Perusahaan teknologi raksasa semakin kompetitif di jalur AI, dan Apple akhirnya mengumumkan langkah strategis utama mereka. Berdasarkan berita terbaru, Apple telah memilih Gemini dari Google sebagai mesin AI inti, dan kedua belah pihak menandatangani perjanjian kerjasama selama bertahun-tahun untuk meningkatkan Siri dan produk Apple lainnya menjadi asisten pintar dengan kemampuan AI generatif yang lebih kuat.
Logika di balik keputusan ini sangat jelas—setelah evaluasi menyeluruh, Apple memutuskan bahwa performa Google dalam model bahasa besar dan teknologi cloud paling memenuhi kebutuhan mereka. Dengan kata lain, Gemini dari Google akan menjadi fondasi teknologi untuk "Apple Foundation Models" milik Apple, dan menjadi dasar bagi pengalaman produk di masa depan.
Yang menarik, kolaborasi ini juga mencerminkan kondisi industri AI saat ini: bahkan perusahaan teknologi sebesar Apple pun, dalam menghadapi bidang baru model besar, mencari kerjasama mendalam dengan tim profesional. Dengan mengintegrasikan teknologi Gemini dari Google, Apple dapat lebih cepat menghadirkan pengalaman yang benar-benar cerdas bagi pengguna—mulai dari kemampuan percakapan Siri, hingga lebih banyak skenario aplikasi AI di ekosistem Apple.
Apa arti dari langkah ini? Singkatnya, perlombaan persenjataan AI sedang mengubah pola industri teknologi secara keseluruhan. Siapa yang mampu menguasai teknologi model besar paling canggih, dia akan memiliki keunggulan dalam inovasi produk berikutnya. Pilihan Apple membuktikan satu hal: bahkan raksasa industri pun perlu mencari sekutu terkuat di medan perang baru AI ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkInTheRoad
· 01-15 19:20
Jelasnya, Apple tidak punya cara lain, harus mengandalkan dukungan dari Google, haha
Lihat AsliBalas0
MetaReckt
· 01-15 18:01
Apple benar-benar menyerah dan menyerah, apakah mereka tidak bisa membuat sendiri atau bagaimana
Lihat AsliBalas0
MetaMaskVictim
· 01-15 06:05
Apakah Apple masih harus bergantung pada Google? Sekarang semua orang sudah melihat dengan jelas, model besar buatan sendiri tidak semudah itu
Lihat AsliBalas0
ChainDetective
· 01-12 19:55
Apakah Apple memilih Google Gemini? Menunjukkan bahwa AI kali ini benar-benar tidak memiliki jalan keluar lagi, perusahaan besar harus bergandengan tangan agar bisa bertahan
Lihat AsliBalas0
Gm_Gn_Merchant
· 01-12 19:55
Apple tetap harus mengandalkan Google, ini cukup ironis
Lihat AsliBalas0
AirdropCollector
· 01-12 19:52
Apple menyerah, atau Gemini terlalu kuat? Jujur saja, agak sedikit terkejut.
Lihat AsliBalas0
HorizonHunter
· 01-12 19:44
Apple benar-benar tidak bisa mengembangkan model besar mereka sendiri, harus bergantung pada Google sebagai cadangan
Lihat AsliBalas0
ForkYouPayMe
· 01-12 19:43
Ah, Apple kembali bergantung pada Google, di mana model besar mereka sendiri?
Lihat AsliBalas0
SelfRugger
· 01-12 19:34
Langkah ini dari Apple sebenarnya adalah mengaku kalah, jika tidak bisa membuat sendiri maka harus mengandalkan Google
Perusahaan teknologi raksasa semakin kompetitif di jalur AI, dan Apple akhirnya mengumumkan langkah strategis utama mereka. Berdasarkan berita terbaru, Apple telah memilih Gemini dari Google sebagai mesin AI inti, dan kedua belah pihak menandatangani perjanjian kerjasama selama bertahun-tahun untuk meningkatkan Siri dan produk Apple lainnya menjadi asisten pintar dengan kemampuan AI generatif yang lebih kuat.
Logika di balik keputusan ini sangat jelas—setelah evaluasi menyeluruh, Apple memutuskan bahwa performa Google dalam model bahasa besar dan teknologi cloud paling memenuhi kebutuhan mereka. Dengan kata lain, Gemini dari Google akan menjadi fondasi teknologi untuk "Apple Foundation Models" milik Apple, dan menjadi dasar bagi pengalaman produk di masa depan.
Yang menarik, kolaborasi ini juga mencerminkan kondisi industri AI saat ini: bahkan perusahaan teknologi sebesar Apple pun, dalam menghadapi bidang baru model besar, mencari kerjasama mendalam dengan tim profesional. Dengan mengintegrasikan teknologi Gemini dari Google, Apple dapat lebih cepat menghadirkan pengalaman yang benar-benar cerdas bagi pengguna—mulai dari kemampuan percakapan Siri, hingga lebih banyak skenario aplikasi AI di ekosistem Apple.
Apa arti dari langkah ini? Singkatnya, perlombaan persenjataan AI sedang mengubah pola industri teknologi secara keseluruhan. Siapa yang mampu menguasai teknologi model besar paling canggih, dia akan memiliki keunggulan dalam inovasi produk berikutnya. Pilihan Apple membuktikan satu hal: bahkan raksasa industri pun perlu mencari sekutu terkuat di medan perang baru AI ini.