Memahami Pembagian Saham Terbalik: Mengapa Perusahaan Melakukannya dan Apa Artinya bagi Investor

Mekanik Inti dari Reverse Stock Split

Ketika sebuah perusahaan menghadapi tekanan dari penurunan valuasi saham, salah satu tindakan korektif yang mungkin diambil adalah melakukan reverse stock split. Berbeda dengan split saham maju yang lebih umum terlihat pada perusahaan seperti Amazon dan Alphabet pada tahun 2022, reverse stock split mengkonsolidasikan saham yang beredar menjadi jumlah yang lebih kecil dengan harga per saham yang lebih tinggi. Perhitungannya sederhana: jika sebuah perusahaan mengumumkan reverse stock split 1-banding-20, setiap 20 saham yang ada menjadi satu saham setelah split.

Calithera Biosciences memberikan ilustrasi konkret. Perusahaan bioteknologi dari South San Francisco ini mengumumkan reverse stock split 1-banding-20 pada bulan Juni, yang mulai berlaku pada 14 Juni. Perusahaan memiliki sekitar 78,5 juta saham beredar sebelum konsolidasi; setelah split, jumlahnya menyusut menjadi sekitar 4,9 juta saham. Pemegang saham yang memegang saham pecahan menerima kompensasi tunai yang dihitung berdasarkan harga saham saat split berlangsung.

Mengapa Perusahaan Memilih Jalur Ini

Faktor utama di balik reverse stock split berkaitan dengan kepatuhan regulasi. Bursa saham seperti Nasdaq memberlakukan persyaratan harga bid minimum, biasanya $1, untuk mempertahankan status pencatatan. Ketika saham sebuah perusahaan diperdagangkan di bawah ambang ini dalam jangka waktu yang lama, perusahaan berisiko dikeluarkan dari daftar—suatu kemungkinan yang tidak diinginkan karena kehilangan visibilitas, kredibilitas, dan likuiditas perdagangan yang menyertainya.

Keputusan Calithera secara langsung menanggapi kekhawatiran ini: mengembalikan harga sahamnya di atas $1 ambang minimum akan mempertahankan hak pencatatannya di Nasdaq. Selain untuk kelangsungan regulasi, beberapa organisasi menggunakan reverse split sebagai alat persepsi, berusaha menarik modal institusional yang menghindari saham berharga rendah berdasarkan prinsip. Ada juga varian strategis: perusahaan yang merencanakan spin-off kadang-kadang melakukan reverse split terlebih dahulu untuk menempatkan divisi ekuitas mereka agar mendapatkan valuasi yang lebih baik dalam pemisahan.

Kerangka Regulasi dan Proses Pemegang Saham

Setelah dewan perusahaan menyetujui reverse split, pengungkapan dilakukan melalui siaran pers atau pengajuan SEC (Form 8-K, 10-Q, atau 10-K). Dalam kasus yang memerlukan persetujuan pemegang saham, perusahaan harus mengajukan proxy statement pada Schedule 14A. Jika reverse split akan menyebabkan perusahaan menjadi privat, pengajuan tambahan seperti Schedule 13E-3 menjadi wajib. Hukum perusahaan negara bagian dan anggaran dasar perusahaan masing-masing akhirnya mengatur rincian proses ini.

Apa yang Benar-Benar Berubah—Dan Apa yang Tidak

Di sinilah psikologi investor sangat berperan: nilai pasar intrinsik perusahaan tetap konstan. Jika Anda memiliki 1% dari sebuah perusahaan sebelum reverse split, Anda tetap memiliki 1% setelahnya. Jumlah saham berkurang, harga per sahamnya naik secara proporsional, tetapi kapitalisasi pasar secara keseluruhan tidak berubah. Yang bergeser adalah persepsi investor.

General Electric menjadi contoh kompleksitas ini. Pada Agustus 2021, GE melakukan reverse split 1-banding-8 untuk mengatasi masalah struktural yang tidak biasa: setelah bertahun-tahun melakukan divestasi, perusahaan mengumpulkan 8,8 miliar saham beredar—jauh melebihi rata-rata industri perusahaan sejenis. Alih-alih menandakan kesulitan, tindakan GE memperbaiki ketidakseimbangan kuantitatif yang tercipta dari dekade restrukturisasi portofolio.

Masalah Persepsi

Investor secara besar-besaran mengaitkan reverse split dengan perusahaan yang sedang mengalami kesulitan. Sentimen pasar biasanya memandang pengumuman ini dengan skeptis, menganggapnya sebagai sinyal kesulitan daripada tindakan rutin perusahaan. Perbedaan persepsi ini penting: meskipun ekonomi dasar tetap netral, citra buruknya dapat menekan kinerja saham dalam jangka pendek.

Namun, pesimisme umum melewatkan konteks penting. Kadang-kadang reverse split memberi waktu untuk turnaround, mengatur ulang persepsi investor sebelum perbaikan fundamental terwujud. Di lain waktu, ini adalah pekerjaan rumah struktural, seperti dalam kasus General Electric. Langkah penting bagi investor adalah menyelidiki apa yang memicu tindakan tersebut daripada secara refleks menjual hanya berdasarkan reaksi headline.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)