Perkiraan Panen Kakao Afrika Barat Tekan Pasar Berjangka saat Eksportir Melaksanakan Strategi Lindung Nilai

Pasar berjangka kakao mengalami tekanan turun yang signifikan pada hari Jumat saat produsen beralih untuk mengunci keuntungan dari reli hari Kamis. Kakao NY bulan Maret turun 732 poin (-12,05%) mencapai level terendah dalam 6 minggu, sementara kakao London bulan Maret turun 452 poin (-10,35%) menyentuh level terendah dalam 1 bulan. Penurunan tajam ini mencerminkan aktivitas lindung nilai strategis oleh eksportir yang memanfaatkan level harga yang menguntungkan di awal minggu untuk membuka posisi short menjelang musim panen Afrika Barat.

Faktor Penggerak Pasar di Balik Penurunan Hari Jumat

Eksportir memanfaatkan momentum hari Kamis—ketika berjangka kakao naik ke level terkuat dalam seminggu karena rebalancing indeks komoditas yang diperkirakan—untuk mengamankan posisi lindung nilai sebelum lonjakan pasokan. Perpindahan taktis ini semakin menguat saat indeks dolar menguat ke puncak 4 minggu, mendorong likuidasi lebih lanjut dari kepemilikan kakao.

Peak Trading Research memproyeksikan bahwa rebalancing indeks komoditas yang akan datang dapat memicu sekitar 37.000 pembelian kontrak berjangka kakao, mewakili hampir 31% dari total open interest. Namun, katalis bullish ini gagal mengatasi sentimen bearish yang dipicu oleh ekspektasi pasokan.

Perubahan Outlook Pasokan Mempengaruhi Sentimen Pasar

Tropical General Investments Group melaporkan bahwa kondisi pertanian di Afrika Barat sangat menguntungkan, dengan petani di Pantai Gading dan Ghana melihat polong kakao yang lebih besar dan lebih sehat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Produsen cokelat Mondelez mencatat bahwa jumlah polong saat ini di Afrika Barat 7% di atas rata-rata lima tahun dan “secara material lebih tinggi” dibandingkan produksi musim sebelumnya.

Pantai Gading, yang merupakan wilayah produksi kakao terbesar di dunia, telah memulai panen musim utama. Data pengiriman terbaru menunjukkan total ekspor kakao dari pelabuhan mencapai 1,073 MMT hingga 4 Januari—penurunan 3,3% dari 1,11 MMT pada periode yang sama tahun lalu. Meskipun angka ekspor yang lebih rendah ini memberikan dukungan harga, ekspektasi pasokan yang cukup dari panen yang lebih luas memberi tekanan besar pada sentimen.

Faktor Dukungan Struktural Terbatas

Faktor bullish ada tetapi sulit mendapatkan momentum. Organisasi Kakao Internasional baru-baru ini memangkas proyeksi surplus global 2024/25 menjadi 49.000 MT dari 142.000 MT pada November, sekaligus menurunkan estimasi produksi menjadi 4,69 MMT dari 4,84 MMT. Ini menandai surplus global pertama dalam empat tahun, setelah defisit sebesar 494.000 MT pada 2023/24 yang mencatat rekor.

Penambahan kakao ke dalam Bloomberg Commodity Index mulai bulan ini dapat menarik $2 miliar dalam aktivitas pembelian kakao NY menurut perkiraan Citigroup. Selain itu, kondisi persediaan menunjukkan tekanan pengencangan—stok port US yang dipantau ICE mencapai level terendah 9,75 bulan sebanyak 1.626.105 kantong pada akhir Desember, meskipun levelnya pulih ke 1.660.515 kantong menjelang penutupan hari Jumat.

Tekanan Berlebih Mengungguli Dukungan

Tekanan yang lebih luas terus membatasi potensi kenaikan. Persetujuan Parlemen Eropa pada bulan November terhadap penundaan satu tahun terhadap undang-undang deforestasi (EUDR) memungkinkan negara-negara UE melanjutkan impor pertanian dari wilayah yang rawan deforestasi, menjaga ketersediaan kakao yang cukup. Lemahnya permintaan global menambah kondisi bearish, dengan grindings kakao Asia Q3 menurun 17% tahun-ke-tahun menjadi 183.413 MT—hasil kuartal ketiga terkecil dalam 9 tahun. Grindings Eropa turun 4,8% tahun-ke-tahun menjadi 337.353 MT, kuartal ketiga terlemah dalam satu dekade.

Tantangan produksi di Nigeria, produsen kakao terbesar kelima di dunia, menawarkan dukungan terbatas. Asosiasi Kakao Nigeria memproyeksikan produksi 2025/26 akan turun 11% tahun-ke-tahun menjadi 305.000 MT, meskipun ekspor September tetap datar di 14.511 MT.

Pembalikan pasar hari Jumat menunjukkan bagaimana lindung nilai taktis oleh eksportir, dikombinasikan dengan sinyal kelimpahan dari wilayah produsen utama, terus mendominasi arah harga meskipun ada kekurangan pasokan struktural dan dukungan dari rebalancing indeks yang akan datang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)