Gempa bumi saat ini di pasar Bitcoin: analisis tentang kejatuhan harga dan faktor-faktor pendorong

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam pemandangan yang mencerminkan kondisi ketidakstabilan yang tajam, pasar mata uang kripto mengalami gelombang penurunan yang kuat dalam beberapa minggu terakhir, di mana gangguan ini tidak hanya terbatas pada Bitcoin tetapi juga meluas ke sebagian besar altcoin utama. Gempa harga ini mencerminkan perubahan drastis dalam sentimen trader dan kepercayaan investor terhadap aset berisiko tinggi.

Bitcoin Runtuh dari 81.000 Dolar: Analisis Gelombang Penurunan yang Kuat

Gelombang penurunan dimulai pada akhir Januari 2026, ketika harga Bitcoin menembus level support historis yang diperkirakan akan bertahan. Pada saat itu, mata uang utama ini turun dari sekitar 81.000 dolar ke level terendah, kehilangan lebih dari 6% nilainya dalam beberapa jam.

Hari ini, setelah dua minggu dari keruntuhan awal tersebut, tekanan turun masih berlanjut, dengan harga merosot ke area 66.000 dolar (menurut data terbaru), yang berarti penurunan total sekitar 18% dari level tertinggi Januari. Ethereum dan Solana tidak luput dari gelombang ini, keduanya mengalami penurunan dengan kecepatan dan kekuatan yang serupa.

Indeks Ketakutan Mencapai Level Terendah: Perubahan Drastis dalam Sentimen Pasar

Indeks Ketakutan dan Keserakahan (Fear and Greed Index) adalah salah satu ukuran utama yang mencerminkan kondisi psikologis pasar. Ketika harga Bitcoin mendekati 81.000 dolar pada akhir Januari, indeks ini mencapai 16 poin, yang merupakan level terendah sejak awal tahun, menunjukkan ketakutan nyata di antara trader dan investor.

Level rendah dari indeks ini mencerminkan keadaan menyerah dan ketakutan yang sangat besar akan penurunan lebih lanjut. Ketika sentimen pasar mencapai tingkat ekstrem ini, analis biasanya mulai mencari tanda-tanda pembalikan, tetapi tekanan yang terus berlanjut menunjukkan bahwa pasar belum mencapai titik stabil yang diinginkan.

Keputusan Federal Reserve dan Prediksi Likuiditas: Faktor Utama Gempa

Analisis mendalam dari gempa ini membawa kita ke aspek makroekonomi, di mana keputusan bank sentral memainkan peran kunci dalam menentukan arah aset berisiko tinggi. Federal Reserve AS mengumumkan penetapan suku bunga tetap, dan Ketua Jerome Powell mengeluarkan pernyataan keras tentang inflasi dan pengendalian likuiditas.

Pada saat yang sama, spekulasi meningkat mengenai penunjukan Kevin Worch, yang dikenal dengan pandangannya yang terbatas pada pengurangan likuiditas secara besar-besaran, yang berpotensi menambah tekanan pada aset yang mendapatkan manfaat dari lingkungan likuiditas yang melimpah. Selain itu, aksi pelepasan posisi beli besar-besaran dan penutupan kontrak berjangka pada level harga sensitif turut memperdalam penurunan.

Kesimpulan: Pasar di Persimpangan Jalan antara Dukungan Ulang dan Penurunan Lebih Jauh

Pasar saat ini berada di persimpangan penting. Entah Bitcoin dan mata uang kripto lainnya mampu bertahan di atas level tertentu dan mulai memulihkan kepercayaan secara bertahap, atau terus merosot ke level yang lebih rendah. Gempa saat ini bukan sekadar koreksi biasa, melainkan refleksi dari perubahan fundamental dalam kebijakan moneter global, dan pasar masih bereaksi terhadap realitas baru ini dengan cara yang fluktuatif dan tajam.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)