Sebagai mata uang cadangan global, dolar AS memiliki mekanisme siklus yang unik. Amerika Serikat terus-menerus mencetak dolar AS, memanfaatkan posisi unggulnya sebagai mata uang cadangan, dan menyalurkan tekanan inflasi ke seluruh dunia. Dolar ini digunakan untuk membeli barang murah dari China, menjaga konsumsi domestik tetap murah dan melimpah.
China kemudian mengekstrak dolar yang masuk ini dengan membeli obligasi pemerintah AS dalam jumlah besar, aliran balik ini menjaga keseimbangan seluruh sistem. Kepemilikan obligasi pemerintah China dan cadangan dolar memastikan biaya pembiayaan AS tetap relatif stabil, sekaligus mendukung peran dolar sebagai media transaksi global.
Siklus penguatan diri ini telah berjalan cukup lancar selama beberapa dekade—dolar menguat, barang menjadi murah, obligasi stabil, dan ketiganya membentuk rantai umpan balik yang erat. Posisi unggul dolar memungkinkan AS untuk memanfaatkan kebijakan moneter dalam mengarahkan aliran modal global, sementara ekonomi lain menempati posisi mereka dalam sistem ini. Memahami kerangka ini sangat penting untuk memahami arus modal global dan fluktuasi harga komoditas utama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
25 Suka
Hadiah
25
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropF5Bro
· 01-09 13:52
Sederhananya, mesin pencetak dolar tidak pernah berhenti, inflasi dilemparkan ke seluruh dunia, kita yang membayar harganya
China kembali mengalirkan dolar ke obligasi AS, siklus ini sangat luar biasa, benar-benar permainan para pemilik kepentingan
Kalau menurut saya, sistem ini pasti akan runtuh suatu saat nanti, tinggal siapa yang bisa bertahan sampai akhir
Ngomong-ngomong, kalau mau memahami logika ini, harus paham bagaimana modal mengalir, kalau tidak ya jadi rakyat jelata
Kalian bilang, berapa lama lagi hegemoni dolar bisa bertahan? Rasanya angin sedang berubah
Lihat AsliBalas0
GrayscaleArbitrageur
· 01-09 06:51
Singkatnya, Amerika Serikat mencetak uang dan seluruh dunia harus mengikuti, berapa lama sistem ini bisa bertahan benar-benar menjadi pertanyaan yang menggantung
Lihat AsliBalas0
ImpermanentTherapist
· 01-09 06:48
Tidak salah, tetapi sistem ini sudah mulai retak... Federal Reserve tidak selalu menaikkan suku bunga, aliran modal pun sudah berubah
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-09 06:42
Singkatnya, ini adalah permainan menguntungkan Amerika Serikat, sekarang sistem ini hampir tidak bisa dimainkan lagi
Siklus ini pasti akan runtuh, semua negara sedang mengurangi ketergantungan pada dolar
Jadi Bitcoin adalah penyimpan nilai yang sebenarnya, tidak terpengaruh oleh permainan ini
Membeli begitu banyak obligasi pemerintah untuk apa, lebih baik menyimpan BTC
Langkah China ini sebenarnya agak pasif, sekarang sudah paham kan
Keuangan bebas yang sejati harus memecahkan sistem ini
Mengapa masih ada yang percaya dolar akan selalu stabil, pola pikirnya terlalu kecil
Itulah mengapa harus memegang aset keras, jangan cuma menumpuk uang kertas
Logika dasar dari operasi ekonomi global
Sebagai mata uang cadangan global, dolar AS memiliki mekanisme siklus yang unik. Amerika Serikat terus-menerus mencetak dolar AS, memanfaatkan posisi unggulnya sebagai mata uang cadangan, dan menyalurkan tekanan inflasi ke seluruh dunia. Dolar ini digunakan untuk membeli barang murah dari China, menjaga konsumsi domestik tetap murah dan melimpah.
China kemudian mengekstrak dolar yang masuk ini dengan membeli obligasi pemerintah AS dalam jumlah besar, aliran balik ini menjaga keseimbangan seluruh sistem. Kepemilikan obligasi pemerintah China dan cadangan dolar memastikan biaya pembiayaan AS tetap relatif stabil, sekaligus mendukung peran dolar sebagai media transaksi global.
Siklus penguatan diri ini telah berjalan cukup lancar selama beberapa dekade—dolar menguat, barang menjadi murah, obligasi stabil, dan ketiganya membentuk rantai umpan balik yang erat. Posisi unggul dolar memungkinkan AS untuk memanfaatkan kebijakan moneter dalam mengarahkan aliran modal global, sementara ekonomi lain menempati posisi mereka dalam sistem ini. Memahami kerangka ini sangat penting untuk memahami arus modal global dan fluktuasi harga komoditas utama.