Perkiraan Pergerakan EUR/TRY: Peluang dan Risiko Lira Turki

Turkish Lira sebagai salah satu mata uang pasar berkembang yang paling fluktuatif di pasar valuta asing global, sering mencerminkan masalah struktural ekonomi Turki dan efektivitas reformasinya. Bagi trader yang memperhatikan nilai tukar EUR/TRY, memahami faktor-faktor mendalam yang mempengaruhi pasangan mata uang ini sangat penting.

Restrukturisasi Ekonomi Turki dan Perubahan Kebijakan

Pada Mei 2023, setelah Presiden Erdoğan terpilih kembali, ia segera mengaktifkan tim ekonomi baru pada Juni, yang membawa perubahan signifikan ke pasar. Mantan strategis Merrill, Mehmet Şimşek, menjabat Menteri Keuangan, sementara Fatih Karahan menggantikan Hafize Gaye Erkan sebagai Gubernur Bank Sentral pada Februari 2024. Pergantian ini menandakan pergeseran dari kebijakan ekonomi yang sempat tidak stabil menuju arah yang lebih berorientasi pasar.

Pasar merespons secara positif. Dari Mei 2023 hingga Agustus 2025, indeks saham Turki meningkat sebesar 153%. Sementara itu, tingkat inflasi dari puncaknya yang lebih dari 75% secara bertahap turun ke sekitar 35%. Data ini menunjukkan bahwa kerangka kebijakan dari tim ekonomi baru mulai menunjukkan hasil nyata.

Namun, sikap berhati-hati dari investor tetap ada. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi Turki pernah berbalik secara drastis beberapa kali, menyebabkan kerugian bagi investor yang memegang aset Turki. Kurangnya kepercayaan struktural ini menjadi hambatan utama terhadap performa jangka panjang EUR/TRY.

Peran Inti Kebijakan Moneter dan Pengendalian Inflasi

Bank Sentral Turki dari Februari 2023 hingga Maret 2024 menaikkan suku bunga acuan dari 8,5% secara agresif menjadi 50%. Kebijakan pengetatan yang keras ini membuahkan hasil signifikan—inflasi dari Januari 2024 hingga Agustus 2025 turun dari level tinggi ke kisaran 28-30%.

Seiring tekanan inflasi berkurang, bank mulai secara bertahap menurunkan suku bunga, saat ini suku bunga acuan telah disesuaikan ke 43%. Bank menetapkan target inflasi untuk 2025, 2026, dan 2027 masing-masing sebesar 24%, 16%, dan 9%, menunjukkan keyakinan manajemen Turki terhadap penurunan tekanan harga yang berkelanjutan.

Perkembangan kebijakan suku bunga ini langsung mempengaruhi EUR/TRY. Spread suku bunga tinggi di Turki seharusnya menarik arus perdagangan arbitrase, tetapi ketidakpastian politik yang terus berlangsung sebagian mengimbangi efek ini.

Faktor Potensial Penguatan Euro

Sejak awal 2025, euro menguat terhadap lira Turki, dengan nilai tukar saat ini mencapai 1:47,73 EUR/TRY. Faktor-faktor yang mendorong penguatan euro meliputi:

Perbedaan Kepercayaan Pasar — Meski inflasi Turki telah turun secara signifikan, keraguan terhadap keberlanjutan kebijakan ekonomi tetap tinggi. Pengulangan kebijakan yang sering membuat investor internasional tetap waspada.

Kerangka Kebijakan ECB — Suku bunga acuan ECB tetap di 2%, dengan ekspektasi penurunan suku bunga yang terbatas dalam waktu dekat. Stabilitas relatif ini mendukung euro.

Lingkungan Perdagangan — Kebijakan tarif AS yang tidak seketat yang diperkirakan dan prospek ekspor UE yang relatif stabil mendukung euro.

Risiko Premi — Risiko nilai tukar dan risiko politik di Turki tetap tinggi, sehingga pasar menuntut premi risiko yang lebih besar terhadap pasangan mata uang ini.

Dukungan Penguatan Lira

Di sisi lain, ada alasan mengapa euro bisa melemah relatif terhadap lira:

Keberhasilan Pengendalian Inflasi — Turki berhasil menurunkan inflasi dari 75% menjadi 35% dalam waktu singkat, pencapaian yang cukup langka di pasar berkembang. Jika tren ini berlanjut, kepercayaan investor dapat membaik secara bertahap.

Perbedaan Pertumbuhan — Turki diperkirakan tumbuh sekitar 3% pada 2025, sementara zona euro hanya 0,9%. Tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi biasanya menunjukkan potensi apresiasi mata uang.

Keunggulan Suku Bunga — Suku bunga acuan Turki sebesar 43% jauh di atas ECB yang 2%, memberikan dukungan nilai relatif terhadap lira.

Risiko Utang Eropa — Tingginya tingkat utang di negara-negara seperti Yunani, Spanyol, dan Italia terus memberi tekanan pada euro.

Dinamika USD dan Lira

Indeks dolar AS turun 6,7% sejak pemilihan Trump pada November 2024, tetapi selama periode yang sama, dolar terhadap lira menguat sekitar 17%. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tekanan inflasi dan risiko khas Turki memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap nilai tukar USD/TRY dibandingkan tren dolar global.

Proyeksi ekonomi AS untuk 2025 cukup optimis. Goldman Sachs memperkirakan pertumbuhan 2,5%, sementara Turki mungkin tumbuh antara 2,7% hingga 3,5%. Federal Reserve selama 2024 akan melakukan beberapa penurunan suku bunga, menjaga kisaran 4,25%-4,50%, dan diperkirakan akan melakukan dua kali penurunan lagi pada 2025.

Inflasi AS pada Juli 2025 dilaporkan sebesar 2,7%, tingkat yang cukup tinggi namun relatif stabil. Hal ini dapat mendorong Fed untuk memperpanjang siklus suku bunga tinggi, yang mendukung kekuatan dolar.

Dari awal 2025 hingga Agustus, dolar dan euro menguat terhadap lira sekitar 16% dan 31%, tetapi tren kenaikan satu arah ini juga menciptakan peluang trading berbalik.

Risiko Eksternal dan Faktor Geopolitik

Konflik di Timur Tengah meski tidak langsung mempengaruhi Turki, posisi Turki sebagai negara Muslim menarik perhatian. Pemerintah Erdoğan berulang kali menyatakan dukungan terhadap Palestina dan mengkritik kebijakan Israel, serta menegaskan tidak ingin terlibat langsung dalam konflik.

Namun, pembatasan perdagangan atau perubahan harga energi secara mendadak dapat memberi tekanan pada lira. Sebagai negara pengimpor energi, Turki sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar energi internasional.

Selain itu, Turki berada di zona aktif gempa bumi. Gempa awal 2023 menewaskan lebih dari 50.000 orang, dan bencana alam serupa di masa depan dapat mengganggu ekonomi dan memicu volatilitas nilai tukar.

Perkiraan Prospek EUR/TRY dan USD/TRY

Dibandingkan dolar, potensi penguatan lira terhadap euro mungkin lebih besar. Jika Turki terus mendorong pengendalian inflasi dan mencapai stabilitas politik, serta mengingat perlambatan ekonomi dan risiko utang di Eropa, EUR/TRY bisa menghadapi tekanan penurunan. Setiap kemajuan dalam perdamaian konflik Ukraina juga dapat mempengaruhi pasangan ini melalui jalur harga energi.

Sebaliknya, jika kesepakatan damai menurunkan harga energi dan prospek ekonomi Eropa membaik, euro bisa mendapatkan dukungan, dan EUR/TRY berpotensi berbalik arah.

Dalam hal dolar, kebijakan ekonomi proteksionis di bawah Trump—termasuk tarif proteksi dan subsidi domestik—berpotensi memperkuat dolar lebih jauh, mendorong USD/TRY ke level yang lebih tinggi.

Peluang Trading dan Manajemen Risiko

Arah lira pada 2025 sangat bergantung pada kemampuan pemerintah Turki menjaga konsistensi kebijakan. Jika mampu memperdalam reformasi pasar, memperkuat independensi peradilan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi, lira akan memiliki dasar penguatan. Sebaliknya, setiap ketidakpastian kebijakan akan memicu volatilitas besar.

Bagi trader EUR/TRY, penting menerapkan kerangka manajemen risiko yang ketat, termasuk menetapkan level stop-loss, secara rutin meninjau portofolio, dan melakukan diversifikasi posisi untuk mengatasi volatilitas inherent pasangan mata uang ini.

Dalam trading valuta asing terhadap lira Turki, mengikuti keputusan Bank Sentral Turki, data inflasi, pernyataan politik, dan peristiwa geopolitik sangat membantu dalam menangkap peluang trading potensial. Meski risiko tetap ada, depresiasi berkelanjutan dari lira menciptakan rasio risiko-imbalan yang menarik untuk trading berbalik.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)