Kenaikan harga Bitcoin adalah pembalikan tren atau hanya "loncatan kucing mati"? Struktur pasar saat ini sangat mirip dengan Mei 2022.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Bitcoin mengalami penurunan tajam dari tanggal 5 hingga 6 Februari, dengan harga sempat turun dari lebih dari $75.000 di awal Februari ke kisaran $60.000–$61.000, sekitar 50% dari puncaknya.

Setelah itu, pasar mulai rebound secara kuat pada 6 Februari, dengan kenaikan harian mencapai 10–17%, kembali ke kisaran $70.000–$71.000. Hingga 10 Februari, harga Bitcoin di Gate adalah $69.227,1.

Namun, keberlanjutan rebound ini memicu diskusi luas di pasar. Banyak analis menunjukkan bahwa struktur pasar saat ini sangat mirip dengan situasi menjelang keruntuhan Terra/LUNA pada Mei 2022.

Tinjauan Pasar: Fluktuasi Terbaru dan Latar Belakang Sejarah

Pasar Bitcoin baru-baru ini mengalami fluktuasi ekstrem seperti roller coaster. Pada 6 Februari, harga Bitcoin pertama kali menembus di bawah $60.000 sejak November 2024, sempat turun ke $59.800.

Penurunan ini menandai penurunan sekitar 48% dari rekor tertinggi $126.080 yang dicapai pada Oktober 2025. Penurunan ini bukan kejadian tunggal, melainkan hasil dari berbagai faktor yang bekerja bersama.

Analisis pasar menyebutkan bahwa penurunan ini berasal dari beberapa faktor sekaligus: penutupan posisi leverage secara paksa, volatilitas aset safe haven seperti emas yang meningkat, koreksi pasar saham secara umum, dan investor yang mengambil keuntungan setelah janji kebijakan pro-kripto dari Trump terpenuhi.

Perbandingan Struktur: Kesamaan Pasar Saat Ini dan Mei 2022

Ada beberapa kesamaan utama antara pasar saat ini dan Mei 2022. Tingkat leverage yang terlalu tinggi adalah ciri utama keduanya.

Pada 2022, ekosistem kripto yang terlalu leverage akhirnya memicu reaksi berantai akibat keruntuhan Terra/LUNA. Saat ini, pasar juga menunjukkan banyak leverage, dengan total posisi long Bitcoin yang terkait dengan likuidasi mencapai 10,96 miliar dolar selama 5–6 Februari.

Dari segi suasana pasar, keduanya mengalami perubahan dari sangat optimis menjadi tiba-tiba panik. Sebelum Mei 2022, pasar umumnya percaya bahwa “kali ini berbeda,” dan saat ini, sebelum penurunan tajam, suasana serupa juga terasa.

Keterlibatan institusi yang meningkat adalah poin lain yang sama. Pada 2022, banyak institusi sudah masuk ke pasar kripto, dan saat ini, partisipasi institusi semakin mendalam, yang meningkatkan kedewasaan pasar sekaligus memperbesar dampak fluktuasi.

Indikator Kunci: Data yang Mengungkapkan Kesehatan Pasar

Melalui beberapa indikator utama, kita dapat melihat kondisi pasar saat ini dengan lebih jelas:

Data fluktuasi harga Bitcoin terbaru

Periode Waktu Perubahan Harga Persentase Perubahan
24 jam terakhir -$1.605,33 -2,26%
7 hari terakhir -$8.458,36 -10,86%
30 hari terakhir -$21.351,01 -23,52%
1 tahun terakhir -$27.160,4 -28,12%

Data diambil dari statistik terbaru Gate per 10 Februari

Indikator suasana pasar menunjukkan bahwa saat ini suasana pasar bersifat “negatif.” Situasi ini mirip dengan kondisi sebelum keruntuhan pasar Mei 2022, ketika pasar juga menunjukkan perubahan suasana dari sangat optimis ke panik secara mendadak.

Data volume transaksi di bursa menunjukkan bahwa investor kecil (pemegang kurang dari 10 BTC) telah terus menjual Bitcoin selama lebih dari sebulan, sementara “paus” (pemegang lebih dari 1.000 BTC) secara diam-diam menambah posisi mereka. Pola ini mirip dengan aliran dana sebelum keruntuhan pasar 2022.

Analisis Rebound Saat Ini: Penilaian Keberlanjutan

Setelah Bitcoin rebound ke atas $70.000, pasar terbagi pendapat tentang keberlanjutannya. Pendukung rebound yang percaya bahwa tren ini akan berlanjut berpendapat bahwa level support utama di kisaran $68.000–$70.000 telah diuji dan tetap kokoh.

Aliran dana institusi juga bisa menjadi faktor penopang. Beberapa analis menyebutkan bahwa pembeli besar memandang kisaran $60.000–$65.000 sebagai support kuat dan terus mengakumulasi Bitcoin di level ini.

Perbaikan struktur pasar juga bisa menjadi sinyal positif. Dibandingkan dengan 2022, infrastruktur pasar kripto saat ini jauh lebih matang, kerangka regulasi lebih jelas, dan partisipasi institusi lebih dalam.

Namun, kekhawatiran terhadap keberlanjutan rebound juga ada. Ketidakpastian makroekonomi merupakan risiko utama. Kebijakan Federal Reserve, penguatan dolar AS, tren pasar saham, dan faktor makro lainnya dapat mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin ke depan.

Risiko likuidasi leverage belum sepenuhnya hilang. Meskipun kejadian likuidasi besar sudah terjadi, rasio leverage pasar tetap tinggi, dan kemungkinan tekanan de-leveraging lebih lanjut masih ada.

Faktor Risiko: Dinamika Pasar yang Bisa Menghancurkan Rebound

Beberapa faktor risiko utama saat ini menghadang rebound Bitcoin. Tekanan ekonomi makro bisa kembali menguji support di kisaran $60.000–$65.000. Terutama, perubahan kebijakan moneter Federal Reserve dapat berdampak besar pada pasar kripto.

Ketegangan geopolitik juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Ketegangan antara AS dan Iran yang meningkat baru-baru ini sudah mempengaruhi pasar, dan jika situasi memburuk, risiko penjualan aset risiko yang lebih luas bisa terjadi.

Ketidakpastian regulasi selalu menjadi risiko potensial di pasar kripto. Meski kerangka regulasi saat ini lebih jelas dibanding 2022, perubahan kebijakan tetap bisa mempengaruhi pasar secara signifikan.

Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah perilaku pemegang besar. Contohnya, MicroStrategy milik Michael Saylor yang memegang banyak Bitcoin. Jika mereka memutuskan untuk menjual sebagian posisi, hal ini bisa menekan pasar.

Strategi Investasi: Mencari Peluang di Pasar yang Mirip

Menghadapi struktur pasar yang mirip dengan Mei 2022, investor dapat mempertimbangkan beberapa strategi berikut:

Bagi investor agresif, membeli di dekat support jangka pendek di kisaran $70.000–$68.000 bisa menjadi pilihan, dengan stop loss sedikit di bawah $68.000 untuk mengendalikan risiko. Target kenaikan jangka pendek bisa di kisaran $72.000–$75.000.

Tren pengikut bisa menunggu konfirmasi breakout di atas $72.000–$73.000 dan volume transaksi yang mendukung, lalu masuk posisi dengan target di $75.000–$78.000 dan menggunakan trailing stop untuk mengunci keuntungan.

Investor konservatif sebaiknya melakukan dollar-cost averaging (DCA) secara bertahap di dekat level rendah, menghindari leverage, dan fokus pada manajemen risiko.

Apapun strategi yang dipilih, pengelolaan risiko sangat penting. Hindari membeli saat pasar sedang memuncak dan volatilitas masih tinggi.

Kesimpulan

Harga Bitcoin di Gate telah kembali ke $69.227,1, dengan volume transaksi tetap aktif. Pengamat pasar memperhatikan bahwa alamat “paus” secara diam-diam menambah posisi, sementara investor kecil terus menjual, pola yang sangat mirip dengan fase penyesuaian struktur pasar tahun 2022.

Sejarah pasar kripto tidak selalu berulang secara persis, tetapi seringkali berirama. Ketika level support di grafik harga sangat mirip dengan empat tahun lalu, dan reaksi likuidasi leverage mengikuti pola yang sama, memori kolektif pasar kembali diaktifkan. Keberlanjutan rebound ini tidak hanya bergantung pada indikator teknikal, tetapi juga pada apakah pasar telah belajar dari siklus sebelumnya secara cukup.

BTC-0,68%
LUNA-1,89%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)