Mari kita mulai dengan konsep dasar. P2P linkage — adalah algoritma operasi berurutan yang memungkinkan mendapatkan pendapatan dari satu siklus lengkap arbitrase cryptocurrency. Intinya sederhana: Anda melakukan pemindahan modal dari titik A ke titik B, menggunakan skema interaksi P2P yang sudah ada antara para peserta.
Siklus pergerakan dana
Ketika berbicara tentang lingkaran P2P, yang dimaksud adalah perputaran penuh dana melalui beberapa linkage berturut-turut. Logika penamaannya jelas: modal beredar dalam rantai tertutup. Setelah siklus pertama selesai, segera dimulai siklus kedua, lalu ketiga, dan proses ini diulang sebanyak yang menguntungkan arbitraseur.
Penerapan praktis
Sistem semacam ini memungkinkan memaksimalkan kapasitas transfer modal melalui berbagai pasangan perdagangan. Setiap putaran adalah peluang untuk mengamankan selisih kurs atau komisi.
Jangan lupa tentang volatilitas pasangan. Misalnya, kurs USD/RUB terus berfluktuasi, dan trader berpengalaman memanfaatkan fluktuasi ini untuk mengoptimalkan P2P linkage mereka.
Kesimpulan utama: memahami mekanisme siklus P2P adalah keterampilan penting bagi siapa saja yang ingin bekerja secara profesional dengan arbitrase cryptocurrency.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara kerja pasangan P2P dalam arbitrase kripto?
Mari kita mulai dengan konsep dasar. P2P linkage — adalah algoritma operasi berurutan yang memungkinkan mendapatkan pendapatan dari satu siklus lengkap arbitrase cryptocurrency. Intinya sederhana: Anda melakukan pemindahan modal dari titik A ke titik B, menggunakan skema interaksi P2P yang sudah ada antara para peserta.
Siklus pergerakan dana
Ketika berbicara tentang lingkaran P2P, yang dimaksud adalah perputaran penuh dana melalui beberapa linkage berturut-turut. Logika penamaannya jelas: modal beredar dalam rantai tertutup. Setelah siklus pertama selesai, segera dimulai siklus kedua, lalu ketiga, dan proses ini diulang sebanyak yang menguntungkan arbitraseur.
Penerapan praktis
Sistem semacam ini memungkinkan memaksimalkan kapasitas transfer modal melalui berbagai pasangan perdagangan. Setiap putaran adalah peluang untuk mengamankan selisih kurs atau komisi.
Jangan lupa tentang volatilitas pasangan. Misalnya, kurs USD/RUB terus berfluktuasi, dan trader berpengalaman memanfaatkan fluktuasi ini untuk mengoptimalkan P2P linkage mereka.
Kesimpulan utama: memahami mekanisme siklus P2P adalah keterampilan penting bagi siapa saja yang ingin bekerja secara profesional dengan arbitrase cryptocurrency.