Seiring mendekatnya rilis data ekonomi penting, pasar obligasi AS mengalami penyesuaian yang jelas. Berdasarkan harga terbaru dari Tradeweb, imbal hasil obligasi AS dengan berbagai tenor menunjukkan penurunan yang berbeda-beda: imbal hasil obligasi 2 tahun turun ke 3.458%, turun 1.4 basis poin; imbal hasil 10 tahun turun ke 4.141%, turun 3.7 basis poin; dan imbal hasil 30 tahun tercatat di 4.823%, turun 4.2 basis poin.
Sentimen Investor Berubah Menjadi Konservatif
Kudotrade analis Konstantinos Chrysikos menunjukkan bahwa peserta pasar saat ini mengambil sikap konservatif, menunggu rilis data ekonomi yang padat berikutnya. Sikap berhati-hati ini tercermin langsung dalam tren imbal hasil obligasi AS, terutama penurunan yang lebih signifikan pada obligasi jangka panjang, mencerminkan penilaian ulang investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve di masa depan.
Menurut laporan Odaily Planet Daily, selama sesi perdagangan siang hari di Eropa hari ini, imbal hasil obligasi AS mengalami penurunan yang lebih tajam, dan sensitivitas pasar terhadap data ekonomi selanjutnya meningkat secara signifikan.
Data Ekonomi yang Akan Dirilis Segera Menjadi Fokus Pasar
Data ekonomi yang akan dirilis selanjutnya seperti PMI jasa ISM, laporan ketenagakerjaan ADP, dan data lowongan pekerjaan JOLTS akan menjadi pusat perhatian pasar. Data-data ini secara langsung mempengaruhi penilaian pasar terhadap kecenderungan kebijakan Federal Reserve.
Berdasarkan data harga pasar uang dari LSEG, investor saat ini memperkirakan Federal Reserve akan melakukan dua kali penurunan suku bunga dalam tahun ini. Ekspektasi ini secara langsung mempengaruhi logika perdagangan di pasar obligasi, dan penurunan imbal hasil obligasi AS mencerminkan penyesuaian kembali terhadap ekspektasi penurunan suku bunga.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ekspektasi Kebijakan Federal Reserve Menggerakkan Pergerakan Imbal Hasil Obligasi AS yang Berbeda-beda
Seiring mendekatnya rilis data ekonomi penting, pasar obligasi AS mengalami penyesuaian yang jelas. Berdasarkan harga terbaru dari Tradeweb, imbal hasil obligasi AS dengan berbagai tenor menunjukkan penurunan yang berbeda-beda: imbal hasil obligasi 2 tahun turun ke 3.458%, turun 1.4 basis poin; imbal hasil 10 tahun turun ke 4.141%, turun 3.7 basis poin; dan imbal hasil 30 tahun tercatat di 4.823%, turun 4.2 basis poin.
Sentimen Investor Berubah Menjadi Konservatif
Kudotrade analis Konstantinos Chrysikos menunjukkan bahwa peserta pasar saat ini mengambil sikap konservatif, menunggu rilis data ekonomi yang padat berikutnya. Sikap berhati-hati ini tercermin langsung dalam tren imbal hasil obligasi AS, terutama penurunan yang lebih signifikan pada obligasi jangka panjang, mencerminkan penilaian ulang investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve di masa depan.
Menurut laporan Odaily Planet Daily, selama sesi perdagangan siang hari di Eropa hari ini, imbal hasil obligasi AS mengalami penurunan yang lebih tajam, dan sensitivitas pasar terhadap data ekonomi selanjutnya meningkat secara signifikan.
Data Ekonomi yang Akan Dirilis Segera Menjadi Fokus Pasar
Data ekonomi yang akan dirilis selanjutnya seperti PMI jasa ISM, laporan ketenagakerjaan ADP, dan data lowongan pekerjaan JOLTS akan menjadi pusat perhatian pasar. Data-data ini secara langsung mempengaruhi penilaian pasar terhadap kecenderungan kebijakan Federal Reserve.
Berdasarkan data harga pasar uang dari LSEG, investor saat ini memperkirakan Federal Reserve akan melakukan dua kali penurunan suku bunga dalam tahun ini. Ekspektasi ini secara langsung mempengaruhi logika perdagangan di pasar obligasi, dan penurunan imbal hasil obligasi AS mencerminkan penyesuaian kembali terhadap ekspektasi penurunan suku bunga.