat AsliBalas0
SerumSqueezer
· 2025-12-31 16:43
Astaga, apakah ini berarti kebijakan utama? Ini berarti kita para investor ritel harus mengikuti kemauan Washington, kan?
Ada fenomena yang patut diperhatikan belakangan ini: tahun ini Nasdaq naik 21%, sedangkan Bitcoin justru turun 18%. Ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan mencerminkan perubahan mendasar dalam logika penetapan harga aset kripto.
Bitcoin tahun 2025 dan pasar saham AS tidak lagi memiliki hubungan yang erat seperti sebelumnya. Dari koefisien korelasi, keduanya turun dari 0.68 pada 2021 menjadi 0.5 sekarang, mencapai level terendah dalam tiga tahun. Mengapa bisa begitu? Sebenarnya karena titik acuan nilai Bitcoin sendiri sedang berubah.
**Sinyal kebijakan menjadi dominan**
Beberapa tahun terakhir, siklus halving adalah referensi penting untuk pergerakan Bitcoin. Sekarang berbeda. Sikap pemerintah AS langsung mempengaruhi harga koin—ketika kebijakan mendukung, harga melonjak tajam; jika kemajuan regulasi tidak sesuai harapan, pasar langsung terjun. Penurunan 30% pada bulan Desember itu pada dasarnya adalah panic selling dari dana leverage.
**Pilihan institusi sangat selektif**
Pelaku besar seperti BlackRock dan Fidelity membeli banyak Bitcoin melalui ETF, dengan kepemilikan sekitar 5.7%-7.4% dari total pasokan yang beredar. Tapi tahukah kamu? Mereka hanya tertarik pada koin utama. Selama kapitalisasi pasar cukup besar dan kerangka regulasi cukup jelas, itu sudah cukup menarik perhatian institusi. Sedangkan untuk koin lain, di mata institusi itu seperti alat judi, mereka sama sekali tidak tertarik.
Apa artinya ini? Investor ritel jika masih mengikuti logika lama "saham AS naik, Bitcoin ikut naik" akan segera merugi. Ke depan, arah Bitcoin lebih dipengaruhi oleh faktor kebijakan dan dana institusi, bukan lagi sekadar aspek teknikal atau sentimen. Aturan permainan dalam game ini sudah diam-diam berubah.