Dalam dunia Forex, memahami pergerakan harga adalah kunci utama untuk menghasilkan keuntungan, dan alat yang membantu Anda melihat grafik forex secara mendalam adalah candlestick (Candlestick) Artikel ini akan memperkenalkan cara membaca candlestick secara sistematis beserta pola-pola yang akan meningkatkan keahlian trading Forex Anda ke tingkat berikutnya
Mengapa candlestick adalah alat yang tidak biasa
Trader di seluruh dunia menggunakan candlestick untuk melihat grafik forex dan membangun pemahaman tentang psikologi pasar. Hal yang membuat candlestick berbeda dari grafik jenis lain adalah:
Kejelasan dalam membaca suasana pasar - Candlestick tidak hanya menunjukkan angka harga, tetapi juga memberi tahu Anda kekuatan pembeli dan penjual, melalui bentuk candlestick dan sumbu yang panjang-pendek
Memiliki sejarah kuno - Candlestick dikembangkan sekitar dua abad yang lalu oleh pedagang beras Jepang, yang digunakan di pasar Osaka, dan terbukti populer hingga saat ini
Fleksibel sesuai kerangka waktu - Apakah Anda trading 15 menit, 1 jam, atau mingguan, Anda tetap dapat melihat grafik forex menggunakan candlestick di semua periode waktu
Struktur dasar candlestick: komponen yang perlu Anda ketahui
Tubuh (Body) - bagian utama dari candlestick. Jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, akan ditampilkan berwarna putih (Bullish) menunjukkan kekuatan pembeli. Jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan, akan ditampilkan berwarna hitam (Bearish) menunjukkan kekuatan penjual.
Sumbu (Wick/Shadow) - garis panjang yang memanjang di atas dan di bawah tubuh candlestick, menunjukkan perjuangan sengit antara kekuatan beli dan jual. Sumbu panjang = perjuangan sengit; sumbu pendek = pasar stabil
Lima pola utama yang harus dikuasai
Pola satu candlestick: sinyal dari satu candlestick
Doji - Sinyal keragu-raguan
Harga pembukaan dan penutupan sama, sumbu yang panjang menunjukkan adanya pertarungan antara kekuatan beli dan jual, tetapi tidak ada yang menang. Doji sering muncul sebelum perubahan arah, terutama jika muncul di titik tertinggi atau terendah tren.
Gravestone Doji - Sumbu atas panjang menunjukkan kekuatan beli yang terhenti, sinyal berhenti naik
Dragonfly Doji - Sumbu bawah panjang menunjukkan kekuatan jual yang terhenti, sinyal berhenti turun
Four Price Doji - Pergerakan sangat kecil, sebaiknya hindari trading
Marubozu - Kepercayaan tinggi
Candlestick penuh tanpa sumbu, atau dengan sumbu sangat kecil.
Jika berwarna putih = pembeli mengendalikan sepenuhnya dari pembukaan hingga penutupan
Jika berwarna hitam = penjual mengendalikan sepenuhnya dari pembukaan hingga penutupan
Spinning Top - Putaran kecil
Tubuh kecil dengan sumbu panjang, menunjukkan ketidakpastian pasar. Apapun tren-nya, pola ini menandakan tekanan utama melemah.
Hammer & Hanging Man - Palu dan Manusia tergantung
Hammer (Palu) - muncul dalam tren turun, sumbu bawah panjang, sinyal bahwa penjualan terhenti dan kemungkinan pembalikan ke atas
Hanging Man (Manusia tergantung) - muncul dalam tren naik, sumbu bawah panjang, sinyal bahwa kekuatan beli melemah dan kemungkinan penurunan
Inverted Hammer & Shooting Star - Palu terbalik dan Bintang jatuh
Inverted Hammer - muncul dalam tren turun, sumbu atas panjang, menunjukkan kekuatan beli muncul
Shooting Star (Bintang jatuh) - muncul dalam tren naik, sumbu atas panjang, menunjukkan kekuatan jual muncul
Pola dua candlestick: sinyal yang lebih kuat
Engulfing Patterns - Penguasaan
Bullish Engulfing - candlestick hitam diikuti candlestick putih yang lebih besar, menandakan pembalikan dari tren turun ke tren naik
Bearish Engulfing - candlestick putih diikuti candlestick hitam yang lebih besar, menandakan pembalikan dari tren naik ke tren turun
Tweezer Pattern - Penjepit
Tweezer Tops (Ujung penjepit) - dua candlestick dengan sumbu panjang yang sama di atas, menandakan akhir tren naik
Tweezer Bottoms (Perut penjepit) - dua candlestick dengan sumbu panjang yang sama di bawah, menandakan akhir tren turun
Pola tiga candlestick: sinyal yang lebih berat
Morning Star & Evening Star - Bintang pagi dan malam
Morning Star - tiga candlestick naik, muncul di dasar tren turun, sinyal pembalikan ke atas
Evening Star - tiga candlestick turun, muncul di puncak tren naik, sinyal pembalikan ke bawah
Three White Soldiers & Three Black Crows
Three White Soldiers (Tiga prajurit putih) - tiga candlestick putih berturut-turut, kekuatan pembeli
Three Black Crows (Tiga gagak hitam) - tiga candlestick hitam berturut-turut, kekuatan penjual
Three Inside Up & Three Inside Down
Three Inside Up - tiga candlestick saling menekan ke bawah, lalu akhirnya menembus ke atas, menandakan pembalikan kuat ke atas
Three Inside Down - tiga candlestick saling menekan ke atas, lalu akhirnya menembus ke bawah, menandakan pembalikan kuat ke bawah
Cara menggunakan candlestick untuk melihat grafik forex secara profesional
1. Konfirmasi perubahan arah dengan candlestick berikutnya
Jangan buru-buru mengambil keputusan hanya dari sinyal pertama, tunggu candlestick berikutnya untuk konfirmasi
2. Gabungkan dengan alat lain
Gunakan garis tren, level support-resistance, atau indikator teknikal lain untuk meningkatkan kepercayaan
3. Pertimbangkan konteks pasar
Pola yang sama bisa memiliki arti berbeda di pasar yang berbeda. Perhatikan apakah pasar sedang kuat atau tidak pasti
4. Perhatikan tingkat keberhasilan
Meskipun pola ini terbukti, tidak ada jaminan 100%. Ingat, manajemen risiko sama pentingnya dengan memilih pola
Hal yang perlu diingat: pandangan jangka pendek tentang candlestick
Candlestick hanyalah alat bantu, bukan jimat. Saat Anda melihat grafik forex yang penuh dengan pola, ingatlah bahwa:
Candlestick putih = kekuatan beli menang; Candlestick hitam = kekuatan jual menang
Sumbu panjang = kekerasan; Sumbu pendek = stabilitas
Satu pola tidak cukup, perlu konfirmasi
Pasar virtual $50,000 dari Mitrade cocok untuk latihan
Mulai trading Anda - buka akun dalam 3 menit dengan cepat
Informasi penting: Investasi memiliki risiko, mungkin tidak cocok untuk semua orang. Pelajari dan pahami risiko sebelum memulai
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ahli dalam analisis grafik Forex dengan candlestick: Panduan lengkap untuk trader pemula
Dalam dunia Forex, memahami pergerakan harga adalah kunci utama untuk menghasilkan keuntungan, dan alat yang membantu Anda melihat grafik forex secara mendalam adalah candlestick (Candlestick) Artikel ini akan memperkenalkan cara membaca candlestick secara sistematis beserta pola-pola yang akan meningkatkan keahlian trading Forex Anda ke tingkat berikutnya
Mengapa candlestick adalah alat yang tidak biasa
Trader di seluruh dunia menggunakan candlestick untuk melihat grafik forex dan membangun pemahaman tentang psikologi pasar. Hal yang membuat candlestick berbeda dari grafik jenis lain adalah:
Kejelasan dalam membaca suasana pasar - Candlestick tidak hanya menunjukkan angka harga, tetapi juga memberi tahu Anda kekuatan pembeli dan penjual, melalui bentuk candlestick dan sumbu yang panjang-pendek
Memiliki sejarah kuno - Candlestick dikembangkan sekitar dua abad yang lalu oleh pedagang beras Jepang, yang digunakan di pasar Osaka, dan terbukti populer hingga saat ini
Fleksibel sesuai kerangka waktu - Apakah Anda trading 15 menit, 1 jam, atau mingguan, Anda tetap dapat melihat grafik forex menggunakan candlestick di semua periode waktu
Struktur dasar candlestick: komponen yang perlu Anda ketahui
Tubuh (Body) - bagian utama dari candlestick. Jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan, akan ditampilkan berwarna putih (Bullish) menunjukkan kekuatan pembeli. Jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan, akan ditampilkan berwarna hitam (Bearish) menunjukkan kekuatan penjual.
Sumbu (Wick/Shadow) - garis panjang yang memanjang di atas dan di bawah tubuh candlestick, menunjukkan perjuangan sengit antara kekuatan beli dan jual. Sumbu panjang = perjuangan sengit; sumbu pendek = pasar stabil
Lima pola utama yang harus dikuasai
Pola satu candlestick: sinyal dari satu candlestick
Doji - Sinyal keragu-raguan
Harga pembukaan dan penutupan sama, sumbu yang panjang menunjukkan adanya pertarungan antara kekuatan beli dan jual, tetapi tidak ada yang menang. Doji sering muncul sebelum perubahan arah, terutama jika muncul di titik tertinggi atau terendah tren.
Marubozu - Kepercayaan tinggi
Candlestick penuh tanpa sumbu, atau dengan sumbu sangat kecil.
Spinning Top - Putaran kecil
Tubuh kecil dengan sumbu panjang, menunjukkan ketidakpastian pasar. Apapun tren-nya, pola ini menandakan tekanan utama melemah.
Hammer & Hanging Man - Palu dan Manusia tergantung
Inverted Hammer & Shooting Star - Palu terbalik dan Bintang jatuh
Pola dua candlestick: sinyal yang lebih kuat
Engulfing Patterns - Penguasaan
Tweezer Pattern - Penjepit
Pola tiga candlestick: sinyal yang lebih berat
Morning Star & Evening Star - Bintang pagi dan malam
Three White Soldiers & Three Black Crows
Three Inside Up & Three Inside Down
Cara menggunakan candlestick untuk melihat grafik forex secara profesional
1. Konfirmasi perubahan arah dengan candlestick berikutnya
Jangan buru-buru mengambil keputusan hanya dari sinyal pertama, tunggu candlestick berikutnya untuk konfirmasi
2. Gabungkan dengan alat lain
Gunakan garis tren, level support-resistance, atau indikator teknikal lain untuk meningkatkan kepercayaan
3. Pertimbangkan konteks pasar
Pola yang sama bisa memiliki arti berbeda di pasar yang berbeda. Perhatikan apakah pasar sedang kuat atau tidak pasti
4. Perhatikan tingkat keberhasilan
Meskipun pola ini terbukti, tidak ada jaminan 100%. Ingat, manajemen risiko sama pentingnya dengan memilih pola
Hal yang perlu diingat: pandangan jangka pendek tentang candlestick
Candlestick hanyalah alat bantu, bukan jimat. Saat Anda melihat grafik forex yang penuh dengan pola, ingatlah bahwa:
Mulai trading Anda - buka akun dalam 3 menit dengan cepat
Informasi penting: Investasi memiliki risiko, mungkin tidak cocok untuk semua orang. Pelajari dan pahami risiko sebelum memulai