Asisten AI X, Grok, kini berada di bawah pengawasan resmi dari otoritas Inggris. Regulator keselamatan online independen negara tersebut, Ofcom, memulai penyelidikan resmi pada hari Senin untuk menentukan apakah chatbot tersebut digunakan sebagai senjata untuk menghasilkan konten seksual eksplisit yang menggambarkan wanita dan anak di bawah umur. Penyidikan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang perlindungan AI generatif di platform utama—khususnya, seberapa baik sistem moderasi konten dapat mengikuti kemampuan AI yang berkembang pesat. Bagi komunitas crypto dan Web3, perkembangan ini menegaskan tren yang lebih luas: regulator di seluruh dunia meningkatkan pengawasan terhadap aplikasi berbasis AI, terutama terkait integritas konten dan perlindungan pengguna. Baik platform tradisional maupun ekosistem terdesentralisasi, kerangka tata kelola semakin ketat. Kasus ini menunjukkan bahwa operator alat AI menghadapi tekanan yang meningkat untuk menyematkan mekanisme keamanan yang kokoh sejak hari pertama, bukan sebagai perbaikan setelahnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
0xSherlock
· 01-15 13:21
Grok kembali bermasalah, konten yang tidak pantas terdeteksi... Sejujurnya, ini sudah seharusnya terjadi. Regulasi di Web3 ini pasti akan mengikuti, kita tunggu saja.
Lihat AsliBalas0
GateUser-a180694b
· 01-15 06:53
grok又搞事了...Ini dia, ofcom mulai menyelidiki. Tapi jujur saja, regulasi untuk AI ini tidak bisa mengikuti kecepatan pengembangannya, cepat atau lambat pasti akan mengalami masalah
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 01-15 06:32
Buktinya, hambatan dalam peninjauan konten memang tidak bisa dihindari. Masalah Grok dalam menghasilkan konten yang tidak pantas, secara sederhana, adalah risiko keamanan yang belum diselesaikan dari tingkat protokol, dan sekarang sudah terlambat untuk memperbaikinya.
Lihat AsliBalas0
consensus_failure
· 01-12 20:39
grok又翻车了,这次 langsung diawasi oleh otoritas Inggris... Sejujurnya, keamanan AI ini selalu menjadi kelemahan, selalu dilakukan perbaikan setelah kejadian.
Lihat AsliBalas0
wrekt_but_learning
· 01-12 20:33
grok又翻车了,这次 langsung diincar oleh ofcom... Jujur saja, proses peninjauan AI memang benar-benar sulit, tidak bisa mengikuti kecepatan iterasi, kan
Lihat AsliBalas0
LiquidityWhisperer
· 01-12 20:26
Grok kembali mengalami masalah, kali ini langsung diawasi oleh pihak resmi... ngomong-ngomong, pemeriksaan konten AI seperti ini seharusnya sudah dilakukan dengan ketat sejak awal, sekarang sudah terlambat untuk memeriksanya
Lihat AsliBalas0
faded_wojak.eth
· 01-12 20:24
grok ini... seharusnya sudah dicek dari dulu, sejak keluar ini sudah berantakan, dan masih menghasilkan hal-hal seperti itu? Keterlambatan pengawasan lebih baik daripada tidak sama sekali, kan
Asisten AI X, Grok, kini berada di bawah pengawasan resmi dari otoritas Inggris. Regulator keselamatan online independen negara tersebut, Ofcom, memulai penyelidikan resmi pada hari Senin untuk menentukan apakah chatbot tersebut digunakan sebagai senjata untuk menghasilkan konten seksual eksplisit yang menggambarkan wanita dan anak di bawah umur. Penyidikan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang perlindungan AI generatif di platform utama—khususnya, seberapa baik sistem moderasi konten dapat mengikuti kemampuan AI yang berkembang pesat. Bagi komunitas crypto dan Web3, perkembangan ini menegaskan tren yang lebih luas: regulator di seluruh dunia meningkatkan pengawasan terhadap aplikasi berbasis AI, terutama terkait integritas konten dan perlindungan pengguna. Baik platform tradisional maupun ekosistem terdesentralisasi, kerangka tata kelola semakin ketat. Kasus ini menunjukkan bahwa operator alat AI menghadapi tekanan yang meningkat untuk menyematkan mekanisme keamanan yang kokoh sejak hari pertama, bukan sebagai perbaikan setelahnya.