Pada akhir Desember 2025, anggota DPR dari Ohio Warren Davidson membuat pernyataan penting tentang Bitcoin. Menurut laporan PANews, anggota Davidson menegaskan bahwa esensi dari Bitcoin terletak pada “sistem pembayaran peer-to-peer terdesentralisasi yang sepenuhnya menghilangkan campur tangan pihak ketiga.” Pernyataan ini dalam kerangka waktu tersebut menunjukkan bahwa diskusi kebijakan seputar aset kripto sedang berkembang pesat.
Manajemen Aset Pribadi dan Signifikansi “Pembayaran Peer-to-Peer Tanpa Izin”
Nilai inti yang disoroti Davidson adalah realisasi sistem pembayaran yang tidak memerlukan perantara seperti bank atau pemerintah. Dalam sistem keuangan konvensional, transfer dana selalu melibatkan verifikasi dan pengawasan oleh pihak ketiga, tetapi Bitcoin menyediakan mekanisme di mana pengguna individu dapat langsung mengelola dan mentransfer aset mereka sendiri. Hal ini berpotensi secara signifikan memperluas otonomi ekonomi pribadi. Lebih penting lagi, sistem ini memungkinkan transfer aset yang jauh lebih cepat dibandingkan metode pengiriman tradisional, secara signifikan mengurangi batasan waktu.
Perkembangan Kebijakan Melalui RUU “Bitcoin for America”
Dikabarkan bahwa bulan lalu, anggota Davidson mengajukan RUU bernama “Bitcoin for America” ke DPR AS untuk mewujudkan visi ini. RUU ini tampaknya bertujuan untuk memperjelas kerangka regulasi transaksi Bitcoin dan menjamin penggunaan yang bebas oleh individu. Upaya dari anggota DPR dari Ohio ini melambangkan percepatan pengakuan aset kripto di dalam negeri. Pada setiap tahap pembentukan kebijakan, proposal- proposal individual seperti ini semakin memperkuat posisi Bitcoin sebagai sistem pembayaran yang sesungguhnya, bukan sekadar aset spekulatif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Anggota DPR yang mewakili Ohio baru-baru ini menyoroti nilai sejati Bitcoin—pengelolaan pribadi dan makna waktu
Pada akhir Desember 2025, anggota DPR dari Ohio Warren Davidson membuat pernyataan penting tentang Bitcoin. Menurut laporan PANews, anggota Davidson menegaskan bahwa esensi dari Bitcoin terletak pada “sistem pembayaran peer-to-peer terdesentralisasi yang sepenuhnya menghilangkan campur tangan pihak ketiga.” Pernyataan ini dalam kerangka waktu tersebut menunjukkan bahwa diskusi kebijakan seputar aset kripto sedang berkembang pesat.
Manajemen Aset Pribadi dan Signifikansi “Pembayaran Peer-to-Peer Tanpa Izin”
Nilai inti yang disoroti Davidson adalah realisasi sistem pembayaran yang tidak memerlukan perantara seperti bank atau pemerintah. Dalam sistem keuangan konvensional, transfer dana selalu melibatkan verifikasi dan pengawasan oleh pihak ketiga, tetapi Bitcoin menyediakan mekanisme di mana pengguna individu dapat langsung mengelola dan mentransfer aset mereka sendiri. Hal ini berpotensi secara signifikan memperluas otonomi ekonomi pribadi. Lebih penting lagi, sistem ini memungkinkan transfer aset yang jauh lebih cepat dibandingkan metode pengiriman tradisional, secara signifikan mengurangi batasan waktu.
Perkembangan Kebijakan Melalui RUU “Bitcoin for America”
Dikabarkan bahwa bulan lalu, anggota Davidson mengajukan RUU bernama “Bitcoin for America” ke DPR AS untuk mewujudkan visi ini. RUU ini tampaknya bertujuan untuk memperjelas kerangka regulasi transaksi Bitcoin dan menjamin penggunaan yang bebas oleh individu. Upaya dari anggota DPR dari Ohio ini melambangkan percepatan pengakuan aset kripto di dalam negeri. Pada setiap tahap pembentukan kebijakan, proposal- proposal individual seperti ini semakin memperkuat posisi Bitcoin sebagai sistem pembayaran yang sesungguhnya, bukan sekadar aset spekulatif.