Tether berinvestasi di SQRIL untuk memperluas pembayaran stablecoin di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
SQRIL memungkinkan pengguna membayar dalam mata uang mereka sementara pedagang menerima mata uang lokal secara otomatis.
Pembayaran kode QR berkembang di pasar yang sedang berkembang dan stablecoin membantu mempercepat pembayaran lintas batas.
Tether telah secara strategis berinvestasi di perusahaan infrastruktur pembayaran bernama SQRIL yang berbasis di Asia Tenggara. Jumlah investasi belum diungkapkan. Pembiayaan ini diharapkan dapat meningkatkan integrasi stablecoin dan peluang pembayaran QR lintas batas. SQRIL memiliki sistem pembayaran kode QR waktu nyata di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Perusahaan bertujuan memfasilitasi transaksi yang lancar antara pengguna dan pedagang di seluruh batas negara.
Raksasa stablecoin Tether telah mengungkapkan investasi di SQRIL, platform pembayaran kode QR lintas batas waktu nyata. Ukuran investasi belum diungkapkan. Saat ini SQRIL fokus pada pasar di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, dan dapat terintegrasi melalui API dengan…
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 3 Januari 2026
Investasi ini menunjukkan strategi Tether dalam meningkatkan aplikasi nyata dari stablecoin. Fokusnya beralih dari perdagangan dan transfer berbasis kripto menuju pembayaran sehari-hari. Pasar yang sedang berkembang, di mana akses perbankan terbatas, menjadi target utama. Platform SQRIL menghubungkan bank tradisional, perusahaan fintech, dan dompet digital dengan jaringan pembayaran QR lintas batas.
Platform SQRIL memungkinkan pengguna membayar dalam mata uang asal mereka sementara pedagang menerima mata uang lokal. Konversi dan penyelesaian valuta asing terjadi secara otomatis di belakang layar. Bank seperti Barclays dan Bank of America dapat terintegrasi melalui API standar. Platform digital seperti Venmo, Revolut, dan Cash App juga terhubung melalui API. Pengaturan ini memungkinkan transaksi scan-to-pay secara global tanpa memerlukan akun atau dompet baru.
Perusahaan saat ini mendukung pembayaran QR di Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Fungsi transfer bank sudah aktif di Malaysia dan Thailand. Negara-negara tambahan di Asia, Afrika, dan Amerika Latin diperkirakan akan online pada kuartal pertama 2026. Ekspansi ini menjawab permintaan yang meningkat untuk metode pembayaran cepat dan biaya rendah.
Kode QR telah menjadi metode pembayaran dominan di banyak pasar Asia. Pada 2024, XRP diterima untuk pembayaran ritel di Korea Selatan melalui kode QR. Adopsi di Amerika Latin dan Afrika juga berkembang pesat. Skema QR nasional terus berkembang, didukung oleh inisiatif inklusi keuangan pemerintah. Bybit Pay baru-baru ini bermitra dengan penyedia pembayaran digital Armenia, Idram, untuk meluncurkan pembayaran QR kripto di 25.000 lokasi ritel. Perpindahan ini mencerminkan kebutuhan akan sistem pembayaran yang mudah diakses dan interoperabel.
Teknologi SQRIL memungkinkan bank dan platform digital mengintegrasikan pembayaran lintas batas secara efisien. Penyelesaian multi-mata uang, pembayaran dalam mata uang lokal, dan penanganan forex otomatis menyederhanakan transaksi. Platform ini mendukung bank tradisional dan dompet digital modern. Integrasi dilakukan melalui satu API, menyederhanakan operasi untuk lembaga dan pengguna.
Investasi Tether memperkuat hubungan antara stablecoin dan pembayaran berbasis QR. Kemitraan ini fokus pada kecepatan penyelesaian, manajemen likuiditas, dan efisiensi lintas batas. Stablecoin dapat menurunkan biaya dan mempercepat pembayaran dibandingkan jalur perbankan tradisional.
Pembayaran berbasis QR di pasar yang sedang berkembang kini dapat mempengaruhi tren pembayaran global. Langkah ini menandai pergeseran dari adopsi spekulatif menuju integrasi praktis. Stablecoin mungkin semakin mendukung perdagangan sehari-hari dan pengeluaran lintas batas melalui jaringan QR.
Artikel Terkait
Komite Parlemen Inggris Menyerukan Larangan Segera atas Partai Politik yang Menerima Sumbangan Cryptocurrency
Tether Meluncurkan Kerangka Kerja BitNet LoRA Lintas Platform untuk Pelatihan AI pada Perangkat Konsumen
Tether meluncurkan kerangka kerja pelatihan AI untuk smartphone dan GPU konsumen
Gate Laporan Harian (18 Maret): SEC dan CFTC Mengklarifikasi Mayoritas Token Bukan Sekuritas; Tether Meluncurkan Kerangka Kerja AI Baru
AI bukan lagi paten perusahaan teknologi raksasa! Tether luncurkan QVAC, apakah saatnya setiap orang punya LLM sendiri?