EPS digunakan untuk apa: Sebelum memahami secara mendalam
Jika Anda baru mulai menganalisis saham, pertanyaan pertama haruslah “Mengapa harus EPS?”
Di sinilah EPS (laba per saham) membantu. Ini memberi tahu Anda bahwa setiap rupiah laba perusahaan diubah menjadi berapa laba per saham
Investor menggunakan EPS untuk:
Menilai apakah saham ini mahal atau murah jika dibandingkan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama
Melacak pertumbuhan perusahaan dari tahun ke tahun
Menghitung PE ratio untuk mengetahui berapa tahun diperlukan untuk balik modal
Mengambil keputusan investasi dengan menggabungkan data EPS dan indikator lainnya
Apa sebenarnya EPS (EPS) itu
EPS singkatan dari Earnings Per Share atau dalam bahasa Indonesia “Laba per saham”
Ini adalah rasio keuangan dasar yang menunjukkan laba bersih (Net Profit) perusahaan dibagi dengan jumlah saham yang telah dibayar (Outstanding Shares)
Secara sederhana: Jika perusahaan ABC menghasilkan laba 1 juta rupiah dan menerbitkan 100.000 saham, maka bagian laba per saham adalah 10 rupiah. Itu adalah EPS dari perusahaan ABC.
Cara menghitung EPS dengan benar
Rumus dasar:
EPS = laba bersih / jumlah saham yang telah dibayar rata-rata selama tahun
Namun jika Anda ingin menghitung jumlah saham sendiri:
Jumlah saham = Kapitalisasi pasar (Market Cap) / Harga saham saat ini
Contoh perhitungan EPS
Misalnya:
Perusahaan PTT memiliki laba bersih 91.174,86 juta baht di tahun 2565
Memiliki jumlah saham yang telah dibayar 28.562,9963909774 juta saham
Maka perhitungannya:
EPS = 91.174,86 ÷ 28.562,9963909774 = 3,19 baht
Maknanya: Pemegang saham PTT setiap saham akan mendapatkan bagian laba sekitar 3,19 baht
Lihat nilai EPS melalui situs SET
Jika tidak ingin menghitung sendiri, Anda bisa mengunjungi situs Bursa Efek Thailand:
Kunjungi situs SET
Cari kode saham yang diminati
Gulir ke bagian “Laporan Keuangan Utama” → lihat nilai EPS
Mengapa EPS suatu perusahaan bisa tinggi, perusahaan lain rendah
Contoh: Perusahaan A dan B sama-sama menghasilkan laba 1.000.000 baht:
Perusahaan A: menerbitkan 1.000 saham → EPS = 1.000 baht
Perusahaan B: menerbitkan 2.000 saham → EPS = 500 baht
Mengapa A lebih tinggi? Karena jumlah saham lebih sedikit, laba tersebar ke lebih sedikit saham
Ada juga kasus jumlah saham sama, tetapi laba berbeda:
Perusahaan C: laba 500.000 baht, saham 500 → EPS = 1.000 baht
Perusahaan D: laba 1.000.000 baht, saham 1.000 → EPS = 1.000 baht
Keduanya EPS sama, tetapi D menghasilkan laba lebih besar
EPS digunakan untuk apa saja
1. Rasio PE (Price-to-Earnings Ratio)
PE Ratio = Harga saham / EPS
Memberitahu Anda berapa kali lipat laba harus digunakan untuk membeli saham
Contoh: Harga saham 100 baht, EPS = 10 baht
→ PE Ratio = 10 kali (harus membayar 10 tahun laba untuk balik modal)
PE Ratio rendah ≠ selalu baik. Harus dibandingkan dengan PE ratio saham lain dalam industri yang sama
2. Pertumbuhan EPS (EPS Growth)
EPS Growth = (EPS tahun ini - EPS tahun lalu) / EPS tahun lalu × 100%
Mengindikasikan berapa persen laba per saham meningkat atau menurun dari tahun ke tahun
Dividend Payout Ratio = )Dividen per saham / EPS### × 100%
Menggambarkan berapa persen laba yang dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham
Contoh: Dividen 10.000.000 baht, laba 50.000.000 baht
→ Payout Ratio = 20% (Perusahaan membagikan 20% laba kepada pemegang saham, sisanya 80% untuk ekspansi)
Basic EPS vs Diluted EPS vs Adjusted EPS: Apa bedanya
( Basic EPS )Dasar###
Angka EPS biasa yang diperoleh dari: laba bersih ÷ jumlah saham yang beredar
Digunakan jika perusahaan tidak memiliki hak untuk membeli saham tambahan (warrant, option)
( Diluted EPS )Dilusi###
Memperhitungkan potensial saham seperti warrant, opsi saham, obligasi konversi
Jika semua opsi ini digunakan, jumlah saham akan bertambah → EPS menurun
Diluted EPS ≤ Basic EPS selalu (lebih rendah)
( Adjusted EPS )Disesuaikan###
Mengoreksi nilai EPS dengan mengeluarkan pengaruh fluktuasi sementara, seperti:
Laba dari penjualan aset tambahan
Biaya PHK
Dampak perubahan kebijakan pajak
Digunakan agar gambaran “laba dari operasi normal” menjadi lebih jelas
Keterbatasan: Mengapa EPS bukan satu-satunya indikator
( 1. EPS bisa dimanipulasi )Manipulate### oleh perusahaan
Perusahaan bisa membeli kembali saham (Stock Buyback) untuk mengurangi jumlah saham → EPS meningkat tanpa benar-benar meningkatkan laba
Contoh: Perusahaan ABC laba tetap 100 juta, tetapi membeli kembali setengah saham → EPS menjadi dua kali lipat, padahal tidak ada pertumbuhan nyata
( 2. Tidak mencerminkan risiko
EPS tinggi ≠ investasi aman
Jika perusahaan berhutang tinggi, arus kas buruk, investasi tetap berisiko
) 3. Data masa lalu, bukan masa depan
EPS yang diumumkan adalah data tahun lalu, bisa berubah sesuai kondisi pasar
4. Perlu perbandingan, bukan hanya melihat satu angka
Misalnya PTT EPS 3,19 baht, apakah bagus? Harus dibandingkan dengan EPS perusahaan minyak lain atau EPS PTT tahun sebelumnya
Bagaimana EPS yang baik
Tidak ada “EPS bagus” secara universal. Harus dilihat dalam konteks:
Perbandingan terhadap diri sendiri: EPS tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu? → Pertumbuhan
Perbandingan antar perusahaan dalam industri: EPS A lebih tinggi dari B? → Siapa yang lebih efisien
Perbandingan kondisi ekonomi dan politik: Jika industri secara umum sedang turun, perusahaan Anda mungkin hanya bertahan
EPS yang baik adalah EPS yang menunjukkan tren meningkat secara konsisten, dengan data arus kas yang baik dan pengelolaan utang yang baik
Cara menggunakan EPS dalam pengambilan keputusan investasi
Langkah 1: Bandingkan EPS
Pelajari EPS perusahaan yang diminati dengan perusahaan pesaing di industri
Langkah 2: Perhatikan tren
Lihat EPS selama 3-5 tahun terakhir untuk mengetahui arah pergerakannya ###Naik, Turun, atau Fluktuatif###
( Langkah 3: Cari penyebab perubahan
Jika EPS menurun, kemungkinan karena:
Laba menurun )Masalah operasional###?
Atau jumlah saham bertambah (Penggalangan dana baru)?
Atau biaya satu kali yang besar?
( Langkah 4: Gabungkan dengan indikator lain
Gunakan EPS bersama PE ratio, Debt-to-Equity, Cash flow, ROA, ROE
Jangan hanya bergantung pada EPS saja untuk pengambilan keputusan
Kesimpulan: EPS adalah alat, bukan jawaban tunggal
Laba per saham )EPS### adalah indikator keuangan dasar yang membantu investor menilai seberapa baik perusahaan beroperasi per saham yang diinvestasikan
Namun EPS saja tidak cukup. Harus dilihat juga:
PE ratio untuk mengetahui harga relatif
Pertumbuhan EPS untuk melihat apakah pertumbuhan asli atau hanya karena buyback
Cash flow untuk memastikan laba nyata, bukan laba kertas
Rasio utang untuk memastikan perusahaan tidak dalam kondisi berhutang berlebihan
Investor cerdas menggunakan EPS sebagai titik awal analisis, tetapi tidak berhenti di situ. Keputusan investasi yang baik harus melihat gambaran lengkap dan data dari berbagai aspek.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Investor harus tahu: EPS apa dan mengapa itu menjadi indikator penting dalam memilih saham
EPS digunakan untuk apa: Sebelum memahami secara mendalam
Jika Anda baru mulai menganalisis saham, pertanyaan pertama haruslah “Mengapa harus EPS?”
Di sinilah EPS (laba per saham) membantu. Ini memberi tahu Anda bahwa setiap rupiah laba perusahaan diubah menjadi berapa laba per saham
Investor menggunakan EPS untuk:
Apa sebenarnya EPS (EPS) itu
EPS singkatan dari Earnings Per Share atau dalam bahasa Indonesia “Laba per saham”
Ini adalah rasio keuangan dasar yang menunjukkan laba bersih (Net Profit) perusahaan dibagi dengan jumlah saham yang telah dibayar (Outstanding Shares)
Secara sederhana: Jika perusahaan ABC menghasilkan laba 1 juta rupiah dan menerbitkan 100.000 saham, maka bagian laba per saham adalah 10 rupiah. Itu adalah EPS dari perusahaan ABC.
Cara menghitung EPS dengan benar
Rumus dasar:
EPS = laba bersih / jumlah saham yang telah dibayar rata-rata selama tahun
Namun jika Anda ingin menghitung jumlah saham sendiri:
Jumlah saham = Kapitalisasi pasar (Market Cap) / Harga saham saat ini
Contoh perhitungan EPS
Misalnya:
Maka perhitungannya: EPS = 91.174,86 ÷ 28.562,9963909774 = 3,19 baht
Maknanya: Pemegang saham PTT setiap saham akan mendapatkan bagian laba sekitar 3,19 baht
Lihat nilai EPS melalui situs SET
Jika tidak ingin menghitung sendiri, Anda bisa mengunjungi situs Bursa Efek Thailand:
Mengapa EPS suatu perusahaan bisa tinggi, perusahaan lain rendah
Contoh: Perusahaan A dan B sama-sama menghasilkan laba 1.000.000 baht:
Mengapa A lebih tinggi? Karena jumlah saham lebih sedikit, laba tersebar ke lebih sedikit saham
Ada juga kasus jumlah saham sama, tetapi laba berbeda:
Keduanya EPS sama, tetapi D menghasilkan laba lebih besar
EPS digunakan untuk apa saja
1. Rasio PE (Price-to-Earnings Ratio)
PE Ratio = Harga saham / EPS
Memberitahu Anda berapa kali lipat laba harus digunakan untuk membeli saham
Contoh: Harga saham 100 baht, EPS = 10 baht → PE Ratio = 10 kali (harus membayar 10 tahun laba untuk balik modal)
PE Ratio rendah ≠ selalu baik. Harus dibandingkan dengan PE ratio saham lain dalam industri yang sama
2. Pertumbuhan EPS (EPS Growth)
EPS Growth = (EPS tahun ini - EPS tahun lalu) / EPS tahun lalu × 100%
Mengindikasikan berapa persen laba per saham meningkat atau menurun dari tahun ke tahun
Contoh: EPS tahun 2022 = 12 baht, EPS tahun 2021 = 8 baht → Pertumbuhan = (12 - 8) / 8 × 100 = 50% naik
EPS Growth positif = perusahaan tumbuh, EPS Growth negatif = perusahaan menyusut
( 3. Rasio Pembagian Dividen )Dividend Payout Ratio(
Dividend Payout Ratio = )Dividen per saham / EPS### × 100%
Menggambarkan berapa persen laba yang dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham
Contoh: Dividen 10.000.000 baht, laba 50.000.000 baht → Payout Ratio = 20% (Perusahaan membagikan 20% laba kepada pemegang saham, sisanya 80% untuk ekspansi)
Basic EPS vs Diluted EPS vs Adjusted EPS: Apa bedanya
( Basic EPS )Dasar###
Angka EPS biasa yang diperoleh dari: laba bersih ÷ jumlah saham yang beredar
Digunakan jika perusahaan tidak memiliki hak untuk membeli saham tambahan (warrant, option)
( Diluted EPS )Dilusi###
Memperhitungkan potensial saham seperti warrant, opsi saham, obligasi konversi
Jika semua opsi ini digunakan, jumlah saham akan bertambah → EPS menurun
Diluted EPS ≤ Basic EPS selalu (lebih rendah)
( Adjusted EPS )Disesuaikan###
Mengoreksi nilai EPS dengan mengeluarkan pengaruh fluktuasi sementara, seperti:
Digunakan agar gambaran “laba dari operasi normal” menjadi lebih jelas
Keterbatasan: Mengapa EPS bukan satu-satunya indikator
( 1. EPS bisa dimanipulasi )Manipulate### oleh perusahaan
Perusahaan bisa membeli kembali saham (Stock Buyback) untuk mengurangi jumlah saham → EPS meningkat tanpa benar-benar meningkatkan laba
Contoh: Perusahaan ABC laba tetap 100 juta, tetapi membeli kembali setengah saham → EPS menjadi dua kali lipat, padahal tidak ada pertumbuhan nyata
( 2. Tidak mencerminkan risiko
EPS tinggi ≠ investasi aman
Jika perusahaan berhutang tinggi, arus kas buruk, investasi tetap berisiko
) 3. Data masa lalu, bukan masa depan
EPS yang diumumkan adalah data tahun lalu, bisa berubah sesuai kondisi pasar
4. Perlu perbandingan, bukan hanya melihat satu angka
Misalnya PTT EPS 3,19 baht, apakah bagus? Harus dibandingkan dengan EPS perusahaan minyak lain atau EPS PTT tahun sebelumnya
Bagaimana EPS yang baik
Tidak ada “EPS bagus” secara universal. Harus dilihat dalam konteks:
EPS yang baik adalah EPS yang menunjukkan tren meningkat secara konsisten, dengan data arus kas yang baik dan pengelolaan utang yang baik
Cara menggunakan EPS dalam pengambilan keputusan investasi
Langkah 1: Bandingkan EPS
Pelajari EPS perusahaan yang diminati dengan perusahaan pesaing di industri
Langkah 2: Perhatikan tren
Lihat EPS selama 3-5 tahun terakhir untuk mengetahui arah pergerakannya ###Naik, Turun, atau Fluktuatif###
( Langkah 3: Cari penyebab perubahan
Jika EPS menurun, kemungkinan karena:
( Langkah 4: Gabungkan dengan indikator lain
Gunakan EPS bersama PE ratio, Debt-to-Equity, Cash flow, ROA, ROE
Jangan hanya bergantung pada EPS saja untuk pengambilan keputusan
Kesimpulan: EPS adalah alat, bukan jawaban tunggal
Laba per saham )EPS### adalah indikator keuangan dasar yang membantu investor menilai seberapa baik perusahaan beroperasi per saham yang diinvestasikan
Namun EPS saja tidak cukup. Harus dilihat juga:
Investor cerdas menggunakan EPS sebagai titik awal analisis, tetapi tidak berhenti di situ. Keputusan investasi yang baik harus melihat gambaran lengkap dan data dari berbagai aspek.