Sebelum mendalami AI atau coding techniques lainnya, mungkin lebih bijak untuk mengkonsolidasikan fondasi trading terlebih dahulu—terutama mengingat ambisi itu sudah ada sejak tahun lalu.
Kenapa? Karena sering kali kita tergoda oleh narasi influencer yang glamor tentang "financial freedom melalui trading" sampai rela mengorbankan rencana belajar formal. Padahal realitasnya, konsistensi dan disiplin di pasar membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk benar-benar dihayati.
Setahun bukanlah periode yang cukup untuk menguasai psikologi pasar, risk management, dan execution yang tepat. Sementara itu, menambah fokus dengan skill baru seperti AI atau advanced coding justru bisa mengalihkan energi dari core competency yang masih butuh penyempurnaan.
Strategi yang lebih solid: prioritaskan trading fundamentals sampai benar-benar confident, baru ekspansi ke skill komplementer lainnya. Itu cara yang lebih sustainable untuk membangun keahlian crypto trading yang genuine.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkThisDAO
· 01-15 15:36
setahun mah emang belum apa-apa di trading, jangan sampe kecepatan belajar malah jadi alasan skip fundamentals
Balas0
PaperHandsCriminal
· 01-14 16:41
Aduh... setahun yang lalu ingin melakukan trading, tapi sekarang malah masih belajar AI? Saya memang orang seperti itu, ya
Lihat AsliBalas0
gas_fee_therapist
· 01-12 20:55
Orang ini benar, memang harus menguasai dasar-dasar terlebih dahulu, kalau tidak, hanya akan menjadi belajar Barat dan Timur yang sia-sia
Lihat AsliBalas0
DaoResearcher
· 01-12 20:54
Berdasarkan data on-chain, siklus perdagangan selama satu tahun sama sekali tidak cukup untuk mencapai kemampuan manajemen risiko dengan tingkat kepercayaan 95%.
Namun, logika ini juga berlaku sebaliknya—masalah insentif yang tidak kompatibel dalam tata kelola DAO juga berasal dari sini, di mana peserta yang serakah sering mengabaikan pembangunan dasar. Perlu dicatat bahwa ini sebenarnya adalah contoh klasik dari solusi multiple equilibrium dalam permainan.
Lihat AsliBalas0
MoneyBurnerSociety
· 01-12 20:54
Sial, ini kan tentang aku... Sudah setahun masih saja terjebak
Belajar AI mengikuti tren? Pelajari dulu cara menghentikan kerugian
Artikel ini sebenarnya sedang memarahi aku yang termasuk pemain pemula
Setiap hari melihat orang lain menghasilkan uang, lalu berbalik dan rugi habis
Keunggulan kompetitif utama adalah mampu membuat modal utama hilang secara stabil, yang lain hanyalah awan di langit
Lihat AsliBalas0
CommunitySlacker
· 01-12 20:47
Benar, jangan terbuai oleh cerita trading yang glamor itu, saya sendiri pernah jatuh ke lubang.
Sebelum mendalami AI atau coding techniques lainnya, mungkin lebih bijak untuk mengkonsolidasikan fondasi trading terlebih dahulu—terutama mengingat ambisi itu sudah ada sejak tahun lalu.
Kenapa? Karena sering kali kita tergoda oleh narasi influencer yang glamor tentang "financial freedom melalui trading" sampai rela mengorbankan rencana belajar formal. Padahal realitasnya, konsistensi dan disiplin di pasar membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk benar-benar dihayati.
Setahun bukanlah periode yang cukup untuk menguasai psikologi pasar, risk management, dan execution yang tepat. Sementara itu, menambah fokus dengan skill baru seperti AI atau advanced coding justru bisa mengalihkan energi dari core competency yang masih butuh penyempurnaan.
Strategi yang lebih solid: prioritaskan trading fundamentals sampai benar-benar confident, baru ekspansi ke skill komplementer lainnya. Itu cara yang lebih sustainable untuk membangun keahlian crypto trading yang genuine.