Bursa Asia Pulih: Grafik Pemulihan Pasar Saham Indonesia di Tengah Tantangan Global

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar saham Indonesia menunjukkan pembalikan yang signifikan pada hari Senin, bangkit kembali dari kelemahan terakhir yang menghapus sekitar 110 poin atau 1,3 persen dari level tertinggi terakhir. Indeks Komposit Jakarta kini bertahan di bawah level 8.650, meskipun analis memperingatkan bahwa momentum mungkin rapuh menjelang minggu terakhir tahun ini.

Momentum Pasar Didukung oleh Sektor Utama

Institusi keuangan memimpin rebound, dengan saham sumber daya dan telekomunikasi memberikan dukungan yang substansial. Judul berita pasar: IHSG menguat 106,34 poin, mewakili kenaikan 1,25 persen untuk menetap di 8.644,26. Aktivitas perdagangan berfluktuasi antara 8.545,72 dan 8.652,18 selama sesi.

Di antara para penggerak utama, Energi Mega Persada melonjak 5,15 persen, sementara Aneka Tambang menguat 2,48 persen, menarik perhatian investor di segmen sumber daya. Indosat Ooredoo Hutchison melompat 1,67 persen karena eksposur telekomunikasi menarik posisi menjelang akhir tahun. Saham perbankan menunjukkan sinyal campuran, dengan Bank Rakyat Indonesia mengumpulkan 0,27 persen dan Bank CIMB Niaga naik 0,29 persen, meskipun Bank Negara Indonesia turun 0,23 persen.

Vale Indonesia dan Bank Mandiri masing-masing menambah 0,50 persen, sementara Bumi Resources naik 1,10 persen. Kelemahan muncul di beberapa nama, dengan Semen Indonesia anjlok 1,87 persen dan Timah melemah 0,62 persen.

Latar Belakang Global Memberikan Isyarat Kehati-hatian

Pemulihan pasar terjadi di tengah sinyal melemah dari pasar maju utama. Wall Street ditutup di wilayah negatif, dengan Dow turun 249,04 poin (0,49 persen) ke 48.461,93, NASDAQ merosot 118,75 poin (0,50 persen) ke 23.474,35, dan S&P 500 menurun 24,20 poin (0,35 persen) ke 6.905,74. Raksasa teknologi seperti Nvidia dan Oracle menghadapi tekanan jual yang signifikan.

Data perumahan AS memberikan sedikit ketahanan ekonomi, dengan penjualan rumah tertunda melampaui perkiraan pada bulan November. Namun, ketegangan geopolitik—meliputi perkembangan Rusia-Ukraina, ketegangan AS-Venezuela, dan komplikasi di Timur Tengah—meningkatkan kekhawatiran pasokan minyak mentah. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik $1,25, atau 2,20 persen, menjadi $57,99 per barel.

Prospek: Konsolidasi Diperkirakan

Pengamat pasar menyarankan bahwa pasar saham Indonesia menghadapi fase konsolidasi, dengan pengambilan keuntungan kemungkinan akan menekan kenaikan saat para trader menutup posisi menjelang akhir tahun. Perkiraan global untuk bursa Asia tetap lesu, menunjukkan potensi kenaikan terbatas tanpa katalis baru di luar arus geopolitik dan makroekonomi saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)