CLO ini menarik. Selama trader ritel tidak mengikuti tren short-selling dan posisi short berkurang, bandar tidak akan bisa terus menekan harga untuk menjual. Sebaliknya, daripada mengikuti tren short, lebih baik bersabar dan menunggu. Tunggu mereka tidak mampu mempertahankan level harga ini dan mulai merugi, biaya pembiayaan dari negatif menjadi positif, dan harga turun seperti air terjun, itu baru peluang untuk masuk. Jangan selalu terjebak dalam skema yang berulang-ulang, pasar selalu dalam permainan, kadang-kadang senjata terkuat adalah tidak melakukan apa-apa—menunggu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LongTermDreamer
· 01-14 05:59
Benar sekali, ini adalah pemahaman terbesar saya selama tiga tahun—shorting mudah terkena kerugian, lebih baik bersantai dan menunggu. Saham CLO ini memang menarik, semakin gila retail mengejar short, semakin besar peluang bandar. Saya sekarang sedang menunggu, menunggu tingkat biaya pembiayaan kembali positif, saat harga benar-benar turun, saat itulah saat saya masuk. Sejarah selalu berulang, setiap siklus seperti ini, jangan terburu-buru, jangan terburu-buru.
Lihat AsliBalas0
MetadataExplorer
· 01-13 23:42
Benar sekali, gelombang CLO ini memang harus melihat pola permainan bandar. Jika retail bersama-sama melakukan short, maka mereka akan tertipu, saat biaya pembiayaan kembali menjadi positif adalah saat yang benar-benar peluang, saat ini hanya tinggal menunggu.
Lihat AsliBalas0
ZkProofPudding
· 01-11 09:51
Pernyataan yang masuk akal. Retail investor yang ikut-ikutan melakukan short malah menjadi pembantu bagi bandar, sudah berapa kali pola ini dimainkan. Daripada ikut-ikutan dipotong, lebih baik santai menonton, menunggu saat biaya pendanaan berbalik arah baru bertindak.
Lihat AsliBalas0
GasWaster
· 01-11 09:47
nah fr, ini cuma menunggu pembalikan tingkat pendanaan negatif sambil melihat basis biaya Anda menyusut... pernah di sana, bayar biaya jembatan untuk kebijaksanaan itu lmao
Lihat AsliBalas0
SignatureCollector
· 01-11 09:42
Eh, tidak benar, logika ini sebenarnya adalah bandar judi yang pertama kali tidak mampu bertahan, tetapi siapa yang bisa menjamin bahwa trader ritel benar-benar tidak ikut-ikutan? Saya lihat di grup setengah orang sedang melakukan short CLO.
Lihat AsliBalas0
WagmiWarrior
· 01-11 09:41
Tidak ada yang salah, hanya saja terlalu banyak orang yang suka mengikuti tren dan akhirnya tertipu. Saya hanya menunggu hari ketika mereka sendiri tidak mampu bertahan.
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-11 09:39
Tunggu, logika ini terdengar tidak salah... tapi berapa banyak yang benar-benar bisa tahan dan tidak bergerak?
Lihat AsliBalas0
DataPickledFish
· 01-11 09:34
Aduh, logikanya nggak ada masalah, cuma tinggal nunggu bandar sendiri yang kolaps
CLO ini menarik. Selama trader ritel tidak mengikuti tren short-selling dan posisi short berkurang, bandar tidak akan bisa terus menekan harga untuk menjual. Sebaliknya, daripada mengikuti tren short, lebih baik bersabar dan menunggu. Tunggu mereka tidak mampu mempertahankan level harga ini dan mulai merugi, biaya pembiayaan dari negatif menjadi positif, dan harga turun seperti air terjun, itu baru peluang untuk masuk. Jangan selalu terjebak dalam skema yang berulang-ulang, pasar selalu dalam permainan, kadang-kadang senjata terkuat adalah tidak melakukan apa-apa—menunggu.