Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan RUU untuk mengecualikan Pangeran Andrew dari hak waris takhta
Laporan berturut-turut menyebutkan bahwa pemerintah Inggris sedang mengajukan RUU untuk secara resmi menghapus hak waris tahta Pangeran Andrew, adik dari Raja Charles III. Menurut laporan dari media Hong Kong RTHK, otoritas Inggris menunjukkan bahwa mereka akan mengambil tindakan serius segera setelah penyelidikan polisi terhadap Pangeran Andrew selesai. Perubahan sistem terkait pewarisan tahta memerlukan kesepakatan dari beberapa pemerintah negara anggota Persemakmuran Inggris, sehingga diperkirakan akan memakan waktu sebelum dapat direalisasikan.
Kehilangan status secara bertahap, berbagai masalah di baliknya
Melihat kembali perkembangan Pangeran Andrew, pada Oktober 2025, Raja Charles III secara resmi mencabut gelar, kehormatan, dan status resmi sebagai anggota keluarga kerajaan dari Pangeran Andrew. Setelah itu, pada Februari 2026, Pangeran Andrew pindah dari kediaman resmi tempat anggota keluarga kerajaan tinggal, meskipun saat ini posisi urutan pewarisan tahta tetap di posisi kedelapan.
Penangkapan karena dugaan korupsi dalam jabatan publik dan langkah hukum selanjutnya
Baru-baru ini, Pangeran Andrew sempat ditahan karena dugaan melakukan tindakan korupsi dalam jabatan publik, tetapi segera dibebaskan setelahnya. Kejadian ini diduga mempercepat keputusan dari Raja Charles III dan pemerintah Inggris untuk mempercepat penyusunan kerangka hukum resmi guna menghapus hak waris tahta secara formal.