Pasar saham sering kali memberi penghargaan kepada pemikiran kontra. Prinsip terkenal dari investor ternama Warren Buffett menyarankan untuk memposisikan diri berlawanan dengan sentimen kerumunan yang sedang berlaku—beli saat pesimisme mencapai puncaknya, hindari saat optimisme sedang tinggi. Salah satu alat praktis untuk mengidentifikasi momen-momen ketakutan ekstrem ini adalah Indeks Kekuatan Relatif, sebuah pengukur momentum yang beroperasi pada skala 0-100.
Memahami Wilayah Jual Berlebihan Melalui RSI
Indeks Kekuatan Relatif berfungsi sebagai osilator momentum, dengan pembacaan di bawah 30 menandakan kondisi jual berlebihan—momen ketika tekanan jual mungkin telah mencapai tingkat yang tidak berkelanjutan. Selama aktivitas perdagangan terakhir, Altria Group Inc (ticker: MO) menyentuh zona jual berlebihan ini dengan pembacaan RSI sebesar 27,9, setelah turun ke $55,01 per saham. Untuk konteks, ETF pasar yang lebih luas, S&P 500 (SPY), menunjukkan RSI sebesar 62,7, menunjukkan dinamika yang sangat berbeda dalam momentum saham individual.
Apa Makna Pengaturan Teknis Ini bagi Trader
Dari sudut pandang teknis, ketika sebuah sekuritas masuk ke wilayah jual berlebihan seperti yang dilakukan MO, ini dapat menunjukkan bahwa penjualan terakhir telah kehabisan tenaga. Divergensi antara kelemahan saham dan kekuatan relatif pasar ini bisa menarik bagi trader oportunistik yang mencari titik masuk yang menguntungkan. Penurunan ke $55,01 berada di dekat ujung bawah rentang 52 minggu Altria, di mana saham mencapai titik terendahnya di $50,08, dengan puncak tahun ini di $68,60.
Memahami bagaimana Indeks Kekuatan Relatif berfungsi membantu trader mengenali momen ketika psikologi pasar berubah. Sinyal teknis ini tidak menjamin hasil, tetapi menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi saat ekstrem sentimen menciptakan peluang potensial.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ketika Indikator Teknis Menunjukkan Sinyal Jual Berlebihan: Panduan untuk Indeks Kekuatan Relatif
Pasar saham sering kali memberi penghargaan kepada pemikiran kontra. Prinsip terkenal dari investor ternama Warren Buffett menyarankan untuk memposisikan diri berlawanan dengan sentimen kerumunan yang sedang berlaku—beli saat pesimisme mencapai puncaknya, hindari saat optimisme sedang tinggi. Salah satu alat praktis untuk mengidentifikasi momen-momen ketakutan ekstrem ini adalah Indeks Kekuatan Relatif, sebuah pengukur momentum yang beroperasi pada skala 0-100.
Memahami Wilayah Jual Berlebihan Melalui RSI
Indeks Kekuatan Relatif berfungsi sebagai osilator momentum, dengan pembacaan di bawah 30 menandakan kondisi jual berlebihan—momen ketika tekanan jual mungkin telah mencapai tingkat yang tidak berkelanjutan. Selama aktivitas perdagangan terakhir, Altria Group Inc (ticker: MO) menyentuh zona jual berlebihan ini dengan pembacaan RSI sebesar 27,9, setelah turun ke $55,01 per saham. Untuk konteks, ETF pasar yang lebih luas, S&P 500 (SPY), menunjukkan RSI sebesar 62,7, menunjukkan dinamika yang sangat berbeda dalam momentum saham individual.
Apa Makna Pengaturan Teknis Ini bagi Trader
Dari sudut pandang teknis, ketika sebuah sekuritas masuk ke wilayah jual berlebihan seperti yang dilakukan MO, ini dapat menunjukkan bahwa penjualan terakhir telah kehabisan tenaga. Divergensi antara kelemahan saham dan kekuatan relatif pasar ini bisa menarik bagi trader oportunistik yang mencari titik masuk yang menguntungkan. Penurunan ke $55,01 berada di dekat ujung bawah rentang 52 minggu Altria, di mana saham mencapai titik terendahnya di $50,08, dengan puncak tahun ini di $68,60.
Memahami bagaimana Indeks Kekuatan Relatif berfungsi membantu trader mengenali momen ketika psikologi pasar berubah. Sinyal teknis ini tidak menjamin hasil, tetapi menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi saat ekstrem sentimen menciptakan peluang potensial.