Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#Trump’s15%GlobalTariffsSettoTakeEffect
#Trump’s15%GlobalTariffsSettoTakeEffect
Pasar global bersiap menghadapi dampak saat tarif global 15% yang diusulkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump semakin dekat untuk diterapkan. Kebijakan ini, yang bertujuan melindungi industri domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor asing, dapat secara signifikan mengubah aliran perdagangan internasional dan memicu gelombang ketegangan ekonomi baru antara kekuatan utama.
Di bawah kerangka yang diusulkan, Amerika Serikat akan memberlakukan tarif 15% pada berbagai barang impor, sebuah langkah yang dirancang untuk mendorong manufaktur domestik dan memperkuat kemandirian ekonomi AS. Pendukung berpendapat bahwa langkah tersebut dapat menghidupkan kembali industri lokal, meningkatkan penciptaan lapangan kerja, dan mengurangi defisit perdagangan yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Namun, para kritikus memperingatkan bahwa tarif yang luas dapat memicu tindakan balasan dari mitra dagang utama, berpotensi meningkat menjadi konflik perdagangan global yang lebih luas. Negara-negara yang sangat bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat mungkin merespons dengan tarif mereka sendiri, mempengaruhi sektor-sektor mulai dari teknologi dan otomotif hingga pertanian dan barang konsumsi.
Pasar keuangan sudah bereaksi terhadap kemungkinan meningkatnya gesekan perdagangan. Secara historis, pengumuman tarif besar telah menyebabkan volatilitas yang meningkat di pasar saham, komoditas, dan mata uang, saat para investor mencoba memperkirakan konsekuensi ekonomi dari terganggunya rantai pasokan dan pergeseran aliansi perdagangan.
Bagi ekonomi global, taruhannya tinggi. Peningkatan tarif dapat menaikkan biaya barang impor, berpotensi mendorong inflasi sekaligus memperlambat perdagangan internasional. Pada saat yang sama, hal ini dapat mempercepat dorongan untuk pusat manufaktur regional dan diversifikasi rantai pasokan, sebuah tren yang sudah berlangsung sejak gangguan era pandemi.
Sebagai pembuat kebijakan, perusahaan, dan investor mempersiapkan diri untuk potensi dampak tersebut, satu hal yang pasti: penerapan tarif global yang luas dapat menandai titik balik utama dalam masa depan perdagangan internasional dan kebijakan ekonomi.
Dengan ketegangan geopolitik, pergeseran aliansi, dan ketidakpastian ekonomi yang sudah membentuk pasar, bulan-bulan mendatang bisa menjadi sangat krusial bagi lanskap keuangan global.