Teman saya membeli secangkir matcha seharga 3 dolar di Bangladesh. Hasilnya bank terlebih dahulu memotong biaya sebesar 0,30 dolar, lalu memberi tahu pemilik toko, "Uang Anda akan masuk dalam 3 hari."
Bayangkan skenario ini: pelanggan sudah selesai minum, sudah menggunakan toilet, tetapi pemilik toko masih menunggu dana pertama masuk. Inilah bagian paling ironis dari sistem pembayaran dan penyelesaian saat ini — transaksi selesai dalam sekejap, tetapi aliran dana harus melewati seluruh proses.
Bank dan perantara pembayaran mengambil selisih, menunda penyelesaian, dan akhirnya yang selalu membayar adalah pedagang kecil. Masalah sebenarnya bukan pada biaya transaksi itu sendiri, melainkan mekanisme penyelesaian yang tidak efisien ini. Jika pembayaran bisa dilakukan secara benar-benar real-time, tidak akan ada lagi situasi canggung di mana pedagang menunggu dana masuk. Inilah sebabnya banyak orang mendukung solusi pembayaran terdesentralisasi — menghilangkan perantara, uang bisa masuk saat seharusnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RamenStacker
· 01-15 16:07
Teh seharga 3 dolar, biaya transaksi sudah 10%? Sangat luar biasa, sistem bank itu sudah saatnya dihapus saja
Lihat AsliBalas0
BanklessAtHeart
· 01-12 20:58
Biaya transaksi $3 dikenakan biaya $0.30, ini belum termasuk penipuan... blockchain cepatlah datang untuk menyelamatkan, aku benar-benar muak dengan para perantara ini
Lihat AsliBalas0
BugBountyHunter
· 01-12 20:57
Ini adalah masalah sebenarnya yang harus diselesaikan oleh web3... Pembayaran tradisional terlalu merepotkan
Teman saya membeli secangkir matcha seharga 3 dolar di Bangladesh. Hasilnya bank terlebih dahulu memotong biaya sebesar 0,30 dolar, lalu memberi tahu pemilik toko, "Uang Anda akan masuk dalam 3 hari."
Bayangkan skenario ini: pelanggan sudah selesai minum, sudah menggunakan toilet, tetapi pemilik toko masih menunggu dana pertama masuk. Inilah bagian paling ironis dari sistem pembayaran dan penyelesaian saat ini — transaksi selesai dalam sekejap, tetapi aliran dana harus melewati seluruh proses.
Bank dan perantara pembayaran mengambil selisih, menunda penyelesaian, dan akhirnya yang selalu membayar adalah pedagang kecil. Masalah sebenarnya bukan pada biaya transaksi itu sendiri, melainkan mekanisme penyelesaian yang tidak efisien ini. Jika pembayaran bisa dilakukan secara benar-benar real-time, tidak akan ada lagi situasi canggung di mana pedagang menunggu dana masuk. Inilah sebabnya banyak orang mendukung solusi pembayaran terdesentralisasi — menghilangkan perantara, uang bisa masuk saat seharusnya.