Apa yang terjadi ketika orang terkaya di dunia menyumbangkan 99% dari kekayaan mereka untuk beramal? Janji filantropi besar Buffett mungkin akan mengubah cara perusahaan mega-cap menghadapi tekanan pemegang saham dan kampanye aktivis. Ini adalah studi kasus yang menarik tentang konsentrasi kekayaan, kendali perusahaan, dan apakah bahkan struktur tata kelola terkuat pun dapat bertahan dari reallocation modal besar. Dampak ripple-nya bisa mempengaruhi bagaimana investor institusional dan dana mendekati situasi serupa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MoonRocketman
· 6jam yang lalu
99% langsung sepenuhnya dilepaskan, sudut operasi koefisien langsung diisi penuh. Setelah level gravitasi modal ditembus, logika pengelolaan posisi investor institusional harus sepenuhnya diatur ulang.
Lihat AsliBalas0
DarkPoolWatcher
· 6jam yang lalu
ngl Buffett bermain catur ini sangat brilian, menyumbangkan 99% malah terlihat lebih berpengaruh, benar-benar sarkastik
Lihat AsliBalas0
GateUser-2fce706c
· 7jam yang lalu
Sudah pernah bilang, di balik janji amal ini sebenarnya adalah tren besar perpindahan kekayaan antar generasi, orang yang paham sudah mulai mengatur strategi.
Apa yang terjadi ketika orang terkaya di dunia menyumbangkan 99% dari kekayaan mereka untuk beramal? Janji filantropi besar Buffett mungkin akan mengubah cara perusahaan mega-cap menghadapi tekanan pemegang saham dan kampanye aktivis. Ini adalah studi kasus yang menarik tentang konsentrasi kekayaan, kendali perusahaan, dan apakah bahkan struktur tata kelola terkuat pun dapat bertahan dari reallocation modal besar. Dampak ripple-nya bisa mempengaruhi bagaimana investor institusional dan dana mendekati situasi serupa.