Banyak orang melakukan trading, tetapi yang selalu menjadi hambatan bukanlah teknik.



Kamu akan melihat grafik K, memahami indikator, memiliki metodologi, tetapi saat menghadapi pasar, tetap saja mudah tergoda, mudah terbawa suasana, dan merasa harus membuktikan bahwa keputusanmu benar. Tampaknya ini masalah teknik, padahal sebenarnya ini masalah psikologi.

Aku telah bertemu banyak trader handal, mereka memiliki satu kesamaan: bukan setiap hari mereka terpaku di layar, malah sebagian besar waktu mereka menunggu. Menunggu apa? Menunggu peluang yang benar-benar milik mereka. Di waktu lain, mereka tenang memegang aset atau tidak berposisi. Banyak orang tidak bisa menerima ini, menganggap tidak berposisi adalah pemborosan, melihat pasar ingin ikut serta. Akibatnya sering melakukan trading frekuensi tinggi, kerugian pun tinggi frekuensi.

Bisakah kamu membiarkan dirimu melewatkan satu gelombang pasar? Ini bukan soal teknik, tetapi mental.

Tentang review, kebanyakan orang hanya melihat di mana kesalahan dari sisi teknikal. Tapi yang lebih berharga adalah mencatat jurnal trading—tidak hanya mencatat titik beli/jual, tetapi juga menulis apa yang sedang dipikirkan saat itu, apakah panik, dan apa yang sedang dipusingkan. Lama kelamaan, saat kamu membacanya kembali, kamu akan menyadari harga sudah lupa, tetapi kondisi psikologis saat itu tetap jelas di ingatan.

Dengan refleksi seperti ini dalam jangka panjang, pola akan terbentuk. Kapan mudah tergoda? Kapan paling mudah terbawa suasana? Dalam kondisi apa justru bisa tetap tenang? Kesadaran diri ini, lebih berharga daripada indikator apa pun.

Kadang satu kalimat, satu komunikasi, satu ide, bisa tiba-tiba berguna di titik tertentu pasar. Banyak prinsip yang terdengar sederhana, tetapi baru benar-benar dipahami setelah mengalami kerugian.

Akhirnya kamu akan mengerti, bahwa dalam trading, yang dikalahkan bukan pasar, tetapi diri sendiri. Jika pengelolaan emosi sudah baik, trading pun menjadi lebih ringan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
GhostWalletSleuthvip
· 01-13 18:57
Membuka posisi kosong juga bisa menghasilkan uang, tergantung apakah kamu menyadarinya atau tidak
Lihat AsliBalas0
StakeTillRetirevip
· 01-12 19:50
Saya akan membuat 5 komentar dengan gaya berbeda yang mendekati platform sosial nyata: --- Benar sekali, menahan posisi kosong adalah pelajaran tersulit --- Orang yang setiap hari memantau pasar pasti datang untuk mengumpulkan uang, saya sekarang sedang santai saja --- Catatan evaluasi benar-benar menyelamatkan saya, saya lihat kembali betapa bodohnya saya saat itu --- Penyakit tangan gatal ini, harus rugi satu kali baru bisa sembuh --- Para ahli semua sedang menunggu, kita semua sedang berjudi
Lihat AsliBalas0
FloorSweepervip
· 01-12 19:46
nah ini adalah tempat kebanyakan ritel salah paham... disiplin mengalahkan indikator setiap saat, serius banget
Lihat AsliBalas0
SnapshotLaborervip
· 01-12 19:39
Benar-benar, bagian kosongkan posisi menyentuh saya, selalu merasa tidak melakukan apa-apa adalah membuang peluang, hasilnya adalah sering memotong kerugian. Operasi frekuensi tinggi adalah yang paling cepat merugi, saya belajar ini dari uang hasil kerja keras. Gatal ingin trading memang penyakit, harus diobati. Melihat pasar setiap hari adalah trading bunuh diri, harus belajar untuk menutup mata dan menunggu. Mencatat jurnal trading memang sangat membantu, melihat kekeliruan masa lalu membuat saya merasa seperti orang bodoh. Semua orang mengerti, tapi saat melakukannya lupa semuanya, intinya tetap harus mengalami kerugian besar beberapa kali. Emosi ini lebih mampu menentukan akun Anda daripada garis K. Setiap kali mengalami kerugian, setelah melakukan review baru sadar, sebenarnya bukan salah melihat pasar, melainkan tidak mampu mengendalikan diri sendiri.
Lihat AsliBalas0
StillBuyingTheDipvip
· 01-12 19:27
Benar sekali, saya memang tipe orang yang setiap hari memantau pasar. Baru menyadari bahwa menahan posisi kosong juga merupakan sebuah transaksi. Itulah sebabnya saya selalu mengalami kerugian dengan frekuensi tinggi. Memang harus menulis catatan, hanya melihat garis K saja tidak akan ingat apa yang ada di pikiran saat itu. Mental adalah batas tertinggi, teknologi sebenarnya tidak begitu berharga. Yang paling ditakuti adalah melewatkan peluang, dan sering melakukan operasi yang merusak diri sendiri. Semua ini adalah perang antara satu orang dan orang lain, bukan melawan pasar.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)