Investor Pra-penjualan Tinggalkan Tanpa Apa-apa Sementara Trove Diam-diam Mengkompensasi KOLs

Platform analitik blockchain Bubble Maps mengungkapkan ketimpangan yang mengkhawatirkan dalam penanganan kejatuhan Trove Markets Project—dengan peserta pra-penjualan menerima sedikit uang dibandingkan nilai asli, sementara tokoh-tokoh kripto berpengaruh mendapatkan pengembalian penuh. Penyelidikan ini menyoroti apa yang tampaknya adalah perlakuan istimewa secara sistematis yang disamarkan dengan klaim pengelolaan dana yang transparan. Bukti di blockchain menunjukkan cerita yang sangat berbeda.

Bukti di Blockchain Mengungkapkan Pengembalian Dana Mencurigakan sebesar $450.000 ke Dompet Terkait Deployer

Dalam waktu 24 jam setelah kejatuhan Trove pada 19 Januari 2026, Bubble Maps mengidentifikasi transfer stablecoin sebesar $450.000 ke dompet yang sebelumnya tidak aktif dan terkait dengan deployer proyek. Transaksi tersebut—yang terdiri dari $100.000 USDC dan $350.000 USDT—memiliki ciri khas pergerakan dana yang terkoordinasi dan bertentangan dengan narasi transparansi tim.

Penyelidikan Bubble Maps memanfaatkan teknologi visualisasi peta gelembung canggih untuk melacak hubungan dompet dan pola transaksi. Dengan menganalisis urutan waktu dan membandingkan perilaku alamat, platform ini mengidentifikasi hubungan yang jelas antara dompet pengelola dana deployer dan alamat tujuan yang menerima transfer pasca-kejatuhan. Yang penting, pesan Telegram yang bocor menguatkan temuan di blockchain ini: mereka mendokumentasikan percakapan antara pendiri Trove dan seorang influencer terkenal yang bernegosiasi tentang kompensasi setelah kejatuhan—tepat di waktu yang sama saat transfer stablecoin terjadi.

Sistem Kompensasi Dua Tingkat: Pendukung Pra-penjualan vs. Influencer

Rekaman Telegram yang bocor menggambarkan favoritisme yang dihitung. Pendiri Trove secara aktif berusaha menenangkan influencer yang tidak puas dengan menjamin kompensasi, sementara investor pra-penjualan menghadapi hasil yang sangat berbeda. Kasus yang sangat mencolok melibatkan influencer Joji, yang secara terbuka mendokumentasikan pengalamannya di X. Timnya berinvestasi dalam pra-penjualan pada Oktober 2025. Ketika dia meminta pengembalian dana beberapa hari sebelum peluncuran Januari—setelah mengetahui adanya pergeseran tak terduga dari HyperLiquid ke Solana—responnya acuh tak acuh: dia akan “dibuat utuh” saat acara penciptaan token, meskipun pengembang sudah menghabiskan sebagian besar dana yang terkumpul.

Bagi peserta pra-penjualan biasa, perhitungannya sangat kejam. Seorang investor menunjukkan dokumen yang menunjukkan bahwa investasi awal $20.000 seharusnya menghasilkan $14.000 dalam USDC ditambah $6.000 dalam token TROVE sesuai rencana distribusi. Hasil nyata? Hanya sekitar $600 yang berhasil dikembalikan—hanya 3% dari modal awal.

Sementara itu, tangkapan layar media sosial mengungkapkan bahwa influencer menerima honor bulanan plus hak pembelian token dengan harga di bawah pasar. Ketimpangan yang terungkap di sini melampaui sekadar salah kelola; mereka menunjukkan strategi sengaja untuk memprioritaskan pemangku kepentingan yang berpengaruh di media dibandingkan mereka yang menyediakan modal pra-penjualan awal.

Mengapa Krisis Likuiditas Memicu Kejatuhan

Peluncuran Solana Trove pada Januari 2026 menjadi puncak dari saga ini, meskipun benih bencana telah ditanam beberapa bulan sebelumnya. Token ini debut dengan valuasi $20 juta tetapi menghilang ke $330.000 dalam hitungan menit—penurunan lebih dari 98% yang mengejutkan pasar.

Akar penyebabnya: penyediaan likuiditas yang katastrofik. Saat peluncuran, protokol hanya didukung oleh $50.000 dari total valuasi $20 juta—rasio 400:1 yang akan pecah di bawah tekanan jual apa pun. Ketika pemilik token awal panik dan bergegas keluar, order beli langsung membanjiri pool likuiditas yang tidak memadai. Rangkaian ini mempercepat, mendorong valuasi turun di bawah $1 juta dalam hitungan menit.

Pengembang Trove mengklaim mereka telah mengembalikan sekitar $2,4 juta kepada investor sementara menyimpan $9,4 juta untuk pengembangan pertukaran di Solana. Namun, analisis forensik Bubble Maps mengungkapkan bahwa investor pra-penjualan menanggung biaya sebenarnya, sementara pihak tertentu yang terhubung berjalan pergi dengan perlindungan.

USDC0,01%
SOL-2,38%
TOKEN-4,42%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan