Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Goldman Sachs mempertahankan posisi Bitcoin sebesar 1 miliar dolar AS, sinyal investasi institusional terus berlanjut
Goldman Sachs mengungkapkan dalam laporan keuangan kuartal keempat terbaru dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) bahwa bank tersebut mempertahankan eksposur Bitcoin lebih dari 1 miliar dolar AS. Pengungkapan ini kembali menegaskan sikap semakin serius lembaga keuangan tradisional terhadap aset kripto, bahkan di tengah periode volatilitas pasar yang hebat. Perlu dicatat bahwa posisi Goldman bukan melalui pembelian langsung Bitcoin, melainkan melalui dana perdagangan (ETF) aset kripto utama, khususnya melalui BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) dan Fidelity’s Wise Origin Bitcoin ETF (FBTC).
Pengungkapan Laporan Keuangan Goldman Sachs: Standar Baru Alokasi Kripto Institusional
Langkah Goldman Sachs ini menarik perhatian luas di industri. Pendiri ETF Institute, Nate Geraci, berkomentar bahwa pengungkapan ini “menunjukkan arah investasi.” Changpeng Zhao, mantan CEO Binance, menambahkan bahwa keputusan Goldman menyoroti bagaimana bank-bank tradisional mengikuti jalur pengembangan industri kripto, mencerminkan perubahan fundamental dalam persepsi industri.
Langkah Goldman Sachs ini menandai bahwa salah satu lembaga keuangan paling berpengaruh di Wall Street sedang menyatakan kepercayaan terhadap aset digital melalui alokasi yang terinstitusionalisasi. Dalam proses integrasi keuangan tradisional dan kripto, setiap langkah dari bank top seperti Goldman memiliki makna luas sebagai referensi pasar.
Posisi Teguh di Tengah Penurunan Pasar: Strategi di Bawah Tekanan Harga
Perlu dicatat bahwa posisi Bitcoin Goldman bertahan cukup lama, mengingat kondisi pasar yang tidak ideal. Sejak mencapai puncak historis pada Oktober 2025, Bitcoin telah turun lebih dari 47%. Kapitalisasi pasar aset kripto secara keseluruhan menguap hampir 2 triliun dolar AS selama periode yang sama. Data terbaru menunjukkan harga transaksi Bitcoin sekitar 67.610 dolar AS, dengan penurunan 0,90% dalam 24 jam, menunjukkan pasar masih dalam fase penyesuaian.
Sebaliknya, pasar tradisional menunjukkan ketahanan yang lebih besar—indeks S&P 500 naik hampir 4% sejak Oktober, dan emas juga mencatatkan keuntungan yang signifikan. Greg Magadini, kepala derivatif Amberdata, dalam analisisnya menyebutkan bahwa rebound Bitcoin baru-baru ini belum menandai perubahan siklus pasar yang sebenarnya. “Tidak ada transfer kepemilikan ke pemilik baru, siklus baru belum benar-benar dimulai,” katanya dalam laporan yang dibagikan ke DL News.
Diversifikasi Portofolio: Dari Bitcoin ke Token Alternatif Strategi Institusional
Alokasi aset kripto Goldman Sachs jauh lebih luas dari sekadar Bitcoin. Data laporan menunjukkan bahwa bank tersebut juga menginvestasikan lebih dari 1 miliar dolar AS dalam ETF Ethereum, serta mengalokasikan 152 juta dolar AS ke ETF XRP dan 108 juta dolar AS ke ETF Solana. Diversifikasi ini mencerminkan pengakuan Goldman terhadap nilai ekosistem blockchain yang berbeda.
Perlu diperhatikan bahwa token alternatif cenderung lebih rentan selama penurunan ini. Solana turun sekitar 73% dari puncaknya, Ethereum mengalami penurunan 1,56% dalam 24 jam, dan XRP turun 3,25%. Meski pasar tertekan, Goldman tetap mempertahankan alokasi ini, yang mungkin mencerminkan keyakinan jangka panjang terhadap nilai aset tersebut.
Arus Dana Institusional dan Sinyal Tekanan Pasar
Keputusan Goldman ini terjadi di tengah keluarnya dana besar dari dana perdagangan aset kripto di bursa. Berdasarkan data DefiLlama, sejak November 2025, lebih dari 6 miliar dolar AS keluar dari ETF Bitcoin spot. Pada minggu lalu, volume perdagangan harian IBIT pernah menembus 10 miliar dolar AS, terutama akibat penjualan yang dipicu data ekonomi makro yang buruk.
Meskipun menghadapi tekanan dana jangka pendek, keputusan Goldman untuk tetap mempertahankan alokasi justru menyoroti perbedaan kepercayaan antara investor institusional dan ritel. Sikap teguh ini mungkin diartikan pasar sebagai sinyal optimisme institusi terhadap nilai jangka panjang.
Penampilan di Forum CEO: Langkah Selanjutnya Adopsi Kripto oleh Keuangan Tradisional
CEO Goldman Sachs, David Solomon, menghadiri forum kripto World Liberty Financial yang diselenggarakan oleh keluarga Trump pada 18 Februari. Forum ini mengumpulkan investor global, regulator AS, dan legislator untuk membahas prospek integrasi keuangan tradisional dan aset digital. Kehadiran Solomon secara resmi menyampaikan kepada pasar dan pembuat kebijakan bahwa Goldman Sachs memandang serius masa depan aset kripto.
Makna Mendalam dari Peralihan Institusional
Alokasi aset kripto Goldman Sachs yang melebihi 1 miliar dolar, ditambah kehadiran CEO di forum tingkat tinggi, merupakan sinyal yang jelas tentang perubahan persepsi lembaga keuangan tradisional. Di tengah volatilitas pasar yang meningkat, langkah strategis dari lembaga keuangan besar ini sering kali mampu mempengaruhi arus dana institusional yang lebih luas.
Dari Bitcoin ke Ethereum, dan ke berbagai ekosistem token alternatif, alokasi Goldman mencerminkan tekad mereka untuk memasukkan aset kripto ke dalam portofolio jangka panjang. Dalam ekosistem aset digital yang semakin matang dan kerangka regulasi yang terus berkembang, setiap langkah dari institusi ini menjadi acuan bagi perkembangan industri secara keseluruhan.
Hingga saat laporan ini dipublikasikan, Bitcoin turun 0,90% dalam 24 jam, Ethereum turun 1,56%, dan pasar masih menyerap berbagai informasi. Namun, apapun fluktuasi jangka pendeknya, alokasi berkelanjutan Goldman Sachs secara tegas menyatakan sikap pemimpin industri terhadap masa depan aset kripto—bukan mundur, melainkan memperdalam partisipasi.