Dasar-dasar buku besar terdistribusi: bagaimana blockchain bekerja

Blockchain menjadi semakin penting dalam dunia modern. Mari kita bahas apa yang tersembunyi di balik istilah ini dan mengapa para investor memberi perhatian sebesar ini.

Esensi Teknologi Ledger Terdistribusi

Blockchain merupakan sistem penyimpanan data yang didasarkan pada node jaringan, di mana informasi tentang transaksi diatur dalam rantai berurutan. Setiap peserta jaringan memiliki salinan dari semua catatan, yang menghilangkan kebutuhan akan penyimpanan pusat. Metode kriptografi memastikan perlindungan data — penambahan informasi baru memungkinkan, tetapi setiap upaya untuk mengubah catatan yang ada akan langsung terdeteksi.

Dari Teori ke Praktik: Awal Mula Ide

Konsep rantai yang dilindungi secara kriptografi pertama kali dijelaskan pada awal 1990-an oleh ilmuwan Stuart Haber dan Wiliam Sornette, yang berusaha menciptakan sistem dengan cap waktu yang terlindungi. Realisasi nyata terjadi jauh kemudian, ketika pada tahun 2008, dengan pseudonim Satoshi Nakamoto, arsitektur Bitcoin diperkenalkan. Platform ini memungkinkan orang bertukar aset digital secara langsung, tanpa perantara keuangan. Jaringan ini berfungsi berkat ribuan komputer di seluruh dunia, yang memverifikasi transaksi dan mendapatkan imbalan berupa bitcoin. Begitulah cryptocurrency pertama lahir.

Mekanisme Fungsi Rantai Blok

Struktur blockchain terdiri dari blok informasi yang saling terkait. Setiap blok berisi kumpulan transaksi dan pengenal khusus (hash) — jejak kriptografi yang unik untuk setiap catatan. Selain itu, setiap blok menyimpan hash dari elemen sebelumnya dalam rantai, menciptakan hubungan yang tak terputus. Jika mencoba mengedit satu catatan saja, semua pengenal berikutnya akan berhenti cocok, yang secara langsung mengungkapkan pemalsuan.

Peran pencipta blok baru dilakukan oleh penambang — mereka mencari kombinasi kriptografi yang tepat, menggabungkannya dan menambahkannya ke rantai, sekaligus memverifikasi keabsahan transaksi. Kegiatan ini membutuhkan sumber daya komputasi dan energi listrik yang besar, tetapi penambang mendapatkan kompensasi berupa unit kripto baru.

Keunggulan Utama Sistem Terdistribusi

Keaslian catatan. Data yang dimasukkan ke dalam blok menjadi tidak dapat diubah kembali. Penambahan informasi memungkinkan, tetapi perubahan atau penghapusan catatan sebelumnya dilarang.

Kemandirian dari pusat. Tidak adanya pusat pengelola tunggal berarti tidak ada organisasi yang dapat secara sewenang-wenang mengubah aturan permainan atau mengendalikan seluruh jaringan.

Pengurangan biaya. Menghilangkan perantara (bank, sistem pembayaran) secara signifikan mengurangi komisi dan biaya keseluruhan untuk melakukan transaksi.

Ketahanan terhadap serangan. Algoritma kriptografi dan keterbukaan semua transaksi membuat jaringan sangat andal dan terlindungi.

Kecepatan transaksi. Transfer langsung antar peserta dilakukan dalam hitungan menit tanpa penundaan birokrasi.

Algoritma Konsensus dalam Jaringan

Mekanisme konsensus adalah aturan di mana peserta jaringan memutuskan penambahan blok baru. Ini memastikan bahwa semua peserta mengakui perubahan sebagai sah, dan melindungi sistem dari manipulasi.

Proof-of-Work (PoW). Metode pertama yang digunakan dalam Bitcoin. Penambang bersaing memecahkan masalah matematika kompleks untuk mendapatkan hak menambahkan blok berikutnya. Kekurangannya — konsumsi energi yang besar dan dampaknya terhadap lingkungan.

Proof of Stake (PoS). Pendekatan alternatif yang didasarkan pada proses staking. Sistem secara otomatis memilih validator dari mereka yang mengunci aset mereka. Imbalannya berupa biaya transaksi yang diproses. Metode ini jauh lebih efisien secara energi.

Selain kedua metode utama ini, ada juga yang lain: Delegated Proof of Stake (DPoS), di mana peserta memilih validator melalui suara; Proof of Capacity (PoC), yang bergantung pada volume ruang kosong di disk; Proof of Burn (PoB), yang memerlukan pembakaran sejumlah kecil token.

Variasi Blockchain

Jaringan terbuka sepenuhnya terdesentralisasi dan terbuka untuk semua. Setiap pengguna dapat memverifikasi transaksi dan membuat blok baru. Bitcoin dan Ethereum adalah contoh nyata blockchain publik.

Jaringan tertutup dikendalikan oleh organisasi tertentu dan aksesnya terbatas. Partisipasi hanya dimungkinkan dengan izin eksplisit.

Sistem konsorsium merupakan pendekatan hibrida, di mana beberapa organisasi mengelola jaringan bersama. Akses ke sistem ini bisa terbuka maupun terbatas.

Prospek Pengembangan Teknologi

Blockchain adalah alat yang kuat dengan potensi besar. Penerapannya mencakup sektor keuangan, kesehatan, logistik, perbankan, dan banyak bidang lainnya. Teknologi ini terus berkembang, dan masa depannya tampak menjanjikan dan penuh inovasi.

BTC-2,28%
ETH-2,34%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)