Hasil uji klinis terbaru mengungkapkan bahwa obat baru untuk obesitas – CagriSema dari produsen Denmark Novo Nordisk – menunjukkan efekt yang lebih kecil dalam mengurangi berat badan dibandingkan produk Eli Lilly yang sudah mapan. Bloomberg melaporkan hasil perbandingan ini sebagai ujian bagi ambisi Novo Nordisk di segmen farmasi yang menguntungkan.
Hasil uji klinis mengungkapkan perbedaan efektivitas
Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa CagriSema tidak mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan dibandingkan solusi kompetitor. Hasil ini sangat penting mengingat meningkatnya pangsa resep obat obesitas di pasar global. Kedua perusahaan farmasi tersebut telah menginvestasikan sumber daya besar dalam pengembangan produk inovatif ini, dengan tujuan mendapatkan posisi penting di segmen yang berkembang pesat.
Persaingan di pasar pengobatan obesitas akan semakin ketat
Posisi Eli Lilly di bidang ini semakin diperkuat berkat peluncuran produk lebih awal ke pasar dan pengumpulan data tentang keamanan serta efektivitasnya. Bagi Novo Nordisk, hasil ini menjadi tantangan, meskipun pengembangan obat obesitas baru tetap menjadi prioritas karena skala masalah kesehatan global. Produsen harus mempercepat penelitian dan mungkin mengoptimalkan formulasi produk.
Persaingan antara kedua raksasa farmasi ini akan membentuk masa depan terapi obesitas selama bertahun-tahun ke depan. Taruhannya tinggi, baik dari segi keuntungan maupun potensi mengubah standar pengobatan bagi jutaan pasien di seluruh dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Obat baru untuk obesitas dari Novo Nordisk: CagriSema menghadapi tantangan dalam kompetisi dengan Eli Lilly
Hasil uji klinis terbaru mengungkapkan bahwa obat baru untuk obesitas – CagriSema dari produsen Denmark Novo Nordisk – menunjukkan efekt yang lebih kecil dalam mengurangi berat badan dibandingkan produk Eli Lilly yang sudah mapan. Bloomberg melaporkan hasil perbandingan ini sebagai ujian bagi ambisi Novo Nordisk di segmen farmasi yang menguntungkan.
Hasil uji klinis mengungkapkan perbedaan efektivitas
Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa CagriSema tidak mencapai tingkat efektivitas yang diharapkan dibandingkan solusi kompetitor. Hasil ini sangat penting mengingat meningkatnya pangsa resep obat obesitas di pasar global. Kedua perusahaan farmasi tersebut telah menginvestasikan sumber daya besar dalam pengembangan produk inovatif ini, dengan tujuan mendapatkan posisi penting di segmen yang berkembang pesat.
Persaingan di pasar pengobatan obesitas akan semakin ketat
Posisi Eli Lilly di bidang ini semakin diperkuat berkat peluncuran produk lebih awal ke pasar dan pengumpulan data tentang keamanan serta efektivitasnya. Bagi Novo Nordisk, hasil ini menjadi tantangan, meskipun pengembangan obat obesitas baru tetap menjadi prioritas karena skala masalah kesehatan global. Produsen harus mempercepat penelitian dan mungkin mengoptimalkan formulasi produk.
Persaingan antara kedua raksasa farmasi ini akan membentuk masa depan terapi obesitas selama bertahun-tahun ke depan. Taruhannya tinggi, baik dari segi keuntungan maupun potensi mengubah standar pengobatan bagi jutaan pasien di seluruh dunia.