8 saham makanan yang wajib diakui pada tahun 2025: Dari raksasa Thailand hingga pemimpin global, satu artikel untuk memahami

Mengapa saham makanan layak diperhatikan? Singkatnya: Manusia harus makan. Inilah parit perlindungan perusahaan makanan.

Tidak peduli ekonomi baik atau buruk, konsumen tetap makan. Saham semacam ini tahan siklus, dividen stabil, dan juga terkait dengan tren (protein nabati, makanan sehat). Ingin portofolio yang stabil dan menang? Saham makanan pasti harus ada.

Empat raksasa saham makanan Thailand

1. Kekaisaran Daging: เจริญโภคภัณฑ์อาหาร (CPF)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1978 (di bawah Grup CP)
  • Bisnis: dari pakan → peternakan → pengolahan makanan lengkap
  • Peta ekspor: beroperasi di 17 negara, mencakup lebih dari 40 pasar global

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 22.0 THB
  • P/E: 11.9 kali
  • Target harga: 30.00 THB (kenaikan 36%)
  • Rasio dividen: 2.06%
  • Kapitalisasi pasar: 183.41B THB

CPF tidak hanya beternak ayam dan babi, tetapi menyediakan layanan lengkap. Mengendalikan biaya dari sumber hingga penjualan global—model ini membuatnya tetap hidup di era inflasi makanan. Pada 2025, permintaan protein global akan semakin tinggi.

2. Raja Ekspor Seafood: ไทยยูเนี่ยน (TU)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1977
  • Utama: pengolahan dan ekspor produk laut
  • Posisi global: salah satu dari tiga besar industri seafood dunia

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 12.40 THB
  • P/E: -4.01 (masa penyesuaian)
  • Target harga: 16.90 THB (kenaikan 36%)
  • Rasio dividen: 4.51%
  • Kapitalisasi pasar: 52.93B THB

Kunci TU adalah rasio dividen. 4.5% hasil kas yang jarang ditemui di pasar saham. Seafood adalah kebutuhan pokok, permintaan di pasar baru meningkat setiap tahun. Brand seperti Seafood, TUNY sudah terkenal internasional.

3. Raja Udang Beku: เอเชียน ซี (ASIAN)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1983
  • Spesialisasi: produksi dan ekspor seafood beku
  • Posisi: eksportir udang beku terbesar di Thailand

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 7.85 THB
  • P/E: 7.8 kali (murah!)
  • Target harga: 30.00 THB (kenaikan 282%)
  • Rasio dividen: 9.29%
  • Kapitalisasi pasar: 6.31B THB

Ini adalah saham pertumbuhan dengan kapitalisasi kecil. P/E hanya 7.8, rasio dividen 9%—sinyal undervalued. Udang beku dari Asia Tenggara sangat laris global, ruang pertumbuhan ASIAN masih besar.

4. Kekaisaran Restoran: ไมเนอร์ ฟู้ด (MINT)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1978 (bermula dari toko pizza)
  • Kondisi saat ini: mengendalikan merek global seperti Burger King, Dairy Queen
  • Model: gabungan waralaba dan toko sendiri

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 22.0 THB
  • P/E: 42.7 kali (sedang premium)
  • Target harga: 30.00 THB
  • Rasio dividen: 2.06%
  • Kapitalisasi pasar: 183.41B THB

Cerita MINT adalah integrasi merek. Dari pizza lokal ke burger dan es krim internasional—ini ekspansi horizontal. Setelah pandemi, kebangkitan industri makanan adalah tren besar.


Empat raksasa industri makanan global

5. Perusahaan Berusia Seratus Tahun: Nestlé (NESN)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1866 (Swiss)
  • Ukuran: perusahaan makanan terbesar di dunia
  • Produk: dari makanan bayi, kopi, cokelat, hingga pakan hewan peliharaan

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 74.04 CHF
  • P/E: 17.28 kali
  • Rasio dividen: 3.99%
  • Kapitalisasi pasar: 193.12B CHF

Nestlé adalah “saham di antara saham” di industri makanan. Produk tersebar di 190 negara, Nescafé dan KitKat adalah barang sehari-hari. Skala ini memberikan stabilitas—bahkan saat resesi ekonomi, konsumsi kopi dan cokelat tidak berhenti.

6. Raja Minuman Berkarbonasi: The Coca-Cola Company (KO)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1886 (Amerika)
  • Peta: lebih dari 200 merek di lebih dari 200 negara
  • Inti: cola, Sprite, Fanta

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 25.37 USD
  • P/E: 4.05 kali
  • Rasio dividen: 3.14%
  • Kapitalisasi pasar: 263.08B USD

Coca-Cola adalah mesin uang kas yang sangat undervalued. P/E hanya 4 kali, menunjukkan pasar sangat konservatif. Tapi kekuatan merek dan arus kas Coke adalah kekal. Dividen 3% terlihat tidak tinggi, tetapi dengan pembelian kembali saham, total pengembalian cukup besar.

7. Raja Snack: PepsiCo (PEP)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1965 (Amerika)
  • Keunikan: penggerak ganda minuman dan makanan (bukan cuma cola)
  • Anak perusahaan: Frito-Lay (keripik), Gatorade, Tropicana, dll

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 142.64 USD
  • P/E: 20.91 kali
  • Rasio dividen: 3.70%
  • Kapitalisasi pasar: 195.70B USD

Pepsi lebih “makanan” dibanding Coke. Keripik dan biskuit bermargin tinggi menopang laporan keuangan. Diversifikasi ini membuatnya lebih tahan terhadap siklus ekonomi. Dividen meningkat setiap tahun, benar-benar “bangsawan dividen”.

8. Perusahaan Konsumsi dan Makanan: Unilever (UL)

Gambaran singkat fundamental:

  • Didirikan: 1930 (penggabungan Inggris dan Belanda)
  • Bisnis: campuran makanan dan produk perawatan
  • Cakupan: lebih dari 190 negara

Sorotan data:

  • Harga saat ini: 55.13 USD
  • P/E: 21.56 kali
  • Rasio dividen: 3.29%
  • Kapitalisasi pasar: 139.56B USD

Unilever adalah logika lain. Tidak hanya menjual makanan (Knorr, Hellmann’s), tetapi juga produk perawatan (Dove, Lux). Kombinasi ini membuatnya tetap hidup di tengah fluktuasi ekonomi—bahkan saat konsumsi menurun, barang kebutuhan tetap stabil.


Tren penting yang tidak boleh diabaikan: saham makanan sehat

Pada 2025, “sehatkan pola makan” akan menjadi tren besar. 8 perusahaan ini memanfaatkan peluang ini:

Kode Perusahaan Produk Inti Alasan Pertumbuhan
BYND Beyond Meat Protein nabati Gelombang generasi Z + tren vegetarian
OTLY Oatly Susu oat Intoleransi laktosa + ramah lingkungan
TTCF Tattooed Chef Salad beku Makanan sehat + praktis
HAIN Hain Celestial Makanan organik Premiumisasi organik
DANOY Danone Yogurt + susu nabati Probiotik + pengganti produk susu
NOMD Nomad Foods Seafood beku Frozen premium
SFM Sprouts Farmers Supermarket organik Penguatan kanal distribusi
INGR Ingredion Bahan makanan Stabilitas B2B

Kesamaan saham ini: Mengambil peluang dari tren konsumsi yang meningkat.


Kenapa harus memilih saham makanan lagi di 2025?

1. Ketahanan resesi — Saat ekonomi buruk, orang tetap makan, saham makanan biasanya turun kecil dan cepat pulih

2. Dividen stabil — Perusahaan makanan punya arus kas bagus, janji dividen biasanya ditepati

3. Bonus ekspor — Permintaan pangan global meningkat setiap tahun, saham ekspor makanan menarik

4. Tren kesehatan — Protein nabati, organik, rendah lemak jadi konsumsi baru, peluang merek baru banyak

5. Keunggulan geografis — Thailand adalah “dapur dunia”, perusahaan makanan yang berorientasi ekspor sangat layak diperhatikan


Bagaimana cara membelinya? Tiga metode perbandingan

Metode Keunggulan Kekurangan
Beli saham langsung Dividen, hak suara, kepemilikan nyata Perlu buka rekening, riset banyak
Reksa dana/ETF Diversifikasi risiko, praktis Biaya tinggi, hasil terbatas
CFD/produk derivatif Leverage tinggi, bisa short Risiko besar, harus selalu monitor

Saran untuk pemula: 50% beli saham langsung + 30% reksa dana + 20% CFD. Risiko terkendali, hasil seimbang.


Kata terakhir

Saham makanan mungkin tidak keren, tapi sangat menguntungkan. Pada 2025, dunia tetap akan makan, dan perusahaan-perusahaan ini akan terus menghasilkan uang.

Bagaimana memilih 8 saham makanan?

  • Untuk stabilitas kas: CPF, TU, NESN
  • Untuk pertumbuhan: ASIAN, BYND, OTLY
  • Untuk eksposur global: KO, PEP, UL

Gabungan dari 3+3+2 ini mencakup semua logika investasi makanan.

Ingat: Di pasar saham, saham yang stabil makanannya, biasanya yang bertahan paling lama.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)