Lumen Technologies (LUMN), penyedia solusi komunikasi dan teknologi utama, merilis hasil keuangan kuartal keempat tahun 2025, menunjukkan periode yang menantang dengan pendapatan yang menurun dan kerugian yang membesar. Perusahaan infrastruktur komunikasi menghadapi tekanan yang meningkat baik di kuartal maupun sepanjang tahun penuh, dengan kinerja operasional yang memburuk dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja Q4 Menunjukkan Tekanan Pendapatan Berkelanjutan bagi Lumen
Perusahaan melaporkan pendapatan operasional sebesar 3,04 miliar dolar AS untuk kuartal keempat yang berakhir 31 Desember 2025, turun 9% dari 3,33 miliar dolar AS di kuartal yang sama tahun 2024. Penurunan pendapatan ini mencerminkan hambatan yang lebih luas yang mempengaruhi bisnis Lumen di seluruh segmen layanan. Dari segi profitabilitas, situasinya bahkan lebih menantang, karena perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar 2 juta dolar AS untuk Q4 2025, dibandingkan laba bersih sebesar 85 juta dolar AS di kuartal keempat tahun 2024. Pembalikan dari laba menjadi rugi ini menyoroti memburuknya dinamika operasional. Laba per saham turun menjadi impas di angka 0,00 dolar AS, sementara kuartal tahun sebelumnya menunjukkan 0,09 dolar AS per saham.
Hasil Tahun Penuh 2025 Mencerminkan Tantangan Lebih Luas
Untuk seluruh tahun fiskal 2025, kinerja keuangan Lumen memburuk secara signifikan. Perusahaan mengumumkan total pendapatan operasional sebesar 12,40 miliar dolar AS, turun dari 13,11 miliar dolar AS di tahun 2024, menandai kontraksi pendapatan yang besar. Lebih mengkhawatirkan, kerugian bersih Lumen untuk tahun 2025 membesar secara dramatis menjadi 1,74 miliar dolar AS, dibandingkan kerugian sebesar 55 juta dolar AS tahun sebelumnya. Ini menunjukkan pembesaran kerugian yang signifikan sepanjang tahun. Rugi per saham melonjak menjadi 1,75 dolar AS dari 0,06 dolar AS di tahun 2024, mencerminkan tekanan keuangan yang meningkat selama 12 bulan penuh tersebut.
Pasar Saham Merespons Hasil Kuartal yang Mengecewakan dari Lumen
Setelah pengumuman hasil tersebut, saham Lumen diperdagangkan lebih rendah di Bursa Saham New York. LUMN ditutup pada harga 8,46 dolar AS per saham, turun 0,47 dolar AS atau sekitar 5,26% dari sesi perdagangan sebelumnya. Reaksi pasar saham ini menegaskan kekhawatiran investor terkait tren pendapatan perusahaan dan memburuknya kerugian. Penurunan ini mencerminkan sentimen yang lebih luas mengenai kemampuan Lumen untuk menstabilkan operasi dan kembali meraih profitabilitas di tengah kondisi pasar yang menantang di sektor layanan telekomunikasi dan teknologi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Lumen Technologies Melihat Penurunan Pendapatan Signifikan dalam Laporan Pendapatan Q4 2025
Lumen Technologies (LUMN), penyedia solusi komunikasi dan teknologi utama, merilis hasil keuangan kuartal keempat tahun 2025, menunjukkan periode yang menantang dengan pendapatan yang menurun dan kerugian yang membesar. Perusahaan infrastruktur komunikasi menghadapi tekanan yang meningkat baik di kuartal maupun sepanjang tahun penuh, dengan kinerja operasional yang memburuk dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja Q4 Menunjukkan Tekanan Pendapatan Berkelanjutan bagi Lumen
Perusahaan melaporkan pendapatan operasional sebesar 3,04 miliar dolar AS untuk kuartal keempat yang berakhir 31 Desember 2025, turun 9% dari 3,33 miliar dolar AS di kuartal yang sama tahun 2024. Penurunan pendapatan ini mencerminkan hambatan yang lebih luas yang mempengaruhi bisnis Lumen di seluruh segmen layanan. Dari segi profitabilitas, situasinya bahkan lebih menantang, karena perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar 2 juta dolar AS untuk Q4 2025, dibandingkan laba bersih sebesar 85 juta dolar AS di kuartal keempat tahun 2024. Pembalikan dari laba menjadi rugi ini menyoroti memburuknya dinamika operasional. Laba per saham turun menjadi impas di angka 0,00 dolar AS, sementara kuartal tahun sebelumnya menunjukkan 0,09 dolar AS per saham.
Hasil Tahun Penuh 2025 Mencerminkan Tantangan Lebih Luas
Untuk seluruh tahun fiskal 2025, kinerja keuangan Lumen memburuk secara signifikan. Perusahaan mengumumkan total pendapatan operasional sebesar 12,40 miliar dolar AS, turun dari 13,11 miliar dolar AS di tahun 2024, menandai kontraksi pendapatan yang besar. Lebih mengkhawatirkan, kerugian bersih Lumen untuk tahun 2025 membesar secara dramatis menjadi 1,74 miliar dolar AS, dibandingkan kerugian sebesar 55 juta dolar AS tahun sebelumnya. Ini menunjukkan pembesaran kerugian yang signifikan sepanjang tahun. Rugi per saham melonjak menjadi 1,75 dolar AS dari 0,06 dolar AS di tahun 2024, mencerminkan tekanan keuangan yang meningkat selama 12 bulan penuh tersebut.
Pasar Saham Merespons Hasil Kuartal yang Mengecewakan dari Lumen
Setelah pengumuman hasil tersebut, saham Lumen diperdagangkan lebih rendah di Bursa Saham New York. LUMN ditutup pada harga 8,46 dolar AS per saham, turun 0,47 dolar AS atau sekitar 5,26% dari sesi perdagangan sebelumnya. Reaksi pasar saham ini menegaskan kekhawatiran investor terkait tren pendapatan perusahaan dan memburuknya kerugian. Penurunan ini mencerminkan sentimen yang lebih luas mengenai kemampuan Lumen untuk menstabilkan operasi dan kembali meraih profitabilitas di tengah kondisi pasar yang menantang di sektor layanan telekomunikasi dan teknologi.