JPMorgan Menangguhkan Akun Startup Stablecoin di Tengah Kekhawatiran Sanksi

CryptoBreaking
BTC2,88%

JPMorgan Membekukan Akun Terkait Startup Stablecoin Karena Risiko Sanksi

JPMorgan Chase baru-baru ini membekukan akun yang terkait dengan dua perusahaan stablecoin yang didukung ventura, BlindPay dan Kontigo, di tengah kekhawatiran tentang paparan terhadap wilayah yang dikenai sanksi, terutama Venezuela. Langkah ini menyoroti tantangan yang sedang berlangsung dalam lanskap regulasi seputar aset digital dan transaksi keuangan lintas batas.

Akun-akun tersebut dimiliki oleh startup yang didukung Y Combinator ini, yang terutama beroperasi di seluruh Amerika Latin. Kedua perusahaan mengakses infrastruktur perbankan JPMorgan melalui Checkbook, sebuah platform pembayaran digital yang bermitra dengan lembaga keuangan besar. Pembekuan akun terjadi setelah JPMorgan menandai aktivitas bisnis yang terkait dengan yurisdiksi berisiko tinggi yang dikenai sanksi AS, terutama Venezuela.

Juru bicara JPMorgan menjelaskan bahwa keputusan ini tidak secara langsung terkait dengan stablecoin itu sendiri. “Ini tidak ada hubungannya dengan perusahaan stablecoin,” katanya. “Kami melayani penerbit stablecoin dan bisnis terkait stablecoin, dan baru-baru ini kami mengumumkan penerbit stablecoin secara publik.” Ini menunjukkan bahwa pengawasan bank lebih fokus pada masalah kepatuhan daripada teknologi atau potensi pasar aset digital.

Risiko Chargeback dan Strategi Manajemen Risiko

Menurut CEO Checkbook PJ Gupta, penutupan akun sebagian dipicu oleh lonjakan chargeback yang terkait dengan onboarding pelanggan secara cepat melalui internet. Gupta menjelaskan, “Mereka membuka pintu gerbang dan banyak orang masuk,” yang mengindikasikan bahwa lonjakan chargeback menimbulkan kekhawatiran bagi tim manajemen risiko JPMorgan.

Kemitraan antara JPMorgan dan Checkbook semakin dalam, dengan pengumuman pada November 2024 bahwa Checkbook akan bergabung dengan J.P. Morgan Payments Partner Network. Integrasi ini memungkinkan klien korporat mengirim cek digital, mempermudah transaksi B2B di berbagai sektor seperti layanan hukum, pemerintahan, dan perbankan. Awal tahun 2024, Checkbook memperluas penawaran B2B-nya untuk semakin memperkuat kehadirannya dalam ekosistem pembayaran digital.

Di tengah gerakan yang lebih luas menuju adopsi cryptocurrency, terutama di wilayah seperti Venezuela di mana warga semakin beralih ke aset digital untuk melindungi diri dari inflasi dan kendali ketat pemerintah, sikap hati-hati JPMorgan menandakan ketegangan regulasi yang sedang berlangsung di ruang ini. Cointelegraph menghubungi JPMorgan untuk komentar tetapi belum menerima tanggapan saat waktu pers.

Perkembangan Terkait dan Ketegangan Industri

Sebelumnya, salah satu pendiri Gemini Tyler Winklevoss menuduh JPMorgan Chase melakukan pembalasan, menegaskan bahwa bank menghentikan proses onboarding ulang Gemini setelah kritiknya terhadap kebijakan data JPMorgan. Insiden ini menyoroti ketegangan antara raksasa perbankan tradisional dan platform kripto inovatif, di tengah pengawasan regulasi yang semakin ketat.

Sementara itu, JPMorgan dilaporkan sedang menjajaki produk keuangan berbasis kripto, termasuk perdagangan untuk klien institusional—langkah ini mencerminkan meningkatnya minat institusional dan lingkungan regulasi yang lebih mendukung untuk aset digital di Amerika Serikat.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai JPMorgan Suspends Accounts of Stablecoin Startup Amid Sanctions Concerns di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita crypto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
windxvip
· 2025-12-28 07:44
Mengamati dengan Seksama 🔍️
Lihat AsliBalas0