Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pidato Jerome Powell di Stanford: sebuah penghilangan strategis tentang kebijakan moneter
Pada 2 Desember, saat berpidato di Universitas Stanford, Presiden Federal Reserve Jerome Powell secara sengaja menghindari diskusi tentang arah ekonomi dan kebijakan moneter AS. Menurut laporan dari BlockBeats, pidato pemimpin bank sentral ini tidak disertai catatan persiapan mengenai topik sensitif tersebut. Ucapan Jerome Powell menandai perubahan yang signifikan dalam gaya komunikasinya biasanya.
Ketidakhadiran komentar ekonomi yang mencolok
Pidato ini di Stanford berbeda dari kebiasaan sebelumnya dari Presiden Federal Reserve. Secara tradisional, pidato Powell mencakup observasi rinci tentang ekonomi AS dan arah kebijakan moneter yang sedang berlangsung. Kali ini, ketidakhadiran komentar tentang bidang penting tersebut menarik perhatian analis dan pengamat pasar keuangan. Pilihan Powell untuk tetap diam mengenai isu-isu mendasar ini menimbulkan pertanyaan tentang alasan di balik pengabaian strategis ini.
Implikasi dari keheningan yang berkepanjangan
Ketidakhadiran diskusi tentang kebijakan moneter dalam pidato Jerome Powell bukan tanpa makna. Peserta pasar secara aktif berspekulasi tentang arti dari ketidakhadiran ini. Beberapa melihatnya sebagai sinyal menunggu dan melihat terhadap ketidakpastian ekonomi saat ini, sementara yang lain menafsirkan sikap ini sebagai bentuk kehati-hatian dalam komunikasi. Implikasi dari keheningan ini dapat mempengaruhi ekspektasi investor terhadap keputusan suku bunga Federal Reserve di masa depan. Oleh karena itu, pidato Jerome Powell menjadi studi kasus untuk memahami apa yang dikomunikasikan—atau dipilih untuk tidak dikomunikasikan—oleh bankir sentral kepada pasar keuangan.