Jaksa AS Mencari $327K Perampasan Kripto atas Penipuan Romantis

Singkatnya

  • Kantor Kejaksaan Distrik Massachusetts di AS mengajukan permohonan penyitaan sekitar $328.000 terkait penipuan romantis kripto.
  • Korban ditipu untuk mengirim dana kepada pengguna yang mereka komunikasikan melalui aplikasi kencan daring.
  • Jaksa AS baru-baru ini memperingatkan masyarakat tentang bahaya penipuan romantis dan kaitannya dengan kripto.

Kejaksaan Distrik Massachusetts dari Kantor Kejaksaan AS sedang mencari penyitaan sipil sebesar $327.829 dalam USDT sebagai bagian dari skema pencucian uang yang menimpa pengguna aplikasi kencan daring. Seorang individu yang beroperasi dengan nama samaran “Linda Brown” berkomunikasi dengan korban—seorang penduduk Massachusetts—selama beberapa minggu mulai November 2024 sebelum menawarkan peluang investasi kripto yang diklaim kepada korban. Korban kemudian mengirim dana ke dompet yang dikendalikan oleh Brown, percaya bahwa itu adalah kendaraan investasi yang sah, hanya untuk mengetahui bahwa itu adalah penipuan saat mereka mencoba menarik uang mereka nanti. 

Dana korban kemudian dipindahkan antar beberapa dompet dan kemudian dikonversi menjadi USDT—stablecoin yang diterbitkan oleh Tether dan didukung dolar—dari berbagai cryptocurrency, menurut pengaduan. “Melakukan transaksi keuangan dengan mengetahui bahwa transaksi tersebut dirancang untuk menyembunyikan sifat, lokasi, sumber, kepemilikan, atau kendali dari hasil kejahatan adalah pelanggaran hukum federal,” tulis Kantor Kejaksaan AS, Distrik Massachusetts, dalam sebuah pernyataan. “Tindakan penyitaan sipil memungkinkan pihak ketiga mengajukan klaim terhadap properti,” tambahnya, “yang harus diselesaikan sebelum properti disita ke Amerika Serikat dan dikembalikan kepada korban.” Setidaknya sebagian dana korban dilacak ke dompet kripto yang kemudian disita pada Agustus 2025. Sebelum disita dan dikembalikan kepada korban, “Amerika Serikat harus membuktikan, dengan standar bukti yang lebih berat dari kemungkinan besar, bahwa properti tersebut dapat disita,” kata rilis tersebut. Meskipun kejahatan terjadi pada 2024, pengajuan penyitaan ini muncul beberapa minggu setelah jaksa AS memperingatkan masyarakat tentang penipuan romantis terkait kripto menjelang Hari Valentine. “Berbeda dengan penipuan tradisional yang dilakukan dengan cepat, skema ini memanfaatkan kerentanan emosional dan keuangan,” kata seorang analis kepada Decrypt saat itu. “Penipu menghabiskan minggu atau bahkan bulan membangun kepercayaan Anda sebelum memperkenalkan peluang investasi yang tampaknya menguntungkan.” Tahun lalu, Departemen Kehakiman AS mengajukan permohonan penyitaan sebesar $225 juta terkait penipuan kripto serupa yang memanfaatkan kepercayaan dan keyakinan korban. Skema semacam ini sering disebut sebagai penipuan “pig butchering,” yang merujuk pada metode menumpuk lemak pada babi sebelum disembelih.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Judge Rejects RICO Claims in Lawsuit Over Pastor-Led Crypto Ponzi Scheme

A federal judge dismissed RICO claims in a class-action lawsuit against pastor Eddy Alexandre, tied to a crypto Ponzi scheme. Victims can amend their complaint. Alexandre, guilty of commodities fraud, owes substantial penalties and restitution.

Decrypt2jam yang lalu

Tether 冻结 Tron 链上某地址约 1200 万枚 USDT

3月14日,Tether冻结了一个Tron链地址持有的11,960,680枚USDT,使用智能合约的黑名单功能。这类冻结通常因洗钱、诈骗等原因触发,自2023年以来,Tether已累计冻结超42亿美元的USDT。

GateNews5jam yang lalu

Tornado Cash Case Continues: DOJ Plans Retrial for Co-Founder Roman Storm

March 13, 2026 8:32 pm EDT

TheCoinRepublic7jam yang lalu

幣竟交易所「創辦人兄妹」被求刑12年!涉為詐騙洗錢1.5億元,律師鄭鴻威也起訴

臺北地檢署正式起訴幣竟交易所集團10人,包括被稱為「虛擬貨幣女神」的張於庭及其兄張瀚林,皆涉洗錢及詐騙,求刑12年。該集團以合法名義掩護詐騙,處理黑錢逾1.5億元,受害者46人。透過區塊鏈技術切斷金流,使追查困難。

動區BlockTempo7jam yang lalu

JPMorgan Faces Legal Action in Alleged Crypto Ponzi Scheme

JPMorgan is facing a class-action lawsuit for allegedly facilitating a $328 million crypto Ponzi scheme, despite its history of criticizing cryptocurrencies. The case raises concerns about banks' roles in monitoring suspicious transactions.

Coinfomania7jam yang lalu

Mỹ tịch thu 3,4 triệu USD USDT từ đường dây lừa đảo đầu tư tiền điện tử

U.S. officials have initiated civil forfeiture proceedings to recover $3.4 million in Tether (USDT) linked to an investment fraud. Victims were contacted via messaging apps and misled into investing in fake opportunities. The case highlights the rising use of stablecoins in illegal transactions.

TapChiBitcoin7jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar