Bitcoin karena pasokan yang tetap, mekanisme penerbitan yang transparan, dan permintaan yang terus meningkat, telah mengungguli aset tradisional dalam kurun waktu sekitar sepuluh tahun terakhir. Namun, dalam tren kenaikan jangka panjang ini, tidak selalu mulus, karena terdapat beberapa kali koreksi tajam dan siklus pasar bearish. Meskipun "beli dan tahan" adalah strategi perdagangan yang paling umum, trader yang cerdas tahu bahwa tren penurunan juga menyimpan peluang keuntungan. Ketika investor menjual dengan harga tinggi, lalu membeli kembali dengan harga rendah (yaitu melakukan short), mereka dapat memperoleh keuntungan dari selisih harga tersebut.
Artikel ini akan secara sistematis menganalisis konsep inti, prinsip kerja, penilaian risiko, dan teknik praktis dari short selling Bitcoin, untuk membantu trader yang tertarik dengan strategi hedging memperluas kotak alat trading mereka.
Membeli Long vs Membuka Short: Memahami Dualitas Pasar Cryptocurrency
Trader kripto sering menggunakan istilah "long" dan "short" untuk menggambarkan arah posisi pasar. Ketika trader membuka posisi long, kenaikan harga aset akan menghasilkan keuntungan; sebaliknya, posisi short akan mendapatkan keuntungan saat harga