Proses negosiasi mengenai kerangka regulasi pasar kripto mengalami hambatan serius di Komite Pertanian Senat Amerika Serikat pada Januari 2025. Para pembantu legislator Demokrat telah mengisyaratkan bahwa struktur teks undang-undang yang disusun oleh Republik tanpa konsultasi yang memadai memicu ketegangan dalam dialog bipartisan, mengakibatkan kebutuhan untuk kembali berkompromi demi kemajuan bersama.
Ketegangan dalam Penyusunan Teks Regulasi
Pada awal Januari 2025, Komite Pertanian Senat menghadapi momen kritis ketika Republik menghadirkan versi baru undang-undang yang mencakup struktur regulasi untuk aset digital tanpa melibatkan pihak Demokrat dalam tahap persiapan. Rencana awal Republik adalah untuk melanjutkan ke tahap markup pada pertengahan bulan, namun langkah tersebut memicu respons dari delegasi Demokrat yang menganggap pendekatan tersebut kurang inklusif. Untuk mengatasi situasi ini, beberapa legislator Demokrat secara aktif mendorong dimulainya kembali dialog dengan ketua komite dari Partai Republik, termasuk tim Senator John Boozman, untuk mencapai teks bipartisan yang dapat diterima kedua belah pihak sebelum sidang berlangsung.
Hambatan Teknis dan Perubahan Jadwal
Sesi markup dan pemungutan suara awalnya dijadwalkan pada hari Selasa, namun mengalami penundaan hingga hari Kamis karena kondisi cuaca ekstrem di Washington. Penundaan ini memberikan kesempatan tambahan bagi tim-tim legislatif untuk terus melakukan perundingan mengenai detail teknis dari undang-undang tersebut. Negosiasi yang berkelanjutan ini menunjukkan komitmen kedua partai terhadap pentingnya mencapai solusi kompromi sebelum memasuki fase pemungutan suara yang krusial.
Kerangka Regulasi Federal untuk Aset Digital
Rancangan undang-undang ini bertujuan untuk membangun struktur regulasi federal yang komprehensif bagi aset digital, dengan menetapkan peran masing-masing dari SEC (Komisi Efek dan Bursa) dan CFTC (Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas) serta menjabarkan berbagai persyaratan pengungkapan yang harus dipatuhi. Kejelasan dalam pembagian tanggung jawab antara kedua lembaga regulasi dipandang sebagai elemen penting dalam struktur undang-undang ini.
Pentingnya Kolaborasi Dua Komite
Para analis kebijakan menekankan bahwa kerja sama bipartisan tetap menjadi kunci kesuksesan kemajuan legislatif. Baik Komite Perbankan Senat maupun Komite Pertanian Senat masing-masing perlu menggerakkan versi mereka dari rancangan undang-undang tersebut. Sinkronisasi antara kedua komite dalam mempersiapkan teks negosiasi menjadi sangat krusial agar dapat mencapai konsolidasi final yang memuaskan semua pihak. Dengan tetap mempertahankan struktur dialog yang inklusif dan responsif terhadap kekhawatiran kedua partai, proses legislatif ini diharapkan dapat menghasilkan regulasi aset digital yang seimbang dan efektif.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Negosiasi Struktur Regulasi Kripto Terhambat di Komite Pertanian, Dialog Bipartisan Diperlukan
Proses negosiasi mengenai kerangka regulasi pasar kripto mengalami hambatan serius di Komite Pertanian Senat Amerika Serikat pada Januari 2025. Para pembantu legislator Demokrat telah mengisyaratkan bahwa struktur teks undang-undang yang disusun oleh Republik tanpa konsultasi yang memadai memicu ketegangan dalam dialog bipartisan, mengakibatkan kebutuhan untuk kembali berkompromi demi kemajuan bersama.
Ketegangan dalam Penyusunan Teks Regulasi
Pada awal Januari 2025, Komite Pertanian Senat menghadapi momen kritis ketika Republik menghadirkan versi baru undang-undang yang mencakup struktur regulasi untuk aset digital tanpa melibatkan pihak Demokrat dalam tahap persiapan. Rencana awal Republik adalah untuk melanjutkan ke tahap markup pada pertengahan bulan, namun langkah tersebut memicu respons dari delegasi Demokrat yang menganggap pendekatan tersebut kurang inklusif. Untuk mengatasi situasi ini, beberapa legislator Demokrat secara aktif mendorong dimulainya kembali dialog dengan ketua komite dari Partai Republik, termasuk tim Senator John Boozman, untuk mencapai teks bipartisan yang dapat diterima kedua belah pihak sebelum sidang berlangsung.
Hambatan Teknis dan Perubahan Jadwal
Sesi markup dan pemungutan suara awalnya dijadwalkan pada hari Selasa, namun mengalami penundaan hingga hari Kamis karena kondisi cuaca ekstrem di Washington. Penundaan ini memberikan kesempatan tambahan bagi tim-tim legislatif untuk terus melakukan perundingan mengenai detail teknis dari undang-undang tersebut. Negosiasi yang berkelanjutan ini menunjukkan komitmen kedua partai terhadap pentingnya mencapai solusi kompromi sebelum memasuki fase pemungutan suara yang krusial.
Kerangka Regulasi Federal untuk Aset Digital
Rancangan undang-undang ini bertujuan untuk membangun struktur regulasi federal yang komprehensif bagi aset digital, dengan menetapkan peran masing-masing dari SEC (Komisi Efek dan Bursa) dan CFTC (Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas) serta menjabarkan berbagai persyaratan pengungkapan yang harus dipatuhi. Kejelasan dalam pembagian tanggung jawab antara kedua lembaga regulasi dipandang sebagai elemen penting dalam struktur undang-undang ini.
Pentingnya Kolaborasi Dua Komite
Para analis kebijakan menekankan bahwa kerja sama bipartisan tetap menjadi kunci kesuksesan kemajuan legislatif. Baik Komite Perbankan Senat maupun Komite Pertanian Senat masing-masing perlu menggerakkan versi mereka dari rancangan undang-undang tersebut. Sinkronisasi antara kedua komite dalam mempersiapkan teks negosiasi menjadi sangat krusial agar dapat mencapai konsolidasi final yang memuaskan semua pihak. Dengan tetap mempertahankan struktur dialog yang inklusif dan responsif terhadap kekhawatiran kedua partai, proses legislatif ini diharapkan dapat menghasilkan regulasi aset digital yang seimbang dan efektif.