Dolar AS dalam "kemerosotan kronis" — ini bukan teori konspirasi, ini data yang berbicara
Pernah terpikirkan, dolar 1 yang dimiliki nenek moyangmu, hari ini hanya bisa membeli 14 sen. Setengah abad, menyusut 86%. Lebih menyakitkan lagi, sejak 1913, daya beli dolar telah menguap sebesar 97%. Dengan kata lain, harga barang hampir selalu dua kali lipat setiap 24 tahun, lalu gaji kamu? Selalu tertinggal setengah langkah.
Tapi ini tidak akan menjadi headline. Tidak ada teriakan krisis saham, tidak ada kepanikan bank run. Begitu diam-diam — uang tunai kamu secara rata-rata menghilang 3% per tahun, seperti es yang mencair di bawah matahari, semua orang bisa melihatnya, tapi tidak ada yang bisa menghentikannya.
Harga aset melambung tinggi, pertumbuhan gaji lambat, kondisi orang biasa sangat memprihatinkan. Kecepatan menabung selalu tertinggal dari laju depresiasi. Semakin erat menggenggam, malah semakin cepat mengalir keluar, begitulah kenyataannya.
Secara kasat mata dolar tetap kuat, tapi di balik layar, inflasi menggerogoti nilainya. Hukum sejarah sangat kejam: tidak ada uang kertas yang selamanya bernilai, hanya daya beli yang terus menyusut. "Pasar beruang" tak kasat mata ini yang mungkin menjadi musuh paling licik di jalan kekayaan kebanyakan orang — kamu sama sekali tidak menyadari bahwa dia sedang mencuri uangmu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FantasyGuardian
· 01-02 17:32
Memegang dolar berarti memegang sebuah mimpi yang diperkecil, inilah yang paling besar dalam merampas keuntungan dari para pemula
Lihat AsliBalas0
SelfSovereignSteve
· 01-01 06:25
Jadi, tetap harus masuk kendaraan, ya. Uang fiat ini disimpan saja sama dengan kematian perlahan-lahan
Lihat AsliBalas0
SoliditySurvivor
· 2025-12-31 19:03
Memegang dolar berarti memegang ketat penyusutan, tidak heran semua orang berlari ke rantai.
Lihat AsliBalas0
MidnightTrader
· 2025-12-31 18:50
Memegang uang tunai sama dengan bunuh diri secara perlahan, seharusnya sudah all in aset digital sejak lama
Lihat AsliBalas0
BagHolderTillRetire
· 2025-12-31 18:48
Memegang uang tunai terlalu erat adalah bunuh diri secara perlahan, seharusnya sudah all in aset digital sejak lama
Lihat AsliBalas0
rugpull_ptsd
· 2025-12-31 18:48
Memegang uang tunai adalah bunuh diri kronis, dan sekarang saya mengerti, jadi saya harus masuk ke dalam mobil
#数字资产动态追踪 $ZEC $CHZ $PEPE
Dolar AS dalam "kemerosotan kronis" — ini bukan teori konspirasi, ini data yang berbicara
Pernah terpikirkan, dolar 1 yang dimiliki nenek moyangmu, hari ini hanya bisa membeli 14 sen. Setengah abad, menyusut 86%. Lebih menyakitkan lagi, sejak 1913, daya beli dolar telah menguap sebesar 97%. Dengan kata lain, harga barang hampir selalu dua kali lipat setiap 24 tahun, lalu gaji kamu? Selalu tertinggal setengah langkah.
Tapi ini tidak akan menjadi headline. Tidak ada teriakan krisis saham, tidak ada kepanikan bank run. Begitu diam-diam — uang tunai kamu secara rata-rata menghilang 3% per tahun, seperti es yang mencair di bawah matahari, semua orang bisa melihatnya, tapi tidak ada yang bisa menghentikannya.
Harga aset melambung tinggi, pertumbuhan gaji lambat, kondisi orang biasa sangat memprihatinkan. Kecepatan menabung selalu tertinggal dari laju depresiasi. Semakin erat menggenggam, malah semakin cepat mengalir keluar, begitulah kenyataannya.
Secara kasat mata dolar tetap kuat, tapi di balik layar, inflasi menggerogoti nilainya. Hukum sejarah sangat kejam: tidak ada uang kertas yang selamanya bernilai, hanya daya beli yang terus menyusut. "Pasar beruang" tak kasat mata ini yang mungkin menjadi musuh paling licik di jalan kekayaan kebanyakan orang — kamu sama sekali tidak menyadari bahwa dia sedang mencuri uangmu.