#链上应用与预测市场 Melihat prediksi Vitalik ini, reaksi pertama saya adalah familiar sekaligus asing. Familiar karena argumen "teknologi akhirnya akan menyelesaikan semuanya" ini sudah sering didengar di komunitas ini; asing karena kali ini dia berbicara dengan bobot yang luar biasa.
Teringat gelombang ICO tahun 2017, berapa banyak proyek yang mengumumkan "smart contract akan mengubah dunia" dan mengumpulkan puluhan juta dolar, lalu apa hasilnya? Insiden The DAO, celah di dompet Parity, dan tak terhitung "celah kontrak berjuta-juta" membuat kita menyadari satu fakta—kerentanan kode bukan bug, melainkan takdir. Banyak proyek yang gagal di masa itu, banyak yang mati karena takdir ini.
Namun, apa yang Vitalik katakan tentang kode tanpa bug sebenarnya berbicara tentang verifikasi formal dan keabsahan yang dapat dibuktikan. Ini bukan khayalan. Beberapa tahun terakhir, mulai dari model sumber daya bahasa Move, mekanisme keamanan memori Rust, hingga kemajuan penerapan zero-knowledge proof di blockchain—kita memang sedang mendekati arah ini satu langkah demi satu langkah. Hanya saja, biayanya adalah perpanjangan siklus pengembangan dan performa yang dikorbankan di beberapa skenario.
Pertanyaan utama adalah: apakah pada tahun 2030, teknologi ini benar-benar akan menjadi arus utama? Atau hanya akan ada di aplikasi dengan kebutuhan keamanan mutlak saja? Saya cenderung ke yang terakhir. Melihat sejarah pasar prediksi, kita tahu bahwa antara inovasi teknologi dan penerapan praktis seringkali terpisah oleh sebuah jurang bernama "insentif ekonomi". Kode tanpa bug mungkin menjadi kenyataan, tetapi apakah biaya penggunaannya dapat diterima pasar, itu adalah cerita lain.
Dalam siklus ini, saya lebih peduli siapa yang bisa bertahan dalam proses pergeseran ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#链上应用与预测市场 Melihat prediksi Vitalik ini, reaksi pertama saya adalah familiar sekaligus asing. Familiar karena argumen "teknologi akhirnya akan menyelesaikan semuanya" ini sudah sering didengar di komunitas ini; asing karena kali ini dia berbicara dengan bobot yang luar biasa.
Teringat gelombang ICO tahun 2017, berapa banyak proyek yang mengumumkan "smart contract akan mengubah dunia" dan mengumpulkan puluhan juta dolar, lalu apa hasilnya? Insiden The DAO, celah di dompet Parity, dan tak terhitung "celah kontrak berjuta-juta" membuat kita menyadari satu fakta—kerentanan kode bukan bug, melainkan takdir. Banyak proyek yang gagal di masa itu, banyak yang mati karena takdir ini.
Namun, apa yang Vitalik katakan tentang kode tanpa bug sebenarnya berbicara tentang verifikasi formal dan keabsahan yang dapat dibuktikan. Ini bukan khayalan. Beberapa tahun terakhir, mulai dari model sumber daya bahasa Move, mekanisme keamanan memori Rust, hingga kemajuan penerapan zero-knowledge proof di blockchain—kita memang sedang mendekati arah ini satu langkah demi satu langkah. Hanya saja, biayanya adalah perpanjangan siklus pengembangan dan performa yang dikorbankan di beberapa skenario.
Pertanyaan utama adalah: apakah pada tahun 2030, teknologi ini benar-benar akan menjadi arus utama? Atau hanya akan ada di aplikasi dengan kebutuhan keamanan mutlak saja? Saya cenderung ke yang terakhir. Melihat sejarah pasar prediksi, kita tahu bahwa antara inovasi teknologi dan penerapan praktis seringkali terpisah oleh sebuah jurang bernama "insentif ekonomi". Kode tanpa bug mungkin menjadi kenyataan, tetapi apakah biaya penggunaannya dapat diterima pasar, itu adalah cerita lain.
Dalam siklus ini, saya lebih peduli siapa yang bisa bertahan dalam proses pergeseran ini.